Senin, 09 November 2026
03:15 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Qizilbasy

Qizilbasy

Bagikan:
250px-Qezelbash.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Maneken prajurit Qizilbasy Safawiyah, dipamerkan di Istana Sa'dabad, Iran

Qizilbasy atau Kizilbasy (kadang juga disebut Qezelbasy atau Qazilbasy, bahasa Persia:قزلباش), adalah label yang diberikan kepada berbagai kelompok militan Syiah yang berkembang di Azerbaijan zaman dahulu (juga dikenal sebagai "Azerbaijan Iran"),[1][2] Anatolia dan Kurdistan dari akhir abad ke-15 dan seterusnya, beberapa di antaranya berkontribusi pada pembentukan dinasti Safawiyah di Iran.[3][4]

Rujukan

  1. ↑ Cornell, Vincent J. (2007). Voices of Islam (Praeger perspectives). Greenwood Publishing Group. hlm. 225 vol.1. ISBN 0275987329.
  2. ↑ Parker, Charles H. (2010). Global Interactions in the Early Modern Age, 1400–1800. Cambridge University Press. hlm. 53. ISBN 1139491415.
  3. ↑ Roger M. Savory: Kizil-Bash. In Encyclopaedia of Islam, Vol. 5, p. 243-45.
  4. ↑ Savory, EI2, Vol. 5, p. 243: "Kizilbāsh (T. “Red-head”). [...] In general, it is used loosely to denote a wide variety of extremist Shi'i sects [see Ghulāt], which flourished in [V:243b] Anatolia and Kurdistān from the late 7th/13th century onwards, including such groups as the Alevis (see A. S. Tritton, Islam: belief and practices, London 1951, 83)."

Daftar pustaka

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Qizilbash.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan