Senin, 21 September 2026
03:49 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Arguin

Arguin

pulau terletak di Teluk Arguin, Mauritania

500px-Fort_of_Arguin_1721.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Benteng Belanda di Arguin pada tahun 1721.
500px-Plan_fo_Arguin_1721.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Peta Arguim (1721).

Arguin (bahasa Portugis:Arguim) adalah sebuah pulau yang terletak di Teluk Arguin, pesisir barat Mauritania. Pulau ini memiliki panjang 6 km dan lebar 2 km dan dikelilingi oleh karang-karang yang berbahaya.[1] Pulau ini kini merupakan bagian dari Taman Nasional Banc d'Arguin.[2]

Sejarah

Pulau ini berganti tangan beberapa kali selama masa penjajahan. Orang Eropa pertama yang mengunjungi pulau ini adalah penjelajah Portugis Nuno Tristão pada tahun 1443.[3] Pada tahun 1445, Pangeran Henri sang Navigator mendirikan pos dagang di pulau ini untuk memperoleh gom arab dan budak. Pada tahun 1455, 800 budak dikirim dari Arguin ke Portugal setiap tahunnya.[4]

Pada tahun 1633, selama perang melawan Spanyol (yang saat itu mengendalikan Portugal), Belanda mengambil alih Arguin. Pulau ini berada di bawah kendali Belanda hingga tahun 1678, dan sempat diambil oleh Inggris pada tahun 1665. Prancis merebut Arguin pada September 1678, tetapi kemudian meninggalkannya pada tahun 1685.[5] Keringnya wilayah Arguin dan sedikitnya tempat pendaratan yang baik mempersulit pendirian permukiman Eropa untuk jangka panjang.[1]

Pada tahun 1685, Kapten Reers dari kapal fregat "Rother Löwe" menduduki benteng kuno Portugal di pulau ini. Ia berhasil menandatangani perjanjian dengan penguasa lokal yang menerima kekuasaan Brandenburg. Traktat ini diratifikasi pada tahun 1687 dan diperbaharui pada tahun 1698.[6] Arguin menjadi koloni Brandenburg hingga tahun 1721 ketika Prancis menyerbu benteng Arguin dan mengambil alih pulau tersebut. Belanda merebut benteng Arguin dari Prancis satu tahun kemudian, tetapi pada tahun 1724 Prancis kembali menjadi penguasa Arguin. Periode kekuasaan Prancis berlangsung selama empat tahun; pada tahun 1728, pulau ini kembali berada di bawah kekuasaan penduduk asli.[5] Pulau ini merupakan bagian dari koloni Prancis di Mauritania dan menjadi bagian dari negara tersebut setelah kemerdekaannya pada tahun 1960.[2]

Referensi

  1. 1 2 "Arguin. 1911 Encyclopedia Britannica, V. 2, p. 482". Diarsipkan dari asli tanggal 2008-06-27. Diakses tanggal 2016-10-09.
  2. 1 2 "Le Parc National du Banc d'Arguin". Diarsipkan dari asli tanggal 2017-06-07. Diakses tanggal 2016-10-09.
  3. Huish, John. Travels of Richard and John Lander into the interior of Africa.
  4. "Slave Routes - Europe Portugal". Diarsipkan dari asli tanggal 2013-11-10. Diakses tanggal 2016-10-09.
  5. 1 2
  6. van der Heyden, Ulrich (1993). Rote Adler an Afrikas Küste: Die brandenburgisch-preußische Kolonie Großfriedrichsburg in Westafrika (Edisi second). Berlin: Selignow. ISBN 3-933889-04-9.
Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

20°36′N 16°27′W / 20.600°N 16.450°W / 20.600; -16.450

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan