Selasa, 29 September 2026
14:56 WIB
TERKINI
Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Nasional Saksi Ungkap Penolakan Uang 1 Juta Dolar AS untuk Pansus Haji oleh Dua Tokoh Megapolitan Demo Buruh di DPR Lumpuhkan Gatot Subroto: Simak Jalur Alternatifnya Megapolitan Komunikasi Terputus Jadi Akar Tabrakan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi Regional KPU Batam Musnahkan Ribuan Surat Suara Rusak, Jaga Integritas Pemilu Regional Gagal Menulis Ulang: Konten Berita Tidak Memadai Way Kanan Kepala Toko Alfamart Way Kanan Diduga Gelapkan Rp141 Juta, Dua Pelaku Ditangkap Hiburan Lisa BLACKPINK Ukir Sejarah: Solois Asia Pertama Sabet Best Pop MTV VMAs 2026 Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Turun Drastis Rp17 Ribu, Cek Daftar Lengkap 29 September 2026 Hiburan TXT Gegerkan Penggemar dengan Mini Album 'PERFECT STORM' dan Tur Dunia Termasuk Jakarta Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang
Paus sperma

Paus sperma

spesies mamalia

Bagikan:
Paus sperma
Rentang waktu: Oligosen – sekarang 25–0 jtyl
250px-Mother_and_baby_sperm_whale.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Seekor paus sperma sedang berenang bersama dengan anaknya
250px-Sperm_whale_size.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Perbandingan ukuran dengan manusia
CITES Apendiks I (CITES)[2]
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Artiodactyla
Infraordo: Cetacea
Famili: Physeteridae
Genus: Physeter
Spesies:
P. macrocephalus
Nama binomial
Physeter macrocephalus
250px-Sperm_whale_distribution_%28Pacific_equirectangular%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Habitat utama (bintik hitam)
Sinonim
  • Physeter catodon Linnaeus, 1758
  • Physeter microps Linnaeus, 1758
  • Physeter tursio Linnaeus, 1758
  • Physeter australasianus Desmoulins, 1822

Koteklema,[3][4][5] paus sperma (bahasa Inggris:sperm whale), atau paus kepala kotak (Physeter macrocephalus) adalah hewan terbesar dalam kelompok paus bergigi sekaligus hewan bergigi terbesar di dunia.

Paus ini dinamakan 'paus sperma' karena pada awalnya bahan putih susu spermaceti yang terdapat pada kepalanya dikira sebagai sperma. Kepala paus sperma yang besar dan bentuk keseluruhannya yang berbeda, ditambah lagi kemunculannya dalam novel Moby-Dick yang ditulis oleh Herman Melville, membuatnya juga dikenal sebagai paus arketipe (archetype). Sebagian karena Melville, paus sperma sering dihubungkan dengan Leviathan semi-mistis dari cerita-cerita Alkitab. Paus sperma juga dulu dikenal sebagai Common Cachalot.

Deskripsi fisik

Ciri khas dari paus sperma adalah kepalanya yang besar, lebih-lebih untuk pejantannya, yang biasanya bisa mencapai sepertiga daripada panjang badannya. Nama spesiesnya sendiri Macrocephalus diambil dari bahasa Yunani untuk "kepala besar". Berbeda dengan kulit licin yang dimiliki oleh kebanyakan paus lain, kulit bagian belakang paus sperma biasanya berkedut. Mereka bewarna abu-abu walaupun kadang kelihatan berwarna cokelat di bawah cahaya matahari ("Great White Whale" dalam novel Melville, kalaupun ada, kemungkinan adalah albino). Tidak mengherankan kalau otak paus sperma adalah yang terbesar dan terberat bagi semua hewan (berat rata-ratanya 7 kg dalam paus jantan dewasa). Namun, otak paus sperma adalah tidak begitu besar jika dibandingkan dengan ukuran badannya.

Lubang pernapasan (blowhole) terletak berdekatan dengan bagian depan kepala dan condong ke kiri (jika dilihat dari arah yang sama dengan paus). Ini memberikan ciri-ciri embusan berkembang yang jelas ke arah depan. Sirip belakangnya terletak sekitar dua pertiga dari bawah tulang belakang dan biasanya pendek dan berbentuk segitiga sama kaki. Fluke-nya juga berbentuk segitiga dan amat tebal. Fluke-nya diangkat tinggi-tinggi dari air sebelum paus melakukan penyelaman dalam.

Paus Sperma mempunyai 20–26 pasang gigi kerucut pada rahang bawah mereka. Setiap gigi bisa mempunyai berat sampai satu kilogram. Asal bentuk gigi ini tidaklah diketahui dengan pasti. Dipercayai bahwa gigi-gigi tersebut tidak diperlukan untuk mengonsumsi sotong, malah ada paus sperma liar yang sehat dan cukup makan tetapi tidak bergigi. Konsensus para ilmuwan masa kini adalah gigi-gigi tersebut mungkin digunakan dalam pertengkaran antara paus jantan dalam spesies yang sama. Hipotesis ini konsisten dengan gigi yang berbentuk kerucut dan jarang-jarang. Gigi yang belum sempurna juga terdapat di bagian rahang atas, tetapi gigi tersebut jarang tumbuh dan terlihat di mulut.

Manfaat muntahan

Ikan paus, khususnya paus sperma, termasuk mamalia yang memiliki muntahan bernilai miliaran. Bentuk dan tekstur muntahan paus atau ambergris seperti bongkahan lilin, yang keluar dari saluran pembuangan kotoran paus yang terdapat pada kepala kotak ikan paus tersebut (Physeter macrocephalus). Saat muntahan ini keluar, akan muncul bau busuk dan berwarna hitam. Tapi, setelah didiamkan lama, bau busuk itu akan berubah menjadi bau harum seperti kesturi.[6]

Ada empat manfaat muntahan paus sperma, yaitu:

Bahan pembuat parfum

Ambergris paus ini sangat mahal dan biasanya digunakan oleh industri parfum. Namun, lambat laun industri parfum tak lagi menggunakan ambergris karena dilarang oleh International Fragrance Association (IFRA). Ambergris juga pernah digunakan oleh bangsa Arab dan Tiongkok sebagai parfum atau dibakar sebagai dupa.[6]

Bahan untuk pengobatan

Ambergris paus ini dapat digunakan untuk obat herbal dan sebagai afrodisiak, termasuk obat untuk menyembuhkan penyakit otak, jantung, dan pengindraan.[6]

Penambah rasa makanan

Ambergris paus tersebut juga dapat digunakan menjadi bahan penambah rasa makanan maupun minuman seperti anggur. Beberapa restoran menggunakan ambergris sebagai penambah rasa untuk koktail, kue khusus, maupun cokelat.[6]

Sanitasi udara

Manfaat dari ambergis paus ini digunakan pertama kali oleh bangsa Eropa pada abad ke-14. Saat itu, Eropa yang sedang mengalami wabah pencemaran udara menggunakan ambergris untuk menyanitasi udara.[6]

Referensi

  1. ↑ Taylor, B.L.; Baird, R.; Barlow, J.; Dawson, S.M.; Ford, J.; Mead, J.G.; Notarbartolo di Sciara, G.; Wade, P.; Pitman, R.L. (2019). "Physeter macrocephalus". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2019 e.T41755A160983555. doi:10.2305/IUCN.UK.2008.RLTS.T41755A160983555.en. Diakses tanggal 19 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link){{cite iucn}}: uses deprecated |page= identifier, |volume= / |doi= mismatch, |date= / |doi= mismatch (help)
  2. ↑ "Appendices | CITES". cites.org. Diakses tanggal 2022-01-14.
  3. ↑ Koteklema Sumber Hidup Warga Lamalera
  4. ↑ Jangan Sebut Mereka Paus Pembunuh, Panggil Saja Seguni
  5. ↑ Kotaklema
  6. 1 2 3 4 5 "4 Manfaat muntahan paus yang bernilai miliaran Halaman 5". merdeka.com (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2021-02-28.
Ordo Cetacea yang masih hidup
Balaenidae
Balaena
Eubalaena
Balaenopteridae
Balaenoptera
Megaptera
Eschrichtiidae
Eschrichtius
Neobalaenidae
Caperea
Delphinidae
Cephalorhynchus
Delphinus
Feresa
Globicephala
Grampus
Lagenodelphis
Lagenorhynchus
Lissodelphis
Orcaella
Orcinus
Peponocephala
Pseudorca
Sotalia
Sousa
Stenella
Steno
Tursiops
Monodontidae
Delphinapterus
Monodon
Phocoenidae
Neophocaena
Phocoena
Phocoenoides
Physeteridae
Physeter
Kogiidae
Kogia
Iniidae
Inia
Lipotidae
Lipotes
Platanistidae
Platanista
Pontoporiidae
Pontoporia
Ziphiidae
(Hyperoodontidae)
Berardius
Hyperoodon
Indopacetus
Mesoplodon
Tasmacetus
Ziphius
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan