Rabu, 21 Oktober 2026
10:27 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Determinan kesehatan

Determinan kesehatan

kondisi yang memengaruhi perbedaan status kesehatan individu atau kelompok

Bagikan:
330px-Determinants_of_health_model_ID.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Salah satu model lapisan determinan kesehatan

Determinan kesehatan[a] atau penentu kesehatan adalah hal-hal yang memiliki pengaruh signifikan, baik positif maupun negatif, terhadap kesehatan.[1] Ada banyak dimensi yang dapat digunakan untuk menguraikan determinan, misalnya karakteristik dan perilaku seseorang, lingkungan fisik, serta lingkungan sosioekonomi.[2]

Determinan kesehatan merupakan salah satu topik yang banyak dibahas dalam kesehatan masyarakat. Beberapa model diajukan untuk menjelaskan determinan kesehatan, misalnya model Dahlgren dan Whitehead yang menggambarkan bahwa determinan kesehatan untuk individu atau kelompok sifatnya berlapis: lingkaran inti atau lapisan pertama adalah faktor usia, jenis kelamin, dan karakteristik biologis lainnya; lapisan kedua adalah faktor gaya hidup individu; jejaring sosial dan komunitas merupakan lapisan ketiga; lapisan keempat adalah kondisi hidup dan pekerjaan (seperti perumahan, layanan kesehatan, air dan sanitasi, pendidikan, serta pertanian dan produksi pangan); lapisan kelima yang terluar adalah kondisi umum sosioekonomi, budaya, dan lingkungan.[3][4]

Dalam beberapa dasawarsa terakhir, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menekankan pentingnya determinan sosial kesehatan, yang merupakan komponen nonmedis dalam determinan kesehatan. Sejumlah studi menunjukkan bahwa status kesehatan lebih dipengaruhi oleh determinan sosial dibandingkan dengan pengaruh fasilitas pelayanan kesehatan dan pilihan gaya hidup.[5]

Sejumlah literatur menyamakan determinan kesehatan dengan faktor risiko, sedangkan literatur lain membedakannya. Secara garis besar, determinan kesehatan mencakup variabel-variabel yang berpengaruh positif dan negatif terhadap kesehatan; faktor risiko merupakan variabel yang berpengaruh negatif; sementara faktor pelindung merupakan variabel yang berpengaruh positif. Determinan kesehatan banyak digunakan pada bidang kesehatan masyarakat, sedangkan faktor risiko pada praktik klinis pada individu atau penyakit tertentu.[6] Selain itu, istilah determinan dianggap lebih netral dibandingkan faktor risiko.[7]

Catatan

  1. ↑ kadang juga disebut determinan penyakit

Referensi

  1. ↑ Lawrence, R.J. (2014). Understanding Environmental Quality Through Quality of Life (QOL) Studies. Elsevier. hlm. B9780124095489091399. doi:10.1016/b978-0-12-409548-9.09139-9. ISBN 978-0-12-409548-9.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ "Determinants of health". World Health Organization. 3 Februari 2017. Diakses tanggal 5 Januari 2023.
  3. ↑ Dahlgren, Göran; Whitehead, Margaret (1991). "Policies and strategies to promote social equity in health. Background document to WHO - Strategy paper for Europe". Arbetsrapport 2007: 14.
  4. ↑ "Determinan Kesehatan". International Conference on Public Health. Diakses tanggal 5 Januari 2023.
  5. ↑ "Social determinants of health". World Health Organization. Diakses tanggal 8 Januari 2023.
  6. ↑ Rahmad, M. Hafizur (2021). "Re: Why the continuing misuse of terminologies- factors associated with vs. predictors vs. determinants?". Research Gate. Diakses tanggal 8 Januari 2023.
  7. ↑ "'Risk Factors' or 'Determinants' – The NCD Debate". Global Health Watch. 2 Maret 2015. Diakses tanggal 8 Januari 2023.
Konsep
Ilmu
Ilmu kesehatan
Lintas disiplin
Lingkup
Pemeliharaan
Lain-lain
Konsep dalam penyakit infeksius dan penyakit menular
Determinan
Agen
Inang
Lingkungan
Penularan
Konsep dasar
Mode
Rute
Pemodelan
Tingkat kejadian
Tindakan pencegahan
dan pengendalian
Farmasi
Nonfarmasi
Infeksi baru
Lainnya
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan