Minggu, 18 Oktober 2026
16:25 WIB
TERKINI
Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten Universitas Teknokrat Indonesia Mahasiswa Universitas Teknokrat Raih Empat Gelar Bergengsi di Kompetisi Bahasa Inggris Nasional Pesisir Barat Pesisir Barat Jalin Kemitraan Strategis, Dorong Akses Pendidikan Tinggi Terjangkau Universitas Teknokrat Indonesia Teknokrat dan PMD Pesawaran Bersinergi Wujudkan Desa Digital Berkelanjutan Humaniora Memperkuat Hak Konstitusional Perempuan Adat untuk Kedaulatan Bangsa Pesawaran Lampung Dorong Rantai Pasok Hijau Kakao, Kopi, Lada ke Pasar Global Pesawaran Pengalihan Status Guru PPPK ke Penuh Waktu: DPRD Pesawaran Soroti Isu Penempatan Lampung Timur Gotong Royong Fantastis: Warga Bandar Agung Himpun Rp15 Miliar untuk Jalan Desa Bandar Lampung JNE Lampung Sukses Ubah Komplain Milea Cutting Jadi Kemitraan Strategis Bandar Lampung Jadwal Padat Pemprov Lampung 16 Oktober 2026: Pisah Sambut Kapolda dan Rapat Strategis Bandar Lampung Lampung Waspada: BMKG Deteksi 212 Titik Panas di Sepuluh Kabupaten
Nekrofilia

Nekrofilia

ketertarikan seksual pada mayat atau tindakan seksual dengan mayat

Bagikan:
Nekrofilia
250px-Pietro_Pajetta_-_Der_Hass_-_1896.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
The Hatred, dilukis oleh Pietro Pajetta, 1896.
SpesialisasiPsikiatri
330px-Salvator_merianae_-_necrophilia.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seekor tegu hitam putih (Salvator merianae, spesies kadal dari Argentina) sedang menunggangi betina yang telah mati selama dua hari dan mencoba untuk mengawininya.[1]

Nekrofilia secara harfiah berarti cinta pada kematian. Istilah ini biasanya digunakan untuk menandai perversi seksual, yaitu hasrat menjadikan mayat untuk berhubungan seksual.[2] Nekrofilia dianggap sebagai parafilia (penyimpangan seksual) oleh Manual Diagnostik dan Statistik Gangguan Mental dari Asosiasi Psikiatris Amerika. Kata ini berasal dari bahasa Yunani: νεκρός (nekros; "mayat" atau "mati") dan φιλία (philia; "persahabatan"). Istilah ini berasal[3] dari karya Krafft-Ebing tahun 1886, Psychopathia Sexualis.[4][5]

Nekrofilia sebagai orientasi umum tak pernah di jelaskan dalam literartur psikoanalisis meskipun berkaitan dengan sadistik-anal Freud.[2]

Erich Fromm mendefinisikan lebih luas istilah nekrofilia. Nekrofilia tidak hanya sekadar ketertarikan seksual terhadap mayat. Nekrofilia berarti kecintaan terhadap kematian, kehancuran, dan semua hal yang berhubungan dengan 'hal yang berhenti'.[2]

Klasifikasi

Psikolog Forensik Anil Aggrawal memperkenalkan sepuluh tingkatan klasifikasi penderita nekrofilia berdasarkan pada meningkatnya tingkat keparahan gangguan tersebut.[6]

StadiumNamaKarakteristik
Stadium IBermain peranOrang-orang yang terangsang ketika berpura-pura pasangannya sudah meninggal selama aktivitas seksual.
Stadium IINekrofilia romantisOrang-orang yang berduka yang tetap melekat dan bergairah pada jasad kekasihnya yang telah meninggal.
Stadium IIIFantasi nekrofiliaOrang yang berfantasi tentang nekrofilia, tetapi tidak berinteraksi secara fisik dengan mayat.
Stadium IVNekrofilia taktilOrang yang terangsang dengan menyentuh atau membelai mayat, tanpa melakukan hubungan seksual.
Stadium VFnekrofilia etikOrang yang mengeluarkan benda atau bagian tubuh dari mayat untuk memenuhi Fetisisme seksual, tanpa melakukan hubungan seksual.
Stadium VINekromutilomaniaOrang yang memperoleh kenikmatan dengan memutilasi mayat sambil masturbasi, tanpa melakukan hubungan intim.
Stadium VIINekrofilia oportunistikOrang yang biasanya tidak tertarik pada nekrofilia, tetapi mengambil kesempatan ketika hal itu muncul.
Stadium VIIINekrofilia biasaOrang yang lebih suka berhubungan dengan orang yang sudah meninggal.
Stadium IXNekrofilia pembunuhNekrosadis,[7] orang yang membunuh seseorang untuk berhubungan seks dengan korban.
Stadium XNekrofilia eksklusifOrang yang mempunyai minat khusus untuk berhubungan seks dengan mayat, dan tidak bergairah sama sekali dengan pasangan yang masih hidup.

Catatan kaki

  1. ↑ Sazima, I. (2015). "Corpse bride irresistible: a dead female tegu lizard (Salvator merianae) courted by males for two days at an urban park in South-eastern Brazil". Herpetology Notes. 8: 15–18.
  2. 1 2 3 Fromm, Erich (Juni 2020) [1963]. Perang dalam Diri Manusia [War Within Man: A Psychological Enquery Into The Roots of Destructiviness. A Stuy and Commentary in the Beyond Deterrence Series]. Diterjemahkan oleh Kharisma Sari, Aquarina. Yogyakarta: IRCiSoD. hlm. 15. ISBN 978-623-7378-49-5.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. ↑ (Rusia) "НЕКРОФИЛИЯ КАК СТРУКТУРА СОЗНАНИЯ", 2002.
  4. ↑ Krafft-Ebing, Richard von (1886). Psychopathia Sexualis. English translation: ISBN 1-55970-425-X.
  5. ↑
  6. ↑ Aggrawal, Anil (2009). "A new classification of necrophilia". Journal of Forensic and Legal Medicine. 16 (6): 316–20. doi:10.1016/j.jflm.2008.12.023. PMID 19573840. (perlu berlangganan)
  7. ↑ Purcell & Arrigo 2006, hlm. 21.

Sumber

Bacaan lanjutan

  • Lisa Downing, Desiring the Dead: Necrophilia and Nineteenth-Century French Literature. Oxford: Legenda, 2003
  • Richard von Krafft-Ebing, Psychopathia Sexualis. New York: Stein & Day, 1965. Originally published in 1886.

Literatur

Pranala luar

Wiktionary logo
Lihat entri nekrofilia di kamus bebas Wikikamus.
Klasifikasi
Aksi atau kondisi
Anggota tubuh
Pakaian
Benda mati
Kontroversial/Ilegal
Budaya / media
Ras
Topik terkait
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan