Senin, 21 September 2026
05:34 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Ferdy Sambo

Ferdy Sambo

mantan anggota Polri (lahir 1973)

Ferdy Sambo
250px-Irjen_Ferdy_Sambo_di_Mapolda_Jawa_Tengah_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sambo pada Januari 2022
Perwira Tinggi Pelayanan Markas Kepolisian Negara Republik Indonesia
Masa jabatan
4 Agustus 2022 –19 September 2022
KapolriListyo Sigit Prabowo
Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian Negara Republik Indonesia
Masa jabatan
16 November 2020 –18 Juli 2022[1]
PendahuluIgnatius Sigit Widiatmono
PenggantiSyahar Diantono
Informasi pribadi
Lahir9 Februari 1973 (umur 53)
Suami/istri
Putri Candrawathi
(m. 2000)
Anak4
AlmamaterAkademi Kepolisian (1994)
Pekerjaan
  • Polisi
JulukanFS, Sambo
Karier militer
PihakIndonesia
Dinas/cabang40px-Insignia_of_the_Indonesian_National_Police.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Kepolisian Republik Indonesia
Pangkat40px-PDU_IRJEN_STAF.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Inspektur Jenderal Polisi (PTDH)
SatuanReserse
NRP73020260
Kasus Kriminal
Informasi kriminal
Status pidana
Terpidana
Vonis
Hukuman pidana
Penjara seumur hidup

Ferdy Sambo (lahir 9 Februari 1973) adalah seorang mantan perwira tinggi Polri yang dikenal terutama karena keterlibatannya dalam pembunuhan ajudannya, Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.[3][4] Dia digambarkan sebagai "dalang" pembunuhan, di mana Yosua Hutabarat ditembak 12 kali dengan Glock 17.[5][6][7][8] Ia terakhir kali menjabat sebagai Pati Yanma Polri dengan pangkat terakhir Inspektur Jenderal Polisi. Sambo sempat menjabat sebagai Dirtipidum Bareskrim Polri (2019), lalu dipromosikan menjadi Kadiv Propam Polri (2020)[9] dan dimutasi sebagai Pati Yanma Polri (2022).[10]

Pada tanggal 13 Februari 2023, setelah menjalani persidangan selama tiga bulan di Jakarta Selatan Pengadilan Negeri, Sambo dinyatakan bersalah dan dijatuhi hukuman mati.[11][12][13] Pada 15 Februari 2023, Sambo mengajukan banding atas hukumannya, dua hari setelah vonisnya. Banding tersebut ditolak oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 12 April 2023, dan mempertahankan bahwa Sambo akan tetap dihukum mati.[14][15] Namun, pada bulan Mei 2023, Sambo mengajukan banding kasasi ke Mahkamah Agung Indonesia.[16] Bandingnya diterima dan pada tanggal 8 Agustus 2023 hukumannya diringankan menjadi penjara seumur hidup.[17]

Kehidupan awal

Ferdy Sambo lahir pada tanggal 9 Februari 1973, di Barru, Sulawesi Selatan. Ayahnya adalah William Sambo, seorang pegawai dinas peternakan, dan pamannya adalah Mayjen Pol. (Purn.) Pieter Sambo, mantan Kapolda Irian Jaya 1984 dan Sumatera Utara 1985.[18][19] Saudaranya adalah Leonardo Sambo (lahir 2 Juni 1971).[20][21] Dia bersekolah di SMPN 6 Makassar, di mana dia bertemu dengan calon istrinya, Putri Candrawati.[22] Setelah menyelesaikan SMA, Sambo masuk akademi kepolisian dan lulus pada tahun 1994.[18]

Kehidupan pribadi

Sambo menikah dengan Putri Candrawathi (lahir 1973) pada 7 Juli 2000, yang sebelumnya berkarier sebagai dokter gigi. Putri merupakan anak dari Mayjen TNI (Purn.) I Wayan Maker, Direktur Zeni TNI Angkatan Darat 1993–1995.[23] Pasangan ini memiliki empat anak.[24] Selama persidangan, terungkap bahwa anak bungsunya diadopsi.[25]

Ada kontroversi seputar kekayaannya, dengan publik yang bertanya-tanya bagaimana dia memiliki berbagai mobil mewah dan memiliki beberapa properti di seluruh negeri meskipun dengan hanya mengandalkan gaji jenderal polisi di Indonesia.[26][27]

Karier

250px-Irjen_Ferdy_Sambo%2C_Jakarta.webp?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Sambo sebagai Kadiv Propam Polri, Mei 2022

Kariernya di kepolisian terbilang sukses, khususnya di bidang reserse, setelah ia dipromosikan dari Kanit Reskrim Polres Jakarta Barat menjadi Kapolres Purbalingga[28] di Jawa Tengah pada tahun 2012. Sebelum menjabat Kadiv Propam Polri, Sambo adalah Dirtipidum Bareskrim Polri.[29][30][31]

Peringkat polisi
Didahului oleh:

Inspektur Jenderal. Pol. Ignatius Sigit Widiatmono

Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Polri 2020—2022 Digantikan oleh:

Inspektur Jenderal. Pol. Syahar Diantono

Didahului oleh:

Brigadir Jenderal. Pol. Nico Afinta

Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri 2019—2020 Digantikan oleh:

Brigadir Jenderal. Pol. Andi Rian Ryacudu Djajadi

Didahului oleh:

Komisaris. Pol. Mardiaz Kusin Dwihananto

Koordinator Staf Personalia Kapolri 2018—2019 Dilanjutkan oleh:

Komisaris. Pol. Suwondo Nainggolan

Didahului oleh

Ajun Komisaris Besar Polisi Kif Aminanto

Kapolres Brebes Polda 2013—2015 Digantikan oleh:

Ajun Komisaris Besar Polisi Harryo Sugihhartono

Didahului oleh:

Ajun Komisaris Besar Polisi Roy Hardi Siahaan

KapolresPurbalingga 2012—2013 Digantikan oleh:

Ajun Komisaris Besar Polisi I Ketut Suwitra

Kasus

Pembunuhan Brigadir Yosua

Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat ditembak di rumah Ferdy Sambo di Jakarta pada 8 Juli 2022 sekitar pukul 17.00 WIB. Yosua Hutabarat, bodyguard sekaligus sopir Sambo, dikabarkan tewas usai baku tembak dengan anggota regu pengamanan lainnya, Petugas Patroli Kedua Richard Eliezer Pudihang Lumiu,[32] diduga setelah Yosua melakukan pelecehan seksual terhadap istri Sambo, Putri Candrawati. Usai penembakan, Yosua diangkut dengan ambulans ke rumah sakit di mana ia dinyatakan meninggal, meski kabar penembakan tersebut ditunda penyiarannya hingga 11 Juli 2022.[33]

Pada 9 Agustus 2022, Sambo ditahan dan didakwa pembunuhan berencana, yang diancam hukuman mati atau penjara seumur hidup. Belakangan diduga bahwa petugas patroli Eliezer telah dijanjikan kekebalan dari penuntutan oleh Sambo jika dia menindaklanjuti penembakan versi Sambo. Terlepas dari jaminan Sambo, Eliezer terus menjadi tersangka tunggal atas pembunuhan tersebut, mendorong Eliezer untuk memberikan kesaksian yang lebih akurat dan terbuka kepada polisi yang bertentangan dengan versi Sambo tentang peristiwa tersebut.[34]

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan pada konferensi pers bahwa Sambo telah melepaskan beberapa tembakan pistol ke dinding dalam upaya untuk menunjukkan baku tembak telah menyebabkan kematian Yosua; tidak ada baku tembak dan bahwa Sambo yang mengatur pembunuhan Yosua.[35] Dia digambarkan sebagai "dalang" pembunuhan, di mana Yosua ditembak 12 kali dengan Glock 17.[5][6][7][8]

Sidang pengadilan

330px-Assasination_of_Brigadir_J%E2%80%93Ferdy_Sambo_after_Assasination.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ferdy Sambo (tengah) saat menghadapi sidang kode etik pada 26 Agustus 2022.

Sidang pembunuhan Ferdy Sambo, istrinya, dua polisi dan seorang sopir (semuanya menghadapi dakwaan pembunuhan berencana) dimulai di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada 17 Oktober 2022. Sambo dituduh memerintahkan bawahannya untuk menembak Yosua Hutabarat, kemudian menembak korban yang terluka lagi untuk membunuhnya.[36] Sejalan dengan persidangan pembunuhan, tujuh mantan perwira termasuk Sambo diadili dengan tuduhan menghalangi proses hukum terkait dugaan menutup-nutupi dan merusak barang bukti.[37]

Pada Januari 2023, pengadilan menolak tuduhan bahwa Yosua telah memperkosa, melakukan pelecehan seksual, atau berselingkuh dengan istri Sambo, Putri Candrawathi.[38] Jaksa mengatakan bahwa Candrawathi mengarang cerita menengai pelecehan dirinya oleh Yosua, dan telah berulang kali mengubah versinya tentang kejadian menjelang penembakan.[39]

Pada 13 Februari 2023, Ferdy Sambo dinyatakan "bersalah secara sah dan meyakinkan" atas pembunuhan berencana terhadap Yosua dan dijatuhi hukuman mati[40] (hukuman yang biasanya dilakukan di Indonesia oleh regu tembak).[41] Putusan dan hukuman terkait Candrawathi dan tiga terdakwa lainnya menyusul pada akhir pekan Februari 2023.[42] Sambo memiliki waktu seminggu untuk mengajukan banding atas putusan tersebut; perannya sebagai penegak hukum dilihat oleh pengamat sebagai faktor dalam pengadilan menjatuhkan hukuman maksimal. Ardi Manto Saputra, wakil direktur kelompok hak asasi manusia Imparsial mengatakan Sambo telah "menodai reputasi penegak hukum dan martabat pemerintah".[43]

Candrawathi menerima hukuman penjara 20 tahun atas perannya dalam pembunuhan tersebut; asisten pribadinya Kuat Ma'ruf divonis 15 tahun penjara, dan Ricky Rizal Wibowo divonis 13 tahun penjara (dalam ketiga kasus tersebut, jaksa meminta hukuman delapan tahun).[44] Pada 15 Februari 2023, Richard Eliezer Pudihang Lumiu dijatuhi hukuman 18 bulan penjara atas perannya dalam pembunuhan tersebut; penuntutan telah meminta hukuman dua belas tahun[41] tetapi dia diberi hukuman yang lebih ringan atas usahanya sebagai kolaborator keadilan.[45][46]

Pada tanggal 15 dan 16 Februari 2023, pengacara empat terdakwa (Ma'ruf, Sambo, Candrawathi dan Rizal) mengajukan banding atas hukuman mereka;[47] jaksa mengajukan kontra-banding.[48] Pada tanggal 12 April 2023, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolak seluruh permohonan kasasi para tergugat,[15] meskipun para terdakwa masih dapat mengajukan banding ke Mahkamah Agung atau meminta grasi dari presiden.[49]

Pada tanggal 8 Agustus 2023, banding Sambo dikabulkan oleh Mahkamah Agung berdasarkan keputusan mayoritas (3-2), sehingga mengurangi hukumannya menjadi penjara seumur hidup.[17][50] Mahkamah Agung juga mengurangi separuh hukuman penjara Candrawathi menjadi 10 tahun, hukuman Ma'ruf dipotong dari 15 menjadi 10 tahun, sedangkan hukuman Rizal dikurangi dari 13 menjadi delapan tahun.[51]

Penghargaan

Tanda Jasa

Baris ke-1 Bintang Bhayangkara Pratama (2021)[52]
Baris ke-2 Bintang Bhayangkara Nararya Satyalancana Pengabdian 24 Tahun Satyalancana Pengabdian 16 Tahun
Baris ke-3 Satyalancana Pengabdian 8 Tahun Satyalancana Jana Utama Satyalancana Ksatria Bhayangkara
Baris ke-4 Satyalancana Karya Bhakti Satyalancana Bhakti Pendidikan Satyalancana Bhakti Buana
Baris ke-5 Satyalancana Bhakti Nusa Satyalancana Operasi Kepolisian Satyalencana Wira Karya

Referensi

  1. Dirgantara, Adhyasta (2022-08-04). Asril, Sabrina (ed.). "Irjen Ferdy Sambo Resmi Dicopot dari Kadiv Propam Polri". Kompas.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-08-05. Diakses tanggal 2022-08-05.
  2. 1 2 "Vonis Kasus Brigadir J: Sambo Hukuman Mati, Putri 20 Tahun Penjara". CNN Indonesia. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-03-25. Diakses tanggal 13 Februari 2023.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. Awaludin, Hamid (2022-09-13). Patnistik, Egidius (ed.). "Kiat Ferdy Sambo Menghindari Hukuman Mati". KOMPAS.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-02-06. Diakses tanggal 2022-10-01.
  4. detikcom, Tim. "Ferdy Sambo dan Putri Dibayangi Jerat Hukuman Mati". detiknews. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-10-03. Diakses tanggal 2022-10-01.
  5. 1 2 Putri, Zunita. "Rekonstruksi Pembunuhan: Sambo Tembak Kepala Yosua yang Sudah Tersungkur". detiknews. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-02-13. Diakses tanggal 2023-02-13.
  6. 1 2 "VIDEO; Polri Gelar Sidang Kode Etik Brigjen Hendra Pekan Depan". CNN. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-09-29. Diakses tanggal 2022-09-25.
  7. 1 2 "VIDEO: Polisi Tahan Putri Candrawati". tv. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-10-05. Diakses tanggal 2022-10-01.
  8. 1 2 Nariswari, Agatha Vidya (2022-08-12). "Daftar Nama Ajudan Ferdy Sambo dan Perbedaan Pangkatnya, dari Brigadir hingga Bharada". suara.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-10-06. Diakses tanggal 2022-10-01.
  9. Daryono. Daniswara, Whiesa (ed.). "Profil Brigjen Pol Ferdy Sambo, Kadiv Propam Polri yang Baru Pilihan Kapolri Jenderal Idham Azis". Tribunnews.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-08-27. Diakses tanggal 2022-08-27.
  10. Media, Kompas Nasional (2022-08-05). Saptohutomo, Aryo Putranto (ed.). "Dimutasi Jadi Pati Yanma Polri, Ini Tugas Baru Irjen Ferdy Sambo". Kompas.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-08-12. Diakses tanggal 2022-08-10.
  11. "Sidang vonis Ferdy Sambo: Hakim vonis hukuman mati untuk Ferdy Sambo – Perjalanan sidang kasus pembunuhan Brigadir Yosua". BBC News Indonesia. 2023-02-12. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-04-13. Diakses tanggal 2023-02-13.
  12. "Divonis Mati Pembunuhan Yosua, Tak Ada Hal Meringankan untuk Sambo". CNN. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-04-02. Diakses tanggal 2023-02-13.
  13. "Ferdy Sambo Sentenced to Death for Murdering Officer". Jakarta Globe. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-06-01. Diakses tanggal 2023-02-13.
  14. "Ferdy Sambo loses appeal of murder conviction". The Jakarta Post (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-05-09. Diakses tanggal 2023-04-13.
  15. 1 2 Afifa, Laila (2023-04-12). "Jakarta High Court Upholds Ferdy Sambo's Death Sentence". Tempo (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-05-10. Diakses tanggal 2023-04-13.
  16. Janti, Nur (26 Mei 2023). "Ferdy Sambo files appeal against death sentence". Jakarta Post. Diakses tanggal 7 Agustus 2023.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  17. 1 2 "Death sentence reduced to life for ex-police general Ferdy Sambo". Jakarta Post. 8 Agustus 2023. Diakses tanggal 8 Agustus 2023.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  18. 1 2 "Jejak Karier Ferdy Sambo, Bintang Dua Termuda hingga Dipecat". nasional. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-02-13. Diakses tanggal 2023-02-13.
  19. https://www.historia.id/article/pieter-sambo-om-ferdy-sambo-de3p7
  20. "Kesaksian Kakak Ferdy Sambo Diminta Putri Amankan Pistol ke Bareskrim". detikjateng. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-02-13. Diakses tanggal 2023-02-13.
  21. Nabilla, Farah (2022-10-31). "Sosok Leonardo Sambo, Kakak Ferdy Sambo Ikut Bersaksi di Sidang Pembunuhan Brigadir J". suara.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-02-13. Diakses tanggal 2023-02-13.
  22. "Sosok Irjen Ferdy Sambo Semasa Sekolah: Nilai Rerata 9, Ebtanas 98". detikbali. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-02-13. Diakses tanggal 2023-02-13.
  23. https://www.instagram.com/p/C_5pQLfyv3w/
  24. Nufus, Wildan Noviansah, Wilda Hayatun. "Ditanya Pengacara Sendiri soal Anak, Ferdy Sambo Ngaku Nggak Kuat Jawab". detiknews. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-02-19. Diakses tanggal 2023-02-19.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link)
  25. Kamil, Irfan (2022-10-31). Setuningsih, Novianti (ed.). "Ajudan Ungkap Anak ke-4 Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Hasil Adopsi". KOMPAS.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-10-31. Diakses tanggal 2022-11-01.
  26. Ruqoyah, Siti (2022-08-27). "Beredar Harta Kekayaan Ferdy Sambo, Ada 3 Rumah hingga Mobil Mewah". www.viva.co.id. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-09-25. Diakses tanggal 2022-09-25.
  27. "Intip Gaji Irjen Ferdy Sambo, Capai Puluhan Juta Rupiah Tiap Bulan!". detikjabar. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-10-01. Diakses tanggal 2022-10-01.
  28. "Penyidik Masih Lengkapi Berkas Perkara Ferdy Sambo dkk - CNBC-Indonesia.com". 2022-09-16. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-10-01. Diakses tanggal 2022-10-01.
  29. "Kasus Ferdy Sambo: Kewenangan Divisi Propam bakal 'dipreteli'". BBC News Indonesia. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-10-01. Diakses tanggal 2022-10-01.
  30. "Kasus Ferdy Sambo: Kapolri akan beri penjelasan kepada DPR terkait perkara dugaan pembunuhan berencana Brigadir J". BBC News Indonesia. 2022-08-09. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-10-01. Diakses tanggal 2022-10-01.
  31. "Nasib Anak-anak Ferdy Sambo Akhirnya Terkuak, Oh Ternyata Ini - CNBC-Indonesia.com". 2022-08-23. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-10-01. Diakses tanggal 2022-10-01.
  32. Pramana, Rizky Adytia (6 Agustus 2022). Julianto, Ary (ed.). "Suddenly, Lawyer Bharada E Makes Shocking Statement". VOI – Waktunya Merevolusi Pemberitaan (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-09-25. Diakses tanggal 2022-09-25.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  33. "Ambulans Pembawa Jenazah Brigadir J Tiba di Area Permakaman". nasional. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-09-25. Diakses tanggal 2022-09-25.
  34. Arkyasa, Mahinda (2022-09-30). "Cop's Murder; Police Detain Ferdy Sambo's Wife Putri Candrawathi". Tempo (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-10-01. Diakses tanggal 2022-10-01.
  35. Wijaya, Stevani (2022-09-08). "Fourth Officer Loses Job over Ferdy Sambo Saga". Jakarta Globe. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2022-10-01. Diakses tanggal 2022-10-01.
  36. "Murder trial of ex-Indonesian Police General Ferdy Sambo begins". AlJazeera. 17 Oktober 2022. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-02-14. Diakses tanggal 13 Februari 2023.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  37. "AGO Asks Broadcasters to Stop Live Courtroom Coverage in Ferdy Sambo Trials". Jakarta Globe. 20 November 2022. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-02-13. Diakses tanggal 13 Februari 2023.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  38. "Prosecutors Say Adultery Allegations "Spice up" Murder Trial of Ferdy Sambo". Jakarta Globe. 19 Januari 2023. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-02-13. Diakses tanggal 13 Februari 2023.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  39. Aulia, Muhammad (30 Januari 2023). "Prosecutors Slam Putri for "Inventing Rape Story" in Yosua Murder Trial". Jakarta Globe. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-02-13. Diakses tanggal 13 Februari 2023.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  40. Widianto, Stanley; Purnomo, Johan; Nangoy, Fransiska (13 Februari 2023). Davies, Ed (ed.). "Indonesia court sentences former police general to death over murder plot". Reuters. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-02-13. Diakses tanggal 13 Februari 2023.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  41. 1 2 Llewellyn, Aisyah (14 Februari 2023). "Indonesia's 'Trial of the Century' ends in death sentence". AlJazeera. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-02-14. Diakses tanggal 14 Februari 2023.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  42. Arshad, Arlina (13 Februari 2023). "Indonesian ex-senior cop gets death sentence for murder of his bodyguard in high-profile scandal". Straits Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-02-13. Diakses tanggal 13 Februari 2023.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  43. "Indonesian police official sentenced to death for bodyguard's murder". Manila Times. AFP. 13 Februari 2023. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-02-13. Diakses tanggal 13 Februari 2023.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  44. Bhwana, Petir Garda (2023-02-15). "13 Years Imprisonment for Ferdy Sambo's Aide Ricky Rizal". Tempo (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-02-15. Diakses tanggal 2023-02-15.
  45. "Bharada E Divonis 1,5 Tahun Penjara Kasus Pembunuhan Brigadir J". nasional. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-02-15. Diakses tanggal 2023-02-15.
  46. Afifa, Laila (2022-12-28). "Expert Witness: Richard Eliezer Deserves Justice Collaborator Status". Tempo (dalam bahasa Inggris). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-02-15. Diakses tanggal 2023-02-15.
  47. Muthiariny, Dewi Elvia (17 Februari 2023). Arkyasa, Mahinda (ed.). "Ferdy Sambo, 3 Other Defendants File Appeal against Court's Verdict". Tempo.Co. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-03-20. Diakses tanggal 20 Februari 2023.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  48. "Prosecutors file counter-appeal against Ferdy, accomplices". Jakarta Post. 20 Februari 2023. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-03-15. Diakses tanggal 20 Februari 2023.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  49. Firdaus, Arie (12 April 2023). "Former Indonesian police inspector-general loses appeal against death sentence in murder case". Benar News. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-05-30. Diakses tanggal 26 Mei 2023.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  50. Ernes, Yogi. "MA Anulir Vonis Mati Ferdy Sambo, Jadi Penjara Seumur Hidup!". Detik.com. Diakses tanggal 8 Agustus 2023.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  51. Aulia, Muhammad (8 Agustus 2023). "Ferdy Sambo's Death Sentence Commuted to Life Imprisonment". Jakarta Globe. Diakses tanggal 9 Agustus 2023.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  52. VIVA, PT VIVA MEDIA BARU- (2021-12-31). "69 Jenderal Raih Penghargaan Bhayangkara Pratama, Ini Daftarnya". Diakses tanggal 2023-06-01.
Jabatan kepolisian
Didahului oleh:
Irjen. Pol. Ignatius Sigit Widiatmono
Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan Kepolisian Negara Republik Indonesia
2020—2022
Diteruskan oleh:
Irjen. Pol. Syahar Diantono
Didahului oleh:
Brigjen. Pol. Nico Afinta
Dirtipidum Bareskrim Polri
2019—2020
Diteruskan oleh:
Brigjen. Pol. Andi Rian Ryacudu Djajadi
Didahului oleh:
Kombes. Pol. Mardiaz Kusin
Koorspripim Polri
2018—2019
Diteruskan oleh:
Kombes. Pol. Suwondo Nainggolan
Didahului oleh:
AKBP Alberd Teddy Benhard Sianipar
Wadirreskrimum Polda Metro Jaya
2015—2016
Diteruskan oleh:
AKBP Herry Heryawan
Didahului oleh:
AKBP Kif Aminanto
Kapolres Brebes
2013—2015
Diteruskan oleh:
AKBP Harryo Sugihhartono
Didahului oleh:
AKBP Roy Hardi Siahaan
Kapolres Purbalingga
2012—2013
Diteruskan oleh:
AKBP I Ketut Suwitra
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan