Rabu, 23 September 2026
14:37 WIB
TERKINI
Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Kolom Sidang Mahkamah Konstitusi Uji Materi UU Kesehatan, Perlindungan Dokter Jadi Sorotan Politik Pendidikan Gibran di UTS Insearch Australia Dipermasalahkan dalam PHPU Regional Kembalinya Bechi ke Ponpes Picu Kekhawatiran, Bapas Diminta Awasi Ketat Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Kolom Sidang Mahkamah Konstitusi Uji Materi UU Kesehatan, Perlindungan Dokter Jadi Sorotan Politik Pendidikan Gibran di UTS Insearch Australia Dipermasalahkan dalam PHPU Regional Kembalinya Bechi ke Ponpes Picu Kekhawatiran, Bapas Diminta Awasi Ketat
Qizilbasy

Qizilbasy

250px-Qezelbash.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Maneken prajurit Qizilbasy Safawiyah, dipamerkan di Istana Sa'dabad, Iran

Qizilbasy atau Kizilbasy (kadang juga disebut Qezelbasy atau Qazilbasy, bahasa Persia:قزلباش), adalah label yang diberikan kepada berbagai kelompok militan Syiah yang berkembang di Azerbaijan zaman dahulu (juga dikenal sebagai "Azerbaijan Iran"),[1][2] Anatolia dan Kurdistan dari akhir abad ke-15 dan seterusnya, beberapa di antaranya berkontribusi pada pembentukan dinasti Safawiyah di Iran.[3][4]

Rujukan

  1. Cornell, Vincent J. (2007). Voices of Islam (Praeger perspectives). Greenwood Publishing Group. hlm. 225 vol.1. ISBN 0275987329.
  2. Parker, Charles H. (2010). Global Interactions in the Early Modern Age, 1400–1800. Cambridge University Press. hlm. 53. ISBN 1139491415.
  3. Roger M. Savory: Kizil-Bash. In Encyclopaedia of Islam, Vol. 5, p. 243-45.
  4. Savory, EI2, Vol. 5, p. 243: "Kizilbāsh (T. “Red-head”). [...] In general, it is used loosely to denote a wide variety of extremist Shi'i sects [see Ghulāt], which flourished in [V:243b] Anatolia and Kurdistān from the late 7th/13th century onwards, including such groups as the Alevis (see A. S. Tritton, Islam: belief and practices, London 1951, 83)."

Daftar pustaka

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Qizilbash.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan