Minggu, 27 September 2026
15:48 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Imamah

Imamah

salah satu mazhab fikih Islam Syiah

[1]

Bagian dari seri artikel mengenai
Syiah
250px-Ghadir_Logo_Vector.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
20px-Allah-green.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail PortalIslam
Untuk terminologi yang lebih umum lihat, lihat Imam.

Imamah (bahasa Arab:إمامة) adalah doktrin yang menekankan bahwa anggota tertentu dari garis keturunan Nabi Muhammad berasal dari Tuhan sebagai pemimpin spiritual dan politik dan pemandu umat Islam setelah kematian Muhammad. Imamah lebih lanjut mengatakan bahwa para imam memiliki pengetahuan dan otoritas (ismat) ilahi serta menjadi bagian dari Ahlul Bait, keluarga Muhammad.[2]

Syiah, mengutip Al-Qur'an dan hadis, percaya akan kebutuhan akan seorang Imam dalam masyarakat. Imamah dalam bahasa Arab berarti "pemimpin".[3]

Pendahuluan

Islam Syi'ah percaya bahwa dalam setiap zaman terdapat seorang pemimpin yang disebut dengan Imam Zaman yang merupakan Wali untuk seluruh syiah.

Dalam Islam Syi'ah terdapat beberapa sekte yang berbeda dalam jumlah Imam atau jalur suksesi. Isu tentang siapa Imam sebenarnya menjadi isu utama yang mengakibatkan pembagian sekte termasuk Imamiyah (Dua Belas Imam), Ismailiyah (Tujuh Imam), Zaidiyah (Lima Imam), dan lainnya. Namun, penganut yang terbesar adalah Imamiyah.

Silsilah Imam

Khadijah
MUHAMMAD
1. ALI
Raja Sassania terakhir
Abu Bakar
Fatimah
2. AL-HASAN
3. AL-HUSAIN
Syahzanan
Syahrbanu
Muhammad
Zaid bin Hasan
al-Hasan bin Hasan
al-Atsram
Ummu Abdillah
4. ZAINAL ABIDIN
al-Qasim
Zaid bin Ali bin Husain
5. AL-BAQIR
Ummu Farwah
Yahya bin Zaid
Fatimah binti Husain bin Ali bin al-Husain
6. ASH-SHADIQ
Zaidiyah
Isma'il
7. AL-KADZIM
Abdullah
Ishaq
Muhammad
Ismailiyah
8. AR-RIDHA
FATHIMIYYAH
9. AL-JAWAD
Musa
10. AL-HADI
Fatimah
11. AL-ASYKARI
12. AL-MAHDI

Imam

Pandangan Dua Belas Imam

Artikel utama: Dua Belas Imam

Imamiyah merupakan kelompok mayoritas dalam Islam Syi'ah, disebut juga Itsna Asyariyah karena jumlah imam mereka adalah dua belas orang, berikut ini merupakan daftar Imam. Setiap Imam merupakan anak dari Imam sebelumnya kecuali Husain bin Ali, yang merupakan saudara dari Hasan bin Ali.

  1. Ali bin Abi Thalib (600–661), juga dikenal dengan Amirul Mu'kminin
  2. Hasan bin Ali (625–669), juga dikenal dengan Hasan al-Mujtaba
  3. Husain bin Ali (626–680), juga dikenal dengan Husain asy-Syahid
  4. Ali bin Husain (658–713), juga dikenal dengan Ali Zainal Abidin
  5. Muhammad bin Ali (676–743), juga dikenal dengan Muhammad al-Baqir
  6. Ja'far bin Muhammad (703–765), juga dikenal dengan Ja'far ash-Shadiq
  7. Musa bin Jafar (745–799), juga dikenal dengan Musa al-Kadzim
  8. Ali bin Musa (765–818), juga dikenal dengan Ali ar-Ridha
  9. Muhammad bin Ali (810–835), juga dikenal dengan Muhammad al-Jawad atau Muhammad at-Taqi
  10. Ali bin Muhamad (827–868), juga dikenal dengan Ali al-Hadi
  11. Hasan bin Ali (846–874), juga dikenal dengan Hasan al-Asykari
  12. Muhammad bin Hasan (868—), juga dikenal dengan Muhammad al-Mahdi

Pandangan Ismailiyah

Lihat pula: Ismailiyah

Ismailiyah percaya bahwa lima pertama dari enam Imam di atas adalah Imam sebenarnya, tetapi Ismailiyah berpendapat bahwa Isma'il bin Ja'far adalah Imam pengganti ayahnya Ja'far ash-Shadiq, bukan saudaranya Musa al-Kadzim. Dari Ismail bin Jafar, garis Imam Ismailiyah sampai ke Aga Khan yang mengklaim sebagai keturunannya. Lihat .

  1. Ali bin Abi Thalib (600–661)
  2. Husain bin Ali (626–680), juga dikenal dengan Husain as Syahid
  3. Ali bin Husain (658–713), juga dikenal dengan Ali Zainal Abidin
  4. Muhammad bin Ali (676–743), juga dikenal dengan Muhammad al-Baqir
  5. Jafar bin Muhammad (703–765), juga dikenal dengan Ja'far ash-Shadiq
  6. Isma'il bin Ja'far

Hal penting untuk dicatat adalah Hasan bin Ali tidak termasuk dalam Imam yang diakui oleh Ismailiyah.

Pandangan Zaidiyah

Zaidiyah percaya bahwa empat Imam pertama seperti dalam daftar Imamiah adalah Imam yang sebenarnya, tetapi berbeda dengan yang kelima. Zaidiyah menyatakan bahwa Zaid bin Ali dan bukan saudaranya Muhammad al-Baqir sebagai Imam penerus. Untuk Zaidiyah, Keimaman dipindahkan dari Zaid bin Ali ke Imam yang menjadi pengikutnya; sering mereka menggunakan gelar Khalifah.

  1. Ali bin Abi Thalib (600–661)
  2. Hasan bin Ali (625–669)
  3. Husain bin Ali (626–680)
  4. Ali bin Husain (658–713), juga dikenal dengan Ali Zainal Abidin
  5. Zaid bin Ali (meninggal 740)

Lihat pula

Catatan kaki

  1. ↑ . doi:https://doi.org/10.33474/multikultural.v7i2.20287.{{cite journal}}: |title= tidak ada atau kosong; Kutipan journal memerlukan |journal=; Periksa nilai |doi=; Tautan eksternal dalam |doi=
  2. ↑ Nasr 2006, hlm. 38
  3. ↑ Sayyid Morteza Askari, Welayat-e-Ali in the Holy Quran and the Sunnah of the Prophet. Munir Cultural Publishing Center.

Rujukan

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan