Rabu, 23 September 2026
07:24 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara

Devotio Moderna

Devotio Moderna, atau Devosi Modern, adalah sebuah gerakan untuk reformasi agama, yang menyerukan pembaharuan rasuli melalui penemuan kembali praktik-praktik kesalehan yang tulus seperti kerendahan hati, ketaatan, dan kesederhanaan hidup. Ini dimulai pada akhir abad keempat belas, terutama melalui karya Gerard Groote,[1][2] dan berkembang di Negara-negara Dataran Rendah dan Jerman pada abad kelima belas, tetapi berakhir saat Reformasi Protestan.[2]

Referensi

  1. Devotio Moderna by John H. Van Engen 1988 ISBN0-8091-2962-0 pages 7-12
  2. 1 2 The Westminster Dictionary of Christian Spirituality by Gordon S. Wakefield 1983 ISBN pages 113-114

Sumber

  • Bernard McGinn, The Varieties of Vernacular Mysticism, (New York: Herder & Herder, 2012)

Bacaan tambahan

  • Spirituality renewed: Studies on significant representatives of the Modern Devotion. Edited by Hein Blommestijn, Charles Caspers and Rijcklof Hofman (Leuven: Peeters, 2003)
  • Elias H. Füllenbach, Devotio Moderna (I. Christianity), in: Encyclopedia of the Bible and Its Reception (EBR), vol. 6 (2013), col. 716-717
  • Bernard McGinn, The Varieties of Vernacular Mysticism, (New York: Herder & Herder, 2012)
  • Van Engen, John, Sisters and Brothers of the Common Life: The Devotio Moderna and the World of the Later Middle Ages, (Philadelphia: University of Pennsylvania Press, 2008)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan