Kamis, 01 Oktober 2026
15:43 WIB
TERKINI
Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Jalan Mulus Komjen Suyudi: Komisi III DPR Setujui Pimpin Polri Berita DPR RI Resmi Lantik Komjen Suyudi Ario Seto sebagai Kapolri Baru Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 1 Oktober 2026: Waspada Hujan Lebat dan Angin Kencang Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 1 Oktober 2026 Turun, Cek Rincian Lengkapnya Sekarang Cuaca Waspada! 325 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Ancaman Karhutla Meningkat Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti
Parsialisme

Parsialisme

Bagikan:
330px-Partialism_Montage.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Anggota tubuh yang umumnya berhubungan dengan partialisme.

Partialisme adalah ketertarikan seksual yang disebabkan oleh kesukaan pada salah satu atau beberapa anggota tubuh selain alat kelamin.[1][2][3] Partialisme dikategorikan sebagai kelainan fetisisme dalam DSM-5 oleh Asosiasi Psikiatris Amerika tetapi hanya bila ketertarikan tersebut sudah berpengaruh negatif pada kehidupan sehari-hari. Orang dengan partialisme mengaku bahwa anatomi tubuh kurang lebih sama menariknya dengan organ intim.[4]

Partialisme dapat terjadi pada orang yang berorientasi heteroseksual, biseksual, dan homoseksual.[5][6] Kaki disebut-sebut sebagai partialisme yang paling umum.[7][8]

Jenis partialisme

Berikut ini adalah daftar fetisisme yang umum:[2][7][9][10][11][12]

Nama ilmiahNama umumBagian tubuh
PodofiliaFetisisme kakiKaki
OculofiliaFetisisme mataMata
MaschalagniaFetisisme ketiakKetiak
MazofiliaFetisisme payudaraPayudara
PygofiliaFetisisme bokongBokong
NasofiliaFetisisme hidungHidung
TrichofiliaFetisisme rambutRambut
AlvinofiliaFetisisme pusarPusar
AlvinolagniaFetisisme perutPerut
Fetisisme tanganFetisisme tanganTangan
Fetisisme telingaFetisisme telingaTelinga

Referensi

  1. ↑ American Psychiatric Association (2013). Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders American Psychiatric Association (Edisi 5th). Arlington: American Psychiatric Publishing. hlm. 700–701. ISBN 978-0890425558.
  2. 1 2 Edlin, Gordon; Golanty, Eric (2011). Human Sexuality: The Basics. Jones & Bartlett Publishers. Diakses tanggal 2013-03-14.
  3. ↑ Milner, J. S., & Dopke, C. A. (1997). Paraphilia Not Otherwise Specified: Psychopathology and theory. In D. R. Laws and W. O'Donohue (Eds.), Sexual deviance: Theory, assessment, and treatment. New York: Guilford.
  4. ↑ Kunjukrishnan, R., Pawlak, A., & Varan, L R. (1988). The clinical and forensic psychiatric issues of retifism. Canadian Journal of Psychiatry, 33, 819–825.
  5. ↑ Weinberg, M. S., Williams, C. J., & Calhan, C. (1986). Homosexual breats Fetisismeism. Archives of Sexual Behavior, 23, 611–626.
  6. ↑ Weinberg, M. S., Williams, C. J., & Calhan, C. (1995). "If the shoe fits...": Exploring male homosexual foot Fetisismeism. The Journal of Sex Research, 32, 17–27.
  7. 1 2 "Exploring those secret turn-ons - Get your freak on!". Jamaica-gleaner.com. 2008-05-31. Diarsipkan dari asli tanggal 2013-06-17. Diakses tanggal 2013-03-14.
  8. ↑ Bering, Jesse. "Partial for Protuberant: The Man Who Was Into 'Outies'". Scientific American. Diakses tanggal 4 Agustus 2013.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ SPECIFIC BODY PART Fetisisme Diarsipkan 2012-04-26 di Wayback Machine.
  10. ↑ "Archived copy". Diarsipkan dari asli tanggal 2012-04-26. Diakses tanggal 2012-01-04.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Salinan terarsip sebagai judul (link)
  11. ↑ Aggrawal, Anil (2009). Forensic and medico-legal aspects of sexual crimes and unusual sexual practices. Boca Raton, FL: CRC Press. hlm. 121. ISBN 1420043099. Diakses tanggal 6 Juli 2014.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. ↑ Dan Savage. "Is ear sex really a thing?". Diakses tanggal 18 Januari 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Aksi atau kondisi
Anggota tubuh
Pakaian
Benda mati
Kontroversial/Ilegal
Budaya / media
Ras
Topik terkait
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan