Rabu, 21 Oktober 2026
11:40 WIB
TERKINI
Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Pesawaran Pesawaran Jadi Pelopor Lampung, Lantik Pengurus Abpednas di 11 Kecamatan Lampung Tengah Asap Tebal TPA Bandar Jaya Picu Tabrakan Beruntun di Tol Trans-Sumatera, Dua Korban Luka Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 19 Oktober 2026: Waspada Hujan Malam Hari
Profilaksis prapajanan HIV

Profilaksis prapajanan HIV

Penggunaan obat-obatan untuk mencegah pajanan penyakit pada orang yang belum tertular oleh agen penyebabnya

Bagikan:
250px-Truvada.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tablet Truvada, yaitu kombinasi tenofovir/emtrisitabin yang digunakan sebagai profilaksis prapajanan

Profilaksis prapajanan (bahasa Inggris:Pre-exposure prophylaxis, disingkat PrEP) adalah penggunaan obat-obatan untuk mencegah penyakit pada orang yang belum pernah terpapar dengan agen penyebab penyakit tersebut. Istilah ini khususnya mengacu kepada penggunaan obat-obatan antiretroviral sebagai strategi pencegahan HIV/AIDS.

PrEP adalah salah satu strategi pencegahan HIV untuk mereka yang belum mengidap HIV, tetapi menghadapi risiko tertular HIV yang tinggi, seperti orang dewasa yang aktif secara seksual, pemakai jarum suntik untuk narkoba, dan pasangan yang serodiskordan (salah satu pasangan mengidap HIV, yang lainnya tidak).[1]

Saat ini, satu-satunya obat yang disarankan oleh organisasi kesehatan untuk PrEP HIV/AIDS adalah Truvada, yang merupakan merk dagang dari kombinasi tenofovir/emtrisitabin. Pasien PrEP mengonsumsi Truvada setiap hari dan juga harus pergi ke dokter paling tidak setiap tiga bulan untuk melakukan cek HIV.[1] Jika digunakan dengan benar, PrEP sangat efektif dalam mengurangi risiko tertular HIV.[2] PrEP dibuat dengan maksud untuk digunakan bersamaan dengan strategi yang mengurangi risiko lainnya, seperti penggunaan kondom, karena orang yang mengonsumsi PrEP masih menghadapi risiko tertular HIV, terutama mereka yang tidak mengonsumsinya secara rutin, dan juga karena orang yang memakai PrEP masih menghadapi risiko terkena penyakit menular seksual lainnya.[3]

Kegunaan klinis

Di Amerika Serikat, pemerintah menyarankan penggunaan PrEP untuk orang dewasa yang status HIV-nya negatif dengan karakteristik berikut:

  • Aktif secara seksual dalam enam bulan terakhir dan TIDAK sedang dalam hubungan monogami dengan pasangan yang status HIV-nya negatif, dan mereka yang...[1]
    • termasuk dalam kategori laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki, dan yang...
    • atau orang dewasa yang aktif secara seksual (laki-laki atau perempuan dengan partner laki-laki atau perempuan), dan yang...
      • merupakan seorang laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki dan perempuan, atau...
      • berhubungan seks dengan partner dengan risiko HIV yang tinggi (contohnya pengguna obat suntik, laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki) tanpa penggunaan kondom secara konsisten
  • atau siapapun yang telah menyuntikkan obat-obatan terlarang dalam enam bulan terakhir, berbagi peralatan suntik obat rekreasional dengan pengguna narkoba lainnya dalam enam bulan terakhir, atau yang telah mendapat penanganan medis akibat penggunaan obat suntik dalam enam bulan terakhir

Biasanya uji laboratorium diperlukan sebelum mulai menggunakan PrEP, termasuk uji HIV. Setelah PrEP dimulai, pasien diminta untuk bertemu dengan penyedia PrEP paling tidak setiap tiga hingga enam bulan.[1]

Efek samping

Hasil penelitian telah menunjukkan bahwa PrEP aman untuk sebagian besar pasien, walaupun kadang ada efek samping. Kadang-kadang pasien mengalami "sindrom baru mulai" yang meliputi mual, sakit kepala, dan/atau sering mengeluarkan gas, tetapi gejala-gejala ini biasanya hilang dalam waktu beberapa minggu setelah mulai mengonsumsi PrEP.[1][4] Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa penggunaan Truvada dapat mengakibatkan penurunan fungsi ginjal, tetapi penurunan ini tidak berbahaya dan akan stabil lagi setelah beberapa minggu.[5][6]

Lihat pula

Catatan kaki

  1. 1 2 3 4 5 US Public Health Service. "PREEXPOSURE PROPHYLAXIS FOR THE PREVENTION OF HIV INFECTION IN THE UNITED STATES - 2014" (PDF). Centers for Disease Control. Diakses tanggal 15 Desember 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ "Pre-Exposure Prophylaxis for the Prevention of HIV Infection in High Risk Populations: A Meta-Analysis of Randomized Controlled Trials". Februari 3, 2014. doi:10.1371/journal.pone.0087674.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ Lowder, J Bryan (Februari 26, 2016). "PrEP Is Not Magic—and Treating It That Way Undermines Its Incredible Power". Slate. Diakses tanggal November 29, 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ Celum, CL (Desember 2011). "HIV preexposure prophylaxis: new data and potential use". Topics in antiviral medicine. 19 (5): 181–5. PMID 22298887.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Treatment News (23 Februari 2016). "Truvada as PrEP Against HIV Leads to Modest Decline in Kidney Function". Poz.com. Diakses tanggal 15 Desember 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Carter, Michael (18 Februari 2014). "PREP Truvada PrEP does not harm the kidneys, trial shows". AIDSMap.com. Diakses tanggal 15 Desember 2017.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Bacaan lanjut

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan