Selasa, 13 Oktober 2026
17:54 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM Bandar Lampung Bandar Lampung Siaga Banjir Rob: BPBD Fokus Pantau Empat Kecamatan Pesisir Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: STNK Truk Roda Enam Diperiksa Bandar Lampung TNI AL Gagalkan Ribuan Paket Kokain Cair, Selamatkan Ribuan Jiwa dan Anggaran Negara Cuaca Gunung Anak Krakatau Berstatus Siaga, Asap Kawah dan Sinar Api Terpantau Jelas Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 13 Oktober 2026: Waspada Hujan dan Angin Kencang Lampung Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung, Tulang Bawang Terbanyak Bandar Lampung Pemprov Lampung Gencarkan Rapat Penting, Mulai Inflasi Hingga Eliminasi TBC Pringsewu Ribuan Warga Pringsewu Padati Jalan Sehat Kapal Api Tribun Lampung Bandar Lampung Pengungkapan 3 Ton BBM Ilegal di Tanjung Bintang, Polisi Lidik Jaringan Penyaluran Lampung Tugas Berat Kapolda Lampung Brigjen Yustan Alpiani: Atasi Narkoba, Konflik Lahan, dan Distribusi BBM
Falenofili

Falenofili

Bagikan:
Artikel ini perlu dikembangkan agar dapat memenuhi kriteria sebagai entri Wikipedia.
Bantulah untuk mengembangkan artikel ini. Jika tidak dikembangkan, artikel ini akan dihapus.
Untuk Penyerbukan oleh kupu-kupu, lihat Psychophily.
330px-Hemaris-thysbe-001.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Hemaris thysbe menghisap nektar yang letaknya dalam

Falenofili adalah jenis-jenis tumbuhan yang proses penyerbukannya dibantu oleh Ngengat yang aktif pada malam hari.[1] Jenis ngengat yang paling aktif membantu penyerbukan adalah ngengat tentara (Sphingidae).[1] Perilaku ngentat ini sama seperti burung kolibri; mereka mengapung di permukaan bunga dengan kepakan sayap yang cepat.[1] Umumnya mereka adalah hewan nokturnal (aktif di malam hari) dan aktif di subuh hari.[1]

Morfologi

250px-2015-07-27_20-51-30_Macroglossum-stellatarum.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Macroglossum stellatarum menghisap nektar kumpulan bunga Buddleja davidii

Bunga yang diserbuki oleh ngengat jenis ini biasanya meliliki putik dan kelopak bunga yang besar, berwrna mencolok tampak jelas di malam hari, dan kuat, serta memiliki aroma yang harum di sore hari, mekar malam dan pagi hari sehingga menarik ngengat yang kebanyakan merupakn hewan nokturnal.[1] Lebih banyak kumpulan bunga yg mekar daripada bunga berpolinasi kupu-kupu dan lebah, dan letak nektar lebih dalam di dalam bunga, dan terdapat perbedaan umum lain antara ciri fisik bunga pernyerbuk kupu-kupu dengan bunga berpenyerbuk ngengat.[2] Ngengat menyerap nektar dengan jumlah cukup banyak pada tiap bunga untuk mencukupi kebutuhan metabolisme selama mereka mengepakan sayapnya.[1]

Spesies, taksonomi dan jenis-jenis ngengat Penyerbuk

Ngengat lainnya seperti Noctuidae, Ngengat geometris, Pyraloidea terbang secara pelan dan menetap pada satu bunga.[3] Ngengat jenis ini tidak membutuhkan nektar yang banyak seperti Ngengat tentara, dan bunga yang menjadi target pun cenderung lebih kecil dari segi fisik.[3](Oliveira PE, PE Gibbs, and AA Barbosa (2004).[3]

Galeri dan Media

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Falenofili.
Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Falenofili.

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 Shadily, Hassan.Ensiklopedia Indonesia. Jakarta:Ichtiar Baru Van Hoeve.
  2. ↑ Faegri, K.; Van Der Pijl, L. (2013). Principles of Pollination Ecology,. Elsevier. hlm. 116, tabel perbedaan antara polinasi kupu-kupu dengan ngengat. ISBN 978-1-4832-9303-5. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 2023-07-17. Diakses tanggal 2019-06-02.{{cite book}}: Parameter tidak dikenal |comment= diabaikan
  3. 1 2 3 "Moth pollination of woody species in the Cerrados of Central Brazil: a case of so much owed to so few?". Plant Systematics and Evolution 245 (1-2): 41–54. doi:10.1007/s00606-003-0120-0)

Lihat pula

Bacaan Lanjutan


Ikon rintisan

Artikel bertopik biologi ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan