Senin, 21 September 2026
06:00 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Divina Commedia

Divina Commedia

"The Divine Comedy" beralih ke halaman ini. Untuk kegunaan lain, lihat The Divine Comedy (disambiguasi).
"La commedia" beralih ke halaman ini. Untuk kegunaan lain, lihat Commedia.
330px-Dante_Domenico_di_Michelino_Duomo_Florence.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dante digambarkan sedang memegang satu salinan Divina Commedia, di sisi pintu masuk Neraka, tujuh teras Gunung Purgatorium, dan kota Firenze, dengan tujuh lingkar Surga di atasnya; terlukis dalam fresko karya Michelino.
250px-Divina_Commedia_1555_Edition.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Edisi pertama yang menamai puisi ini Divina Comedia, 1555.
Bagian dari seri
Mistik Kristen
Yesus Berubah Rupa
Tokoh (menurut era atau abad)
Bagian dari serial tentang
Bahasa Italia
Sejarah
Sastra dan lainnya
Tata Bahasa
Alfabet
Fonologi

Divina Commedia ([diˈviːnakomˈmɛːdja]; berarti Komedi Ilahi) adalah puisi naratif yang panjang hasil karya Dante Alighieri, penulisannya dimulai tahun ca 1308 dan terselesaikan pada tahun 1320, satu tahun sebelum wafatnya pada tahun 1321. Puisi ini secara luas dianggap sebagai karya unggulan dalam sastra Italia,[1] dan dipandang sebagai salah satu karya terbesar sastra dunia.[2] Visiun imajinatif sang penyair tentang kehidupan setelah kematian merepresentasikan pandangan dunia abad pertengahan sebagaimana yang dikembangkan dalam Gereja Barat pada abad ke-14. Divina Commedia berkontribusi membentuk bahasa Toskano, yang digunakan dalam penulisan karya ini, sebagai bahasa Italia baku.[3] Karya ini terbagi menjadi tiga bagian: Inferno, Purgatorio, dan Paradiso.

Selayang pandang, puisi ini melukiskan perjalanan Dante melintasi Neraka, Purgatorium, dan Firdaus atau Surga;[4] tetapi, pada suatu tingkatan yang lebih dalam, puisi ini secara alegoris merepresentasikan perjalanan jiwa menuju Allah.[5] Pada tingkat yang lebih dalam itu, Dante merujuk pada filsafat dan teologi Kristen, khususnya fisafat Thomistik dan Summa Theologica karya Santo Thomas Aquinas.[6] Akibatnya, Divina Commedia menjadi disebut "Summa dalam rupa puisi".[7]

Karya ini pada awalnya hanya berjudul Comedìa dan kata Divina ditambahkan oleh Giovanni Boccaccio. Edisi cetak pertama yang menambahkan kata divina pada judulnya adalah yang dihasilkan seorang humanis Venesia bernama Lodovico Dolce,[8] diterbitkan pada tahun 1555 oleh Gabriele Giolito de' Ferrari.

Galeri

Serangkaian cukil kayu yang mengilustrasikan Neraka-nya Dante, karya Antonio Manetti (1423–1497):
Dari Dialogo di Antonio Manetti, cittadino fiorentino, circa al sito, forma, et misure dello inferno di Dante Alighieri poeta excellentissimo (Firenze: F. Giunta, 1510?)
  • "Segalanya Disusutkan menjadi Satu Rencana", 1506
    "Segalanya Disusutkan menjadi Satu Rencana", 1506
  • "Bilik Neraka", 1506
    "Bilik Neraka", 1506
  • "Sekilas Neraka", 1506
    "Sekilas Neraka", 1506
  • "Lingkaran Enam dan Tujuh", 1506
    "Lingkaran Enam dan Tujuh", 1506
  • "Sarang Gerion", 1506
    "Sarang Gerion", 1506
  • "Makam Lucifer", 1506
    "Makam Lucifer", 1506
La materia della Divina commedia di Dante Alighieri, dichiarata in VI tavole, karya Michelangelo Caetani (1804–1882)
  • Halaman judul edisi 1855
    Halaman judul edisi 1855
  • Piringan I: "Ikhtisar Divina Commedia"
    Piringan I: "Ikhtisar Divina Commedia"
  • Piringan III: "Peta Neraka"
    Piringan III: "Peta Neraka"
  • Piringan IV: "Penampang Lintang Neraka"
    Piringan IV: "Penampang Lintang Neraka"
  • Piringan V: "Susunan Purgatorium"
    Piringan V: "Susunan Purgatorium"
  • Piringan VI: "Susunan Firdaus"
    Piringan VI: "Susunan Firdaus"

Lihat pula

Catatan kaki

  1. (Inggris) For example, Encyclopedia Americana, 2006, Vol. 30. p. 605: "the greatest single work of Italian literature;" John Julius Norwich, The Italians: History, Art, and the Genius of a People, Abrams, 1983, p. 27: "his tremendous poem, still after six and a half centuries the supreme work of Italian literature, remains – after the legacy of ancient Rome – the grandest single element in the Italian heritage;" and Robert Reinhold Ergang, The Renaissance, Van Nostrand, 1967, p. 103: "Many literary historians regard the Divine Comedy as the greatest work of Italian literature. In world literature it is ranked as an epic poem of the highest order."
  2. (Inggris) Bloom, Harold (1994). The Western Canon. See also Western canon for other "canons" that include the Divine Comedy.
  3. (Inggris) See Lepschy, Laura; Lepschy, Giulio (1977). The Italian Language Today. or any other history of Italian language.
  4. (Inggris) Peter E. Bondanella, The Inferno, Introduction, p. xliii, Barnes & Noble Classics, 2003, ISBN1-59308-051-4: "the key fiction of the Divine Comedy is that the poem is true."
  5. (Inggris) Dorothy L. Sayers, Hell, notes on page 19.
  6. (Inggris) Charles Allen Dinsmore, The Teachings of Dante, Ayer Publishing, 1970, p. 38, ISBN0-8369-5521-8.
  7. (Inggris) The Fordham Monthly Fordham University, Vol. XL, Dec. 1921, p. 76
  8. (Inggris) Ronnie H. Terpening, Lodovico Dolce, Renaissance Man of Letters (Toronto, Buffalo, London: University of Toronto Press, 1997), p. 166.

Pranala luar

Wikimedia Commons memiliki media mengenai The Divine Comedy.
Wikisumber memiliki naskah asli yang berkaitan dengan artikel ini:
Audio

Templat:Divine Comedy navbox Templat:Dante Templat:Francesca da Rimini

Dosa-dosa
Hieronymus Bosch – The Seven Deadly Sins and the Four Last Things
Hieronymus Bosch – The Seven Deadly Sins and the Four Last Things
Tokoh yang menjelaskan dosa
Dalam seni dan budaya
Artikel terkait

Templat:Etika kebajikan Katolik

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan