Selasa, 27 Oktober 2026
07:29 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Bandar Lampung Polda Lampung Luncurkan Operasi Patuh Krakatau 2026: 702 Personel Siap Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas Bandar Lampung Pembakaran Sampah Diduga Picu Kebakaran Lahan di Panjang Bandar Lampung Bandar Lampung Waspada Hujan Ringan: Prakiraan Cuaca Lampung Sepanjang 24 Oktober 2026 Bandar Lampung Penundaan Pembahasan APBD Lampung 2027: Berkas dan Data Terkini Jadi Kunci Bandar Lampung Fokus Pendidikan dan Ekonomi Desa, Lampung Matangkan APBD 2027 Bandar Lampung Polisi Hadir di Jalanan: Ratusan Makan Siang Gratis Eratkan Hubungan Warga Bandar Lampung

Dosis infektif minimum

dosis minimum patogen yang diperlukan untuk menginisiasi infeksi

Bagikan:

Dosis infektif minimum (bahasa Inggris:minimum infective dose; disingkat MID) adalah dosis minimum partikel agen infeksi (misalnya virus atau bakteri) yang diperlukan untuk menginisiasi infeksi.[1] Biasanya, dosis infektif minimum dihitung dengan TCID50 (the median of tissue culture infectious dose), yaitu konsentrasi (titer) patogen—umumnya virus—yang diperlukan untuk menginfeksi 50% dari kultur sel.[2] Dosis infektif minimum merupakan parameter yang digunakan untuk mengukur infektivitas suatu patogen.

Referensi

  1. ↑ Yezli, Saber; Otter, Jonathan A. (2011). "Minimum Infective Dose of the Major Human Respiratory and Enteric Viruses Transmitted Through Food and the Environment". Food and Environmental Virology. 3 (1): 1–30. doi:10.1007/s12560-011-9056-7. ISSN 1867-0334. PMC 7090536.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Format PMC (link)
  2. ↑ Lei, Chengfeng; Yang, Jian; Hu, Jia; Sun, Xiulian (2021). "On the Calculation of TCID50 for Quantitation of Virus Infectivity". Virologica Sinica. 36 (1): 141–144. doi:10.1007/s12250-020-00230-5. ISSN 1674-0769. PMC 7973348. PMID 32458296.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Format PMC (link)
Konsep dalam penyakit infeksius dan penyakit menular
Determinan
Agen
Inang
Lingkungan
Penularan
Konsep dasar
Mode
Rute
Pemodelan
Tingkat kejadian
Tindakan pencegahan
dan pengendalian
Farmasi
Nonfarmasi
Infeksi baru
Lainnya


Ikon rintisan

Artikel bertopik kedokteran atau medis ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan