Sabtu, 17 Oktober 2026
02:25 WIB
TERKINI
Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Bandar Lampung Masyarakat Lampung Titip Harapan Besar untuk Kapolda Baru: Berantas Narkoba dan Begal Regional Gubernur Herman Deru Minta Polisi Usut Tuntas Pengeroyokan Jurnalis di Palembang Lampung Selatan Bau Menyengat dan Lalat Ungkap Kematian Pria di Natar, Diduga Sakit Kronis Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super
Fetisisme spandeks

Fetisisme spandeks

Bagikan:
60px-Question_book-new.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini tidak memiliki referensi atau sumber tepercaya sehingga isinya tidak bisa dipastikan. Tolong bantu perbaiki artikel ini dengan menambahkan referensi yang layak. Tulisan tanpa sumber dapat dipertanyakan dan dihapus sewaktu-waktu.
Cari sumber: "Fetisisme spandeks" – berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
250px-BlackRose_zentai_crop.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pakaian spandeks Zentai

Fetisisme spandeks adalah fetisisme seksual berupa ketertarikan secara seksual kepada orang-orang yang mengenakan kain lentur yang pas dengan bentuk tubuh. Fetisisme juga mencakup ketertarikan seksual kepada pakaian yang terbuat dari spandeks. Pakaian spandeks sering dikenakan oleh perenang, pesenam, penari balet, pegulat, pendayung, pengendara sepeda, manusia karet dan pemain sirkus. Orang yang memiliki fetisisme spandeks dapat memasukkan fantasi tentang kegiatan ini ke dalam fantasi khusus mereka.

Salah satu alasan spandeks dan kain ketat lainnya mungkin dijadikan fetish adalah bahwa pakaian tersebut membentuk "kulit kedua", yang bertindak sebagai pengganti kulit pemakainya sendiri. Pemakai pakaian nilon dan katun spandeks yang ketat dapat tampil telanjang atau dilapisi bahan mengkilap atau matte seperti cat. Ketatnya pakaian juga dapat dilihat sebagai ikatan seksual. Alasan lain adalah bahwa kain nilon-spandeks (lebih disukai oleh kebanyakan orang yang memiliki spandeks) sering diproduksi dengan hasil akhir yang sangat halus dan seperti sutra, yang memberikan dimensi sentuhan dan visual. Tekanan pakaian ketat terhadap alat kelamin juga bisa menjadi sangat sensual.

Fetisisme pantyhose mungkin dapat dipandang sebagai bagian dari fetisisme spandeks.

Lihat pula

Referensi

Aksi atau kondisi
Anggota tubuh
Pakaian
Benda mati
Kontroversial/Ilegal
Budaya / media
Ras
Topik terkait
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan