Sabtu, 07 November 2026
02:28 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Serbuk sari

Serbuk sari

Biji-bijian mengandung gametofit jantan dari tumbuhan berbiji

Bagikan:
Translation arrow icon
Artikel atau bagian artikel ini diterjemahkan secara buruk. Kualitas terjemahannya masih kurang bagus. Bagian-bagian yang mungkin diterjemahkan dari bahasa lain masih perlu diperhalus dan disempurnakan. Anda dapat mempertimbangkan untuk menelusuri referensinya dan menulis ulang artikel atau bagian artikel ini. Anda juga dapat ikut bergotong royong pada ProyekWiki Perbaikan Terjemahan.
(Pesan ini dapat dihapus jika terjemahan dirasa sudah cukup tepat. Lihat pula: panduan penerjemahan artikel)
250px-Misc_pollen.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Berbagai bentuk serbuk sari (pollen) dari berbagai jenis tumbuhan.

Serbuk sari (bahasa Inggris: pollen) merupakan modifikasi dari sel sperma yang berfungsi sebagai alat penyebaran dan perbanyakan generatif pada tumbuhan berbunga dan tumbuhan biji terbuka.[1][2]

Secara sitologi, butir serbuk sari mengandung sel dengan tiga nukleus, yaitu satu inti vegetatif (inti tabung) dan dua inti generatif (sel sperma). Sel dalam serbuk sari dilindungi oleh dua lapisan dinding sel untuk mencegah dehidrasi:

  • Intina (intine): lapisan dalam yang lebih tipis dan terdiri dari selulosa.
  • Eksina (exine): lapisan luar yang tebal, keras, dan tahan lama karena tersusun atas zat biopolimer sporopollenin.[3]

Penyerbukan

Artikel utama untuk kategori ini adalah Penyerbukan.

Transfer serbuk sari dari organ jantan (benang sari/antera) ke organ betina (putik/stigma) dinamakan penyerbukan. Berdasarkan perantaranya, penyerbukan dibedakan menjadi:

  • Anemofili (bantuan angin): Tumbuhan menghasilkan serbuk sari dalam jumlah sangat banyak, berukuran kecil, ringan, dan terkadang memiliki struktur bersayap (misalnya pada pohon pinus).
  • Entomofili (bantuan serangga): Tumbuhan menghasilkan serbuk sari yang lebih besar, lengket, dan kaya protein untuk ditarik oleh serangga penyerbuk.[3]

Alergi Serbuk Sari

Alergi akibat menghirup serbuk sari melayang di udara sering disebut sebagai hay fever (rinitis alergi). Serbuk sari yang paling sering memicu alergi berasal dari tumbuhan anemofili karena ukurannya yang kecil dan mudah terbawa angin dalam jumlah besar.

Gejala umum alergi ini meliputi bersin-bersin, hidung tersumbat, dan iritasi mata. Penanganannya dapat menggunakan obat antihistamin atau dekongestan atas petunjuk dokter.[2]

Kegunaan dalam Forensik dan Paleoekologi

Kandungan sporopollenin pada dinding luar (eksina) membuat serbuk sari sangat awet dan tidak mudah hancur dalam catatan fosil. Cabang ilmu yang mempelajari serbuk sari dinamakan palinologi.

Dalam bidang forensik dan paleoekologi, analisis jenis serbuk sari bermanfaat untuk:

  • Mengidentifikasi asal-usul lokasi atau lingkungan dari suatu objek/bukti forensik.
  • Rekonstruksi iklim dan vegetasi masa lalu (paleoklimatologi).[1]

Lihat Pula

Referensi

  1. 1 2 "Pollen | Definition, Benefits & Production". study.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-07-22.
  2. 1 2 "Pollen | Science | Research Starters | EBSCO Research". EBSCO (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-07-22.
  3. 1 2 "Pollen | Description, Characteristics, Importance, Pollination, & Facts | Britannica". www.britannica.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2026-07-22.

Pranala Luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Pollen.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan