Senin, 21 September 2026
10:06 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Kebugaran

Kebugaran

250px-C%E1%BB%ADa_h%C3%A0ng_t%E1%BA%ADp_th%E1%BB%83_h%C3%ACnh.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tempat otot tumbuh besar
250px-Concept_2_Indoor_Rowers.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Alat olahraga

Kebugaran adalah kemampuan tubuh dalam menyesuaikan beban fisik yang diterima karena melakukan kegiatan sehari-hari tanpa menimbulkan kelelahan yang berarti. Kebugaran merupakan suatu kebutuhan yang perlu dipenuhi seseorang agar dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan baik tanpa mengalami gangguan kesehatan dan kelelahan yang berlebih.[1]

Faktor penentu

  • Makan yang cukup secara kualitas maupun kuantitas, yakni memenuhi syarat makanan sehat berimbang, cukup energi dan nutrisi. Makanan tersebut meliputi karbohidrat, lemak, protein, vitamin, mineral, dan air dengan proporsi karbohidrat 60%, lemak 25%, dan protein 15%. Selain itu untuk mendapatkan tingkat kebugaran yang baik dituntut meninggalkan kebiasaan tidak sehat seperti merokok, minum beralkohol, makan berlebihan dan tidak teratur.
  • Istirahat sangat diperlukan agar tubuh memiliki kesempatan melakukan pemulihan (recovery), sehingga dapat melakukan kerja atau aktivitas sehari-hari dengan nyaman. Dalam sehari semalam, umumnya seseorang dengan usia 15-19 tahun memerlukan lama tidur 8 hingga 9 jam.
  • Berolahraga adalah salah satu alternatif paling efektif dan aman untuk memperoleh kebugaran sebab berolahraga mempunyai multi manfaat, antara lain fisik (meningkatkan komponen kebugaran), manfaat psikis (lebih tahan terhadap stress, lebih mampu berkonsentrasi), dan manfaat sosial (menambah percaya diri dan sarana berinteraksi).[2]

Komponen

Komponen kebugaran yang berkaitan dengan kesehatan antara lain kekuatan otot, daya tahan otot, daya tahan aerobik, kelenturan. Serta komponen kebugaran jasmani yang berkaitan dengan keterampilan antara lain koordinasi, kelincahan, kecepatan gerak, daya ledak otot, dan keseimbangan. Komponen-komponen kebugaran jasmani adalah faktor penentu derajat kondisi setiap individu.[3]

Kesehatan

  • Kekuatan merupakan bagian dari kebugaran jasmani yang menggunakan kemampuan fisik seseorang, terutama dalam hal penggunaan otot. Beberapa latihan fisik yang melibatkan kekuatan otot ialah sit up, push up, dan squat jump.
  • Daya otot merupakan unsur kebugaran jasmani yang berkaitan dengan kemampuan otot untuk mendukung aktivitas sehari-hari. Beberapa latihan untuk melatih daya otot ialah side jump, vertikal jump, dan front jump.
  • Daya tahan berhubungan erat dengan stamina agar bisa melakukan aktivitas dalam jangka waktu lama. Untuk memiliki daya tahan tubuh yang bagus memerlukan latihan yang kompleks. Untuk meningkatkan kinerja paru-paru, jantung, sistem peredaran darah, dan kekuatan otot. Latihan yang bisa diterapkan untuk meningkatkan daya tahan, ialah jogging atau lari minimal selama 30 menit sehari.
  • Daya lentur adalah tingkat penyesuaian seseorang dalam berbagai jenis aktivitas kerja secara efektif dan efisien dengan cara penguluran tubuh yang baik. Apabila seseorang memiliki kelenturan yang baik, maka orang tersebut bisa terhindar dari berbagai risiko cedera.[4]

Keterampilan

  • Kecepatan dalam kebugaran jasmani dimaknai sebagai kemampuan agar seseorang bisa melakukan tugas dengan baik dan benar. Satu di antara latihan untuk meningkatkan kecepatan ialah lari.
  • Kelincahan merupakan unsur kebugaran jasmani yang berkaitan dengan kemampuan menyesuaikan diri dengan keadaan saat melakukan aktivitas sehari-hari. Beberapa latihan yang bisa dilakukan untuk melatih kelincahan, seperti berlari naik turun tangga dan zig-zag.
  • Keseimbangan adalah kemampuan seseorang mengendalikan tubuh sehingga berbagai gerakan yang dilakukan bisa dilakukan dengan baik dan benar. Salah satu latihan yang mampu meningkatkan keseimbangan tubuh adalah senam.
  • Koordinasi adalah sebuah kemampuan seseorang mengintegrasi berbagai gerakan yang beda dan mampu koordinasikan seluruh bagian tubuh dengan baik dan benar.[4]
  • Daya ledak otot adalah kemampuan untuk mengerahkan kekuatan maksimal otot dalam waktu yang sangat cepat. Daya ledak ini merupakan aktivitas secara tiba-tiba dan cepat dengan mengerahkan seluruh kekuatan otot dalam waktu yang singkat. Dalam hal ini dikemukakan bahwa daya ledak atau kekuatan atau force x kecepatan atau Velocity (P=F x v).[5]

Latihan kebugaran

latihan kebugaran merupakan hal penting bagi setiap individu untuk menjaga kondisi fisiknya agar tetap mampu beraktivitas dari hari ke hari, latihan kebugaran berhubungan dengan aktivitas fisik seperti berlari, bersepeda berenang dan aktivitas fisik lainnya, bagi manusia pada umumnya agar tetap mampu menjaga kondisi fisiknya atau kebugaran minimal melakukan latihan 30 menit setiap harinya, diluar dari aktivitas atau rutinitas sehari-hari. latihan yg dianjurkan seperti jogging, bersepeda, berenang, senam, dll.

Pengaruh

Mengontrol tekanan darah

Kebugaran jasmani telah terbukti dapat menjaga tekanan darah dalam tubuh. Aktif bergerak dan rutin melakukan latihan fisik dapat meningkatkan kekuatan jantung sebagai organ utama yang berperan dalam mengatur tekanan darah sistolik dan diastolik. Tekanan darah dalam tubuh akan meningkat ketika manusia aktif bergerak dan akan kembali normal ketika ia berhenti beraktivitas. Proses kardiovaskular ini akan semakin mudah terjadi apabila manusia secara rutin melakukan aktivitas fisik.[6]

Mengurangi risiko peradangan

Beberapa penelitian telah menemukan hubungan pada peningkatan aktivitas fisik terhadap berkurangnya peradangan (inflamasi).[7] Aktivitas fisik dapat mendorong terbentuknya respons jangka pendek terhadap peradangan dan pengaruh antiradang jangka panjang.[8]

Sistem imun

Aktivitas fisik dapat meningkatkan sistem imun. Pengaruh ini bergantung pada konsentrasi hormon (seperti hormon reproduksi, hormon metabolisme, dan hormon pertumbuhan), suhu tubuh, aliran darah, hidrasi, dan posisi tubuh.[9] Aktivitas fisik telah terbukti dapat meningkatkan jumlah sel pembunuh alami (NK), sel NK T, makrofag, neutrofil, eosinofil, komplemen, sitokin, antibodi, dan sel T pembunuh.[10][11] Meskipun demikian, mekanisme yang mengatur hubungan antara aktivitas fisik dan sistem imun belum benar-benar diketahui.

Mengontrol berat badan

Artikel utama: Mengontrol berat badan
Lihat pula: diet sehat

Lainnya

  • Mempertahankan dan meningkatkan taraf kesegaran jasmani yang baik.
  • Mengadakan koreksi terhadap kesalahan sikap dan gerak.
  • Membentuk sikap dan gerak.
  • Membentuk kondisi fisik (kekuatan otot, kelincahan, ketahanan, keluwesan, dan kecepatan).
  • Membentuk berbagai sikap kejiwaan (membentuk keberanian, kepercayaan, dan kesiapan diri, serta kesanggupan bekerja sama).
  • Memberikan rangasangan bagi pertumbuhan tubuh, khususnya bagi anak-anak.
  • Memupuk rasa tanggung jawab terhadap kesehatan diri sendiri dan masyarakat.

Referensi

  1. Nugroho, Faozan Tri (2020-06-03). "Pengertian Kebugaran Jasmani, Ketahui Manfaatnya bagi Tubuh". bola.com. Diakses tanggal 2021-01-17.
  2. Adi, Sapto; Supriyadi; Masgumelar, Ndaru Kukuh (2020-08-27). Model-Model Exercise dan Aktivitas Fisik untuk Kebugaran Jasmani Anak SD. Malang: Wineka Media. hlm. 39. ISBN 978-623-7607-25-0.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  3. Prasetio, Edo; Sutisyana, Ari; Ilahi, Bogy Restu (2017-12-18). "Tingkat Kebugaran Jasmani Berdasarkan Indeks Massa Tubuh pada Siswa SMP Negeri 29 Bengkulu Utara". Kinestetik : Jurnal Ilmiah Pendidikan Jasmani. 1 (2): 87. doi:10.33369/jk.v1i2.3470. ISSN 2685-6514.
  4. 1 2 Tysara, Laudia (2020-12-08). Kinapti, Tyas Titi (ed.). "Pengertian Kebugaran Jasmani, Pahami Unsur dan Manfaat Latihannya". Liputan6.com. Diakses tanggal 2021-01-17.
  5. Adi, Sapto; Supriyadi; Masgumelar, Ndaru Kukuh (2020-08-27). Model-Model Exerciise dan Aktivitas Fisik untuk Kebugaran Jasmani Anak SD. Malang: Wineka Media. hlm. 44. ISBN 978-623-7607-25-0.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  6. "Exercise: A Drug-free Approach to Lowering High Blood Pressure". mayoclinic.org.
  7. Colbert LH, Visser M, Simonsick EM, Tracy RP, Newman AB, Kritchevsky SB, Pahor M, Taaffe DR, Brach J, Rubin S, Harris TB (Juli 2004). "Physical activity, exercise, and inflammatory markers in older adults: findings from the Health, Aging and Body Composition Study". Journal of the American Geriatrics Society. 52 (7): 1098–104. doi:10.1111/j.1532-5415.2004.52307.x. PMID 15209647. S2CID 21589600.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. Kasapis C, Thompson PD (Mei 2005). "The effects of physical activity on serum C-reactive protein and inflammatory markers: a systematic review". Journal of the American College of Cardiology. 45 (10): 1563–9. doi:10.1016/j.jacc.2004.12.077. PMID 15893167.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. Nieman DC (Maret 1997). "Exercise immunology: practical applications". International Journal of Sports Medicine. 18 Suppl 1: S91–100. doi:10.1055/s-2007-972705. PMID 9129268.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  10. Fairey AS, Courneya KS, Field CJ, Mackey JR (Januari 2002). "Physical exercise and immune system function in cancer survivors: a comprehensive review and future directions". Cancer. 94 (2): 539–51. doi:10.1002/cncr.10244. PMID 11900239. S2CID 24526200.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. Kruijsen-Jaarsma M, Révész D, Bierings MB, Buffart LM, Takken T (2013-01-01). "Effects of exercise on immune function in patients with cancer: a systematic review". Exercise Immunology Review. 19: 120–43. PMID 23977724.

Lihat pula

Bacaan lanjutan

Wikimedia Commons memiliki media mengenai Kebugaran.
Konsep
Ilmu
Ilmu kesehatan
Lintas disiplin
Lingkup
Pemeliharaan
Lain-lain
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan