Rabu, 07 Oktober 2026
19:38 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya

Ibrahim dari Siak

Bagikan:
Tengku Said Ibrahim
Yang Dipertuan Besar Siak Sultan Syarif Ibrahim ibni Sultan Syarif Ali
Sultan Siak Sri Indrapura ke-8
Berkuasa1811 – 1827
PendahuluSultan Syarif Ali
PenerusSultan Syarif Ismail
AyahSultan Syarif Ali
Nama lengkap
Sultan Sayyid Ibrahim Abdul Jalil Khaliluddin
WangsaSyarif Banahsan
DinastiSiak

Yang Dipertuan Besar Sayyid Ibrahim Syah atau Sultan Sayyid Ibrahim Abdul Jalil Khaliluddin dari Siak Sri Inderapura, merupakan putra dari Raja Sayyid Ali, Yang Dipertuan Besar Siak.[1]

Biografi

Setelah ayahanda beliau, Sultan Sayyid Ali turun tahta pada tahun 1811, ia dinobatkan dengan gelar Sultan Assaidis Syarif Ibrahim Abdul Jalil Khaliluddin Syah dan memerintah dari tahun 1811-1827.

Pada masa beliau Siak mengalami penurunan sehingga banyak penduduk yang berpindah ke kepulauan seperti Bintan, Lingga, Tambelan bahkan ke Trengganu dan Pontianak. Pada tanggal 31 Agustus 1818 beliau mengadakan perjanjian dagang dengan Kolonel William Farquhar (Kepala Perwakilan Perusahaan Hindia Timur Britania di Penang). Ternyata Inggris juga tertarik untuk menanamkan pengaruh di Siak.. Balanda yang tidak menyukai rencana itu segara mengutus Kapten D. Buys untuk mengadakan perjanjian dengan Siak tahun 1822. Perjanjian yang berlangsung di Bukit Batu ini untuk memperbarui kontrak dagang tahun 1761 yang menyebutkan bahwa Siak tidak diperkenankan mengadakan ikatan dagang dengan negara-negara selain Belanda. Perjanjian itu diterima sultan karena tekanan-tekanan dari pihak Belanda, walaupun banyak pembesar-pembesar Siak yang tidak menyetujuinya.[2]

Tahun 1823 Inggris mengutus Anderson untuk mengokohkan perjanjian lalu dengan Farquhar. Sepulangnya dari Siak, Anderson membawa surat dari Sultan Sayyid Ibrahim untuk Gubernur Philips di Penang yang isinya bahwa sultan tidak mengizinkan Belanda dan bangsa-bangsa lain menduduki dan mengibarkan bendera mereka di Siak. Anderson kemudian ditegur oleh Philips karena perutusannya ke Siak semata untuk urusan dagang, bukan urusan diplomatik. Philips lalu membalas surat sultan menegaskan bahwa maksud mereka hanyalah untuk memperkuat perjanjian dengan Farquhar bukan untuk mengikat aliansi politik.[2]

Tindakan Anderson tersebut didengar oleh Belanda yang langsung mengirimkan Minyoot guna berunding dengan sultan untuk mengubah kontrak tahun 1822. Sultan memungkiri telah mengikat aliansi dengan Anderson dan mengulur waktu dan janji untuk mengirim utusan kepada Gubernur Belanda di Malaka. Pertentangan Belanda dan Inggris diakhiri dengan Traktat London 17 Maret 1824.[2]

Kelemahan sultan dalam menghadapi Belanda ini memicu ketidak senangan dari kalangan istana. Hal tersebut kemungkinan karena kelemahan fisik sultan yang sering sakit-sakitan dan agak terganggu jiwanya setelah kemangkatan ayahandanya Sayyid Ali. Maka pada tahun 1877, para pembesar kerajaan bersama dengan Sultan Hasyim dari Pelalawan bersidang untuk menurunkan sultan dan menunjuk Tengku Ismail anak Tengku Muhammad sebagai sultan yang baru.[2]

Rujukan

  1. ↑ Donald James Goudie, Phillip Lee Thomas, Tenas Effendy, (1989), Syair Perang Siak: a court poem presenting the state policy of a Minangkabau Malay royal family in exile, MBRAS.
  2. 1 2 3 4 Muchtar Luthfi, Sejarah Riau, Percetakan Riau - Pekanbaru (1977), pp. 251-253.

Daftar kepustakaan

  • Donald James Goudie, Phillip Lee Thomas, Tenas Effendy, (1989), Syair Perang Siak: a court poem presenting the state policy of a Minangkabau Malay royal family in exile, MBRAS.
  • Christine E. Dobbin, (1983), Islamic revivalism in a changing peasant economy: central Sumatra, 1784-1847, Curzon Press, ISBN 0-7007-0155-9.
  • Journal of Southeast Asian studies, Volume 17, McGraw-Hill Far Eastern Publishers, 1986.
Didahului oleh:
Raja Sayyid Ali
Sultan Siak Sri Inderapura
1811 - 1827
Diteruskan oleh:
Raja Sayyid Ismail
Bagian dari seri
Islam
120px-Allah3.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi tokoh Sultan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

20px-Soekarno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Artikel bertopik biografi Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan