Kamis, 24 September 2026
03:17 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
GS Group

GS Group

perusahaan asal Korea Selatan

Artikel ini membutuhkan lebih banyak rujukan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "GS Group"  berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
(September 2014)
GS Holdings
250px-GS_logo_%28South_Korean_company%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
JenisPublik (diperdagangkan di Bursa Saham Korea)
KRX: 078930
IndustrIEnergi, Ritel, Konstruksi, Olahraga
Wilayah yang dilayani
Seluruh dunia
Tokoh kunci
Huh Chang-soo
GS Group
Hangul
지에스홀딩스(주)
Alih AksaraGS Holdingseu (Ju)
McCune–ReischauerGS Holdingsŭ (Chu)

GS Group adalah sebuah konglomerat asal Korea Selatan. Perusahaan induk dari konglomerat ini adalah GS Holdings, dengan anak usaha & afiliasinya meliputi GS Caltex, GS Retail, GS Shop, GS EPS, GS Global, GS Sports, GS E&C, dan lain sebagainya. Aset dari konglomerat ini mencapai 65,4 trilliun KRW pada akhir tahun 2019.

GS Holdings didirikan pada bulan Juli 2004[1] dan resmi dipisah dari LG Group pada bulan Januari 2005, dengan keluarga Koo mengendalikan LG Group secara penuh, sementara keluarga Huh mengendalikan GS Holdings.[2]

Pada bulan Desember 2005, perusahaan ini mengakuisisi 70% saham GS EPS Co., Ltd. (sebelumnya bernama LG Energy Co., Ltd.) dari GS E&C Corporation dan LG International Corp.

Perusahaan ritel yang sebelumnya beroperasi dengan logo LG pun diubah namanya menjadi "GS", yang seperti halnya "LG", berasal dari nama lamanya, Lucky-Goldstar.

Anak usaha

Berikut ini anak usaha GS Holdings:[3]

  • GS E&C
  • GS Energy
  • GS Power
  • Incheon Total Energy Company
  • Boryeong LNG Terminal
  • Sal de Vida Korea
  • GS Caltex : pemurni minyak terbesar kedua di Korea, dimiliki secara bersama-sama oleh GS Holdings Corp. dan Chevron Corporation
  • GS Mbiz
  • GS Bio
  • GS EcoMetal
  • Inno Polytech
  • Sangji Shipping
  • GS E&R
  • GS Retail ( GS25 / Lalavla / GS THE FRESH )
  • Parnas Hotel
  • FRESH SERVE
  • GS Netvision
  • GS Park24
  • GS SHOP (Home shopping)
  • GS Teleservice Inc.
  • GS Global
  • GS Entec
  • PLS

GS E&C

GS Engineering & Construction Corp
250px-GS_logo_%28South_Korean_company%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
JenisPublik (diperdagangkan di Bursa Saham Korea
KRX: 006360
IndustrIRekayasa, Pengadaan, dan Konstruksi
Wilayah yang dilayani
Seluruh dunia
Tokoh kunci
Huh Chang-soo

GS E&C adalah sebuah kontraktor rekayasa, pengadaan, dan konstruksi global asal Korea yang telah memiliki sejumlah pengalaman menangani perancangan dan konstruksi kilang minyak, gas, dan petrokimia.

Perusahaan ini telah mengerjakan proyek arsitektur, rekayasa sipil, perumahan, pabrik, lingkungan, dan pembangkit listrik di seluruh dunia. Perusahaan ini memiliki sejumlah divisi, antara lain Rekayasa Sipil, Perumahan & Konstruksi Arsitektural, Konstruksi Pabrik, Pembangkit Listrik, dan Hotel.

Perusahaan ini telah menjadi kontraktor rekayasa, pengadaan, dan konstruksi pada proyek minyak, gas, dan petrokimia; merancang fasilitas lingkungan (perawatan sistem pembuangan limbah dan pengolahan air limbah; membangun fasilitas insinerasi industrial). Perusahaan ini juga menyediakan menyediakan jasa rekayasa, pengadaan, konstruksi, dan penyalaan proyek PLTS dan PLTGU; serta proyek PLTN.[4]

Perusahaan terasosiasi

Referensi

  1. "About GS - Company - History". GS Holdings. Diarsipkan dari asli tanggal 24 September 2015. Diakses tanggal 3 Februari 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. Srivastava, Sanjay; Jhajharia, Parul (2011). Cases in management. PHI Learning Pvt Ltd. hlm. 105. ISBN 978-81-203-4158-6. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-07-26. Diakses tanggal 2020-05-18.
  3. Subsidiaries GS Holdings
  4. http://www.gsconst.co.kr/en/ Diarsipkan 2012-08-18 di Wayback Machine. GS E&C Business

Pranala luar

Korea Selatan Perusahaan Korea Selatan di KRX 100
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan