Minggu, 20 September 2026
18:36 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Lumba-lumba samudra

Lumba-lumba samudra

Lumba-lumba laut
Rentang waktu: Late Oligocene – Recent
250px-PacificWhiteSidedDolphine.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lumba-lumba sisi-putih pasifik
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Artiodactyla
Infraordo: Cetacea
Superfamili: Delphinoidea
Famili: Delphinidae
Gray, 1821
Genus tipe
Delphinus
Genera

Lihat teks.

Artikel takson sembarang

Lumba-lumba samudra atau Delphinidae adalah sebuah famili lumba-lumba yang tersebar luas dan hidup di laut. Hingga sekarang, telah dikenal hampir 40 spesies hidup yang berbeda. Mereka mencakup beberapa spesies besar yang nama umumnya mengandung "paus" alih-alih "lumba-lumba", seperti Globicephalinae (paus kepala bulat seperti paus pembunuh palsu dan paus pilot). Delphinidae adalah sebuah famili yang berada di superfamili Delphinoidea, yang juga mencakup lelumba-hitam (Phoconidae) dan Monodontidae (paus beluga dan narwhal). Lumba-lumba sungai adalah kerabat dari Delphinoidea.

Lumba-lumba samudra memiliki ukuran mulai dari panjang 1.7 m dan berat 50 kilogram yaitu lumba-lumba Maui, hingga panjang 9.4 m dan berat 10 yaitu orca, yang merupakan jenis lumba-lumba terbesar. Beberapa spesies memiliki ciri dimorfisme seksual; jantan lebih besar daripada betina. Mereka memiliki tubuh berotot mulus (streamlined) dan dua lengan yang termodifikasi menjadi sirip. Meski tidak se-fleksibel anjing laut, beberapa lumba-lumba dapat berenang hingga kecepatan 29 km/jam untuk beberapa saat.[1] Kebanyakan dephinid memakan ikan sebagai makanan utamanya, beserta dengan sejumlah kecil cumi-cumi dan krustasea kecil. Namun, beberapa spesies terspesialisasi dalam memakan cumi-cumi, atau, dalam kasus orca, juga memakan mamalia laut dan burung. Semua Lumba-lumba samudra merupakan hewan karnivor. Mereka biasanya memiliki sekitar 100 sampai 200 gigi, meski beberapa spesies mempunyai gigi kurang dari itu. Lumba-lumba samudra bergerak dalam sebuah kawanan besar yang disebut dengan pod. Satu pod dapat terdiri dari seribu individu pada spesies yang sama. Masing-masing koloni ini mencari makan pada area hingga ratusan kilometer persegi. Beberapa pod memiliki struktur sosial yang longgar, dengan beberapa individu acapkali bergabung atau keluar dari kawanan, tetapi beberapa lainnya tampaknya memiliki struktur sosial yang lebih permanen, barangkali didominasi oleh seekor jantan dan harem-haren betina.[2] Individu-individu berkomunikasi melalui suara, menghasilkan siulan berfrekuensi rendah dan decakan pita lebar frekuensi tinggi (80–220 kHz), yang umumnya digunakan untuk ekolokasi. Gestasi berlangsung selama 10 sampai 18 bulan, dan menghasilkan kelahiran sejumlah satu anak. Beberapa spesies beradaptasi dengan baik untuk berenang di laut dalam. Mereka memiliki lapisan lemak, atau "blubber".

Meski Lumba-lumba samudra dapat ditemukan di seluruh dunia, kebanyakan spesies lebih memilih perairan-perairan hangat di zona tropik, namun beberapa, seperti lumba-lumba paus sikat, lebih memilih tinggal di daerah beriklim dingin. Beberapa memiliki distribusi global, seperti orca. Lumba-lumba jantan biasanya kawin dengan beberapa betina setiap tahun, tetapi betina hanya kawin setiap 2 sampai 3 tahun. Anak lumba-lumba biasanya lahir di musim semi dan panas, dan betina memiliki semua kewajiban untuk membesarkannya. Induk beberapa spesies berpuasa dan menyusui anaknya untuk waktu yang relatif lama.

Lumba-lumba samudra terkadang diburu pada beberapa tempat seperti di Jepang, pada suatu kegiatan yang dikenal sebagai perburuan giring lumba-lumba. Selain perburuan dengan cara menggiring tadi, lumba-lumba juga terancam dari rucahan, kehilangan habitat, dan polusi laut. Lumba-lumba telah digambarkan pada beragam jenis budaya dari seluruh dunia. Mereka juga terkadang muncul pada literatur dan film, seperti pada film Free Willy. Lumba-lumba juga terkadang dikandangkan dan dilatih agar digunakan pada pertunjukkan-pertujukkan. Spesies lumba-lumba yang paling sering dikandangkan adalah lumba-lumba hidung botol.

Taksonomi

250px-Etruridelphis-giuliiBologna.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tengkorak Etruridelphis giulii di Bologna

Delphinidae, tekhususnya lumba-lumba hidung botol, dapat kawin hibrida dengan beragam jenis spesies delphinid lainnya[ wholphin adalah salah satu dari beberapa kemungkinan hibrida.[3]

Enam spesies, terkadang disebut dengan nama "ikan hitam" ("blackfish"), adalah lumba-lumba yang biasanya disebut sebagai paus: orca, paus kepala-melon, paus pembunuh kerdil, paus pembunuh palsu, dan dua spesies paus pilot, namun mereka semua diklasifikasikan dibawah famili Delphinidae.[4]

Analisis molekuler baru mengindikasikan bahwa beberapa genera delphinid (terkhususnya Stenella dan Lagenorhynchus) tidak monofiletk seperti yang sekarang dianggap.[5] Oleh karena itu, kemungkinan besar akan terjadi revisi taksonomi signifikan pada famili ini.[6]

Klasifikasi famili Delphinidae dari Perrin (1989) merefleksikan pandangan tradisional mengenai antar-hubungan spesies. Klasifikasi famili Delphinidae yang sudah direvisi yang didasari oleh anaisis sistematis molekuler; diadaptasi dari LeDuc et al. (1999) dan McGowen et al. (2019).[7][8][9][10] Spesies yang diakui oleh Society for Marine Mammalogy's taxonomic Committee (2021)[11]
  • Famili Delphinidae
    • Subfamili Delphininae
      • Delphinus delphis
      • Lagenodelphis hosei
      • Sousa teuszii
      • Sousa chinensis
      • Sousa plumbea
      • Sousa sahulensis
      • Sotalia fluviatilis
      • Sotalia guianensis
      • Stenella attenuata
      • Stenella clymene
      • Stenella coeruleoalba
      • Stenella frontalis
      • Stenella longirostris
      • Tursiops aduncus
      • Tursiops truncatus
    • Subfamili Lissodelphininae
      • Cephalorhynchus commersonii
      • Cephalorhynchus eutropia
      • Cephalorhynchus heavisidii
      • Cephalorhynchus hectori
      • Lissodelphis borealis
      • Lissodelphis peronii
    • Subfamili Globicephalinae
    • Subfamili Orcininae
    • Subfamili incerta sedis
      • Lagenorhynchus acutus
      • Lagenorhynchus albirostris
      • Lagenorhynchus australis
      • Lagenorhynchus cruciger
      • Lagenorhynchus obliquidens
      • Lagenorhynchus obscurus
  • Lumba-lumba dan paus mirip lumba-lumba bergigi
    Lumba-lumba dan paus mirip lumba-lumba bergigi
  • Cephalorhynchus commersonii
    Cephalorhynchus commersonii
  • Sotalia fluviatilis
    Sotalia fluviatilis
  • Sousa plumbea
    Sousa plumbea
  • Delphinus capensis
    Delphinus capensis
  • Lagenodelphis hosei
    Lagenodelphis hosei
  • Lagenorhynchus obscurus
    Lagenorhynchus obscurus
  • Lissodelphis borealis
    Lissodelphis borealis
  • Stenella attenuata
    Stenella attenuata
  • Steno bredanensis
    Steno bredanensis
  • Tursiops truncatus
    Tursiops truncatus
  • Feresa attenuata
    Feresa attenuata
  • Globicephala melas
    Globicephala melas
  • Grampus griseus
    Grampus griseus
  • Peponocephala electra
    Peponocephala electra
  • Orcaella brevirostris
    Orcaella brevirostris
  • Orcinus orca
    Orcinus orca
  • Pseudorca crassidens
    Pseudorca crassidens

Referensi

  1. Grady, John M.; Maitner, Brian S.; Winter, Ara S.; Kaschner, Kristin; Tittensor, Derek P.; Record, Sydne; Smith, Felisa A.; Wilson, Adam M.; Dell, Anthony I.; Zarnetske, Phoebe L.; Wearing, Helen J. (2019-01-24). "Metabolic asymmetry and the global diversity of marine predators". Science. 363 (6425): eaat4220. doi:10.1126/science.aat4220. ISSN 0036-8075. PMID 30679341. S2CID 59248474.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
  2. Evans, Peter G.H. (1984). Macdonald, D. (ed.). The Encyclopedia of Mammals. New York: Facts on File. hlm. 180–185. ISBN 978-0-87196-871-5.
  3. Carroll, Sean (2010). "Hybrids May Thrive Where Parents Fear to Tread". Science: Remarkable Creatures. Diakses tanggal 31 Oktober 2015.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. Leatherwood, S.; Prematunga, W.P.; Girton, P.; McBrearty, D.; Ilangakoon, A.; McDonald, D (1991). Records of 'blackfish' (killer, false killer, pilot, pygmy killer, and melon-headed whales) in the Indian Ocean Sanctuary, 1772–1986 in Cetaceans and cetacean research in the Indian Ocean Sanctuary. UNEP Marine Mammal Technical Report. hlm. 33–65. ASIN B00KX9I8Y8.
  5. LeDuc, R.G.; Perrin, W.F.; Dizon, A.E. (Juli 1999). "Phylogenetic relationships among the delphinid cetaceans based on full cytochrome b sequences". Marine Mammal Science. 15 (3): 619–648. doi:10.1111/j.1748-7692.1999.tb00833.x. ISSN 0824-0469.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. Hassanin, A.; et al. (2012). "Pattern and timing of diversification of Cetartiodactyla (Mammalia, Laurasiatheria), as revealed by a comprehensive analysis of mitochondrial genomes". Comptes Rendus Biologies. 335 (1): 32–50. doi:10.1016/j.crvi.2011.11.002. PMID 22226162.
  7. LeDuc, Rick (2002). "Delphinids, Overview". Dalam Perrin, William R; Wiirsig, Bernd; Thewissen, J G M (ed.). Encyclopedia of Marine Mammals. Academic Press. hlm. 310–4. ISBN 978-0-12-551340-1.
  8. Harlin-Cognato, April D; Honeycutt, Rodney L (2006). "Multi-locus phylogeny of dolphins in the subfamily Lissodelphininae: character synergy improves phylogenetic resolution". BMC Evol Biol. 6 (87): 87. doi:10.1186/1471-2148-6-87. PMC 1635737. PMID 17078887.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link)
  9. Cunha, Haydée A; Moraes, Lucas C; Medeiros, Bruna V.; Lailson-Brito Jr, José; da Silva, Vera M. F.; Solé-Cava, Antonio M.; Schrago, Carlos G. (2011). "Phylogenetic Status and Timescale for the Diversification of Steno and Sotalia Dolphins". PLOS ONE. 6 (12): e28297. Bibcode:2011PLoSO...628297C. doi:10.1371/journal.pone.0028297. PMC 3233566. PMID 22163290.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link) Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
  10. McGowen, Michael R; Tsagkogeorga, Georgia; Álvarez-Carretero, Sandra; dos Reis, Mario; Struebig, Monika; Deaville, Robert; Jepson, Paul D; Jarman, Simon; Polanowski, Andrea (2019-10-21). "Phylogenomic Resolution of the Cetacean Tree of Life Using Target Sequence Capture". Systematic Biology. 69 (3): 479–501. doi:10.1093/sysbio/syz068. ISSN 1063-5157. PMC 7164366. PMID 31633766.
  11. "Society for Marine Mammalogy". Society for Marine Mammalogy (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2022-02-07.
Ordo Cetacea yang masih hidup
Balaenidae
Balaena
Eubalaena
Balaenopteridae
Balaenoptera
Megaptera
Eschrichtiidae
Eschrichtius
Neobalaenidae
Caperea
Delphinidae
Cephalorhynchus
Delphinus
Feresa
Globicephala
Grampus
Lagenodelphis
Lagenorhynchus
Lissodelphis
Orcaella
Orcinus
Peponocephala
Pseudorca
Sotalia
Sousa
Stenella
Steno
Tursiops
Monodontidae
Delphinapterus
Monodon
Phocoenidae
Neophocaena
Phocoena
Phocoenoides
Physeteridae
Physeter
Kogiidae
Kogia
Iniidae
Inia
Lipotidae
Lipotes
Platanistidae
Platanista
Pontoporiidae
Pontoporia
Ziphiidae
(Hyperoodontidae)
Berardius
Hyperoodon
Indopacetus
Mesoplodon
Tasmacetus
Ziphius
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan