Jumat, 02 Oktober 2026
05:14 WIB
TERKINI
Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti

Globalitas

Bagikan:

Globalitas adalah keadaan mati suriglobalisasi paling akhir, ramalan bahwa proses globalisasi sudah selesai atau hampir selesai, tidak ada perbatasan lagi, dan "realitas global baru" mulai muncul.

Istilah ini digunakan tahun 1998 oleh penulis dan ekonom Daniel Yergin dalam sebuah artikel Newsweek yang menjelaskan akhir dari proses globalisasi,[1] dan bukunya, Commanding Heights: The Battle for the World Economy. Meski Yergin disebut sebagai tokoh yang menciptakan kata ini, asal-usulnya justru lebih tua lagi. William Safire melacak etimologi "globalitas" dalam buku No Uncertain Terms.[2] Ia mengidentifikasi berbagai sitiran sampai tahun 1942 ketika "globalitas" masih merupakan sinonim dari "global". Makna "globalitas" saat ini, yaitu persaingan perdagangan dunia, merupakan makna baru.

Di New York Times, William J. Holstein menyebut istilah ini sebagai "jargon baru [yang] kurang pas — kata ini hanya menjelaskan tren yang sudah berlangsung selama sedikitnya dua dasawarsa dengan nama yang serupa."[3]

Lihat pula

Referensi

Catatan kaki

  1. ↑ Yergin, Daniel (1998-05-18). "The Age Of 'Globality'". Newsweek. Diarsipkan dari asli tanggal 2009-03-23. Diakses tanggal 2008-07-18.
  2. ↑ Safire, William. (2004). No Uncertain Terms: More Writing from the Popular "On Language" Column in The New York Times Magazine, Simon & Schuster, ISBN 0-7432-5812-6, ISBN 978-0-7432-5812-8.
  3. ↑ Holstein, William J. (2008). "The American Multinational, Unbowed," Diarsipkan 2022-11-26 di Wayback Machine. The New York Times, June 29.

Daftar pustaka

Pranala luar

Ide utama
Isu
Global
Lainnya
Teori
Pakar
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan