Minggu, 01 November 2026
21:54 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK

Dawoodi Bohra

denominasi Islam

Bagikan:
Bagian dari seri tentang
Islam
120px-Allah-green.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Dawoodi Bohra (bahasa Urdu:داؤدی بوہرہ) atau Duwudi Amriyah (bahasa Arab:داؤدی عمرياة) adalah sebuah sekte Ismā'īlī cabang Islam Syi'ah.[1][2] Dawoodi utamanya tinggal di barat India juga di Pakistan, Yaman dan Afrika Timur.[3] Bahasa utama komunitas mereka adalah "Lisan ud-Dawat", sebuah dialek bahasa Gujarati dengan inklusi dari Arabic, Urdu dan bahasa lainnya. Tulisan yang mereka gunakan adalah huruf Perso-Arabic.

Referensi

  1. ↑ "Why Bohra Muslims are so enamoured of Narendra Modi".
  2. ↑ "Society: Why we work".
  3. ↑ Paul, Eva (2006). Die Dawoodi Bohras – eine indische Gemeinschaft in Ostafrika (PDF). Beiträge zur 1. Kölner Afrikawissenschaftlichen Nachwuchstagung.{{cite conference}}: Pemeliharaan CS1: layanan pengarsipan yang sudah usang (link)

Sumber

  • The Dawoodi Bohras: an anthropological perspective, by Shibani Roy. Published by B.R. Publishing, 1984.
  • Bin Hasan, Idris, Uyun al-akhbar (Bin Hasan was the 19th Da'i of the Dawoodi Bohra. This volume is a history of the Ismaili community from its origins up to the 12th century CE., the period of the Fatimid caliphs al-Mustansir (d. 487/1094), the time of Musta‘lian rulers including al-Musta‘li (d. 495/1101) and al-Amir (d. 524/1130), and then the Tayyibi Ismaili community in Yemen.)
  • A Short History of the Ismailis, By Farhad Daftary
  • The Ismaili,their history & Doctrine, By Farhad Daftary
  • Medieval Islamic Civilisation,By Joseph W. Meri, Jere l.Bacharach
  • Sayyida Hurra: The Isma‘ili Sulayhid Queen of Yemen,By Dr Farhad Daftary
  • Cosmology and authority in medieval Ismailism,By Simonetta Calderini
  • Religion, learning, and science in the ʻAbbasid period,By M. J. L. Young, John Derek Latham, Robert Bertram Serjeant

Pranala luar

Media terkait Dawoodi Bohra di Wikimedia Commons

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan