Sabtu, 03 Oktober 2026
08:24 WIB
TERKINI
Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri Berita Siswa SMA IT Al Firdaus Juara Lomba Gamolan Pekhing se-Lampung, Lestarikan Budaya Berita Barang Tertinggal di Kereta atau Stasiun? Ini Cara KAI Bantu Mengembalikannya Berita Siswa SMK Amal Bakti Lampung Selatan Berjaya di Lomba Film Pendek Nasional Advertorial Keselamatan Pengguna Tol Bakter Prioritas Utama: PT BTB Rutin Inspeksi Rambu dan Marka Regional Informasi Berita Tidak Lengkap: Evakuasi Banjir Sungai Tuan Regional Penyaluran Bantuan Logistik Mendesak untuk Korban Banjir di Kalimantan Selatan Regional Antusiasme Warga Banjarmasin Tinggi, Sentra Vaksinasi Covid-19 Ramai Berita Tangki Motor Bocor Picu Kebakaran Hebat Bengkel di Cilincing, Kerugian Capai Rp 75 Juta Berita DPR Tugaskan Komisi III Uji Kelayakan Komjen Suyudi Ario Seto Sebagai Calon Kapolri Berita Komjen Suyudi Paparkan Visi 'Polisi Bersama Masyarakat' untuk Transformasi Polri

Hidrofili

Bagikan:
Artikel ini bukan mengenai Hidrofilik.

Hidrofili atau hidrogami adalah penyerbukan yang diantarai oleh air.[1] Umumnya terjadi pada tanaman yang melepaskan serbuk sari mereka langsung ke dalam air sekitarnya dan tersebar oleh aliran air,[2] umumnya terjadi pada tanaman yang mampu melakukan penyerbukan di dalam air. Terbagi dalam 2 kategori, yakni: (1) Tanaman yang melepas serbuk sari yang terapung ke permukaan air, (2) dan tanaman yang melepas serbuk sari terendam di dalam air.

Permukaan Air

Penyerbukan di permukaan air lebih banyak terjadi [3] karena sebagian besar serbuk sari mengapung dipermukaan, sebagian genus memiliki benang sari yang tampak diatas permukaan air yang juga berada di fase antara anemofili (penyerbukan oleh angin), dan hidrofili sejati (hanya melalui air). Di sini serbuk sari mengapung di permukaan dan mencapai stigma bunga betina seperti pada tumbuhan Hydrilla, Callitrichales,Ruppia, Zostera, dan Elodea. Pada genus Vallisneria bunga jantan terlepas dan mengapung di permukaan air; dengan demikian benang sari bersentuhan dengan kepala putik bunga betina.[3] Observasi Hidrofil pada permukaan telah dilakukan pada beberapa spesies Potamogeton serta beberapa spesies laut lainnya.

Dalam Air

Genus dengan penyerbukan di dalam air (terendam) meliputi Najas, butiran serbuk sari dengan masa jenis lebih berat dari air, sehingga benang sari tenggelam dan menempel pada kepala putik,[3] seperti pada Posidonia australis, Zostera marina[4] dan Hydrilla.

Referensi

  1. ↑ Astari, Rika; Triana, Winda (2018). Kamus Kesehatan Indonesia-Arab (PDF). Sleman, Yogyakarta: Trussmedia Grafika. hlm. 161. ISBN 978-602-5747-22-9.
  2. ↑ (Inggris) Competition Science Vision. 2006. hlm. 1501.
  3. 1 2 3 {{Cox, P.A. (1988). Hydrophilous pollination. Vol. 19. hlm. 261–279.{{cite book}}: |journal= diabaikan
  4. ↑ Cox 1988, hlm. 261–279.

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Hidrofili.
Ikon rintisan

Artikel bertopik botani ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan