Minggu, 20 September 2026
17:15 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Entomofili

Entomofili

250px-Lebah_bunga.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lebah membantu penyerbukan dengan menyebarkan serbuk sari yang melekat di tubuhnya.
250px-Australian_painted_lady_feeding_closeup.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Vanessa kershawi menjulurkan belalainnya yang panjang ketika mencari makanan. Kupu-Kupu dikenal sebagai hewan penyerbuk, tetapi tidak seefektif lebah.

Entomophily atau Entomofili merupakan penyerbukan atau proses pemindahan serbuk sari (polen) dari anther ke stigma (kepala putik) yang dibantu oleh Serangga, sering terjadi pada tanaman yang telah dikembangkan kelopak berwarna dan aroma yang kuat [1][2][3] untuk menarik serangga seperti, lebah, tawon dan kadang-kadang semut (Hymenoptera), kumbang (Coleoptera), (Lepidoptera), dan lalat ( Diptera) (Miofili).Ngengat (Falenofili) dan kupu-kupu (Psychophily) [4]

Etimologi

(KBBI:en·to·mo·fi·li) penyerbukan bunga melalui serangga,[5] atau dalam istilah ilmiahnya Entomophily bersasal dari bahasa Yunani kuno: εντομο-, entomo- dipotong-potong, tersegmentasi", oleh karena itu "serangga"; and φίλη, phile, "dicintai".[6]

Melitofili

Aneka jenis Lebah merupakan hewan serangga penyerbuk yang paling sering dikenal,Lebah madu merupakan jenis lebah sosial dengan jumlah koloni yang mencapai puluhan ribu di setiap koloninya,[7][8] dan setiap lebah pekerja hinggap dari bunga ke bunga lainnya, sehingga membantu proses penyerbukan secara masif. Lebah madu di alam dan di perkebunan berperan penting sebagai serangga penyerbuk utama.[9]

Informasi lebih lanjut: Lebah

Serangga Lain

Banyak serangga selain lebah melakukan penyerbukan dengan mengunjungi bunga untuk nektar atau serbuk sari. Lepidoptera (kupu-kupu dan ngengat) juga menyerbuki tanaman.[4] Namun keduanya bukan penyerbuk utama di perkebunan komersial, mengingat ulat (larva kupu-kupu) merupakan hewan parasit.

Semut juga menjadi penyerbuk pada beberapa jenis bunga dalam kuantitas yang sangat sedikit, tetapi sebagian besar semut cenderung parasit, dan mengambil nektar tanpa memindahkan sejumlah serbuk sari yg berarti ke kepala putik, sebagian lagi mengisap cairan pada batang tanaman cabai (semut hitam).[butuh rujukan]

Gallery

Lihat Pula

Referensi

  1. Potts, Brad; Gore, Peter. Reproductive Biology and Controlled Pollination of Eucalyptus. School of Plant Science, University of Tasmania 1995}}
  2. (Inggris) P.A. Fleming & S.W. Nicolson. Arthropod fauna of mammal-pollinated Protea humiflora: ants as an attractant for insectivore pollinators? African Entomology 11(1): 9–14 (2003)}}
  3. (Inggris) "First ever record of insect pollination from 100 million years ago". ScienceDaily. Diakses tanggal 2015-10-20.
  4. 1 2 "Salinan arsip". Diarsipkan dari asli tanggal 2011-07-23. Diakses tanggal 2020-12-11.
  5. (Indonesia) "Kamus Besar Bahasa Indonesia Dalam Jaringan". Pusat Bahasa Kemendiknas Rep. Indonesia. 2008.
  6. Liddell, Henry George and Robert Scott (1980). A Greek-English Lexicon (Edisi Abridged). United Kingdom: Oxford University Press. ISBN 978-0-19-910207-5.
  7. "Getting Started: Honey Bee Biology". University of Georgia College of Agricultural and Environmental Sciences. 2017. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-01-24. Diakses tanggal 18 Mei 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. "Worker, drone and queen bees". PerfectBee LLC. 2017. Diakses tanggal 18 Mei 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. "List of foods reliant on bee pollination". honeylove.org. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-11-23. Diakses tanggal 23 November 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)


Ikon rintisan

Artikel bertopik botani ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan