Sabtu, 07 November 2026
01:59 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Paus sikat kerdil

Paus sikat kerdil

Bagikan:
Paus sikat kerdil[1]
Rentang waktu: 6.2–0 jtyl Miosen Akhir – Sekarang[2]
250px-Pygmy_right_whale.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Paus sikat kerdil di lepas pantai selatan Australia
250px-Pygmy_right_whale_size.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Perbandingan ukuran dengan manusia rata-rata
CITES Apendiks I (CITES)[4]
Klasifikasi ilmiah Sunting klasifikasi ini
Kerajaan: Animalia
Filum: Chordata
Kelas: Mammalia
Ordo: Artiodactyla
Infraordo: Cetacea
Famili: Cetotheriidae
Subfamili: Neobalaeninae
(Gray, 1873)
Genus: Caperea
Gray, 1864
Spesies:
C. marginata
Nama binomial
Caperea marginata
(Gray, 1846)
250px-Cetacea_range_map_Pygmy_Right_Whale.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Persebaran paus sikat kerdil

Paus sikat kerdil (Caperea marginata) adalah sebuah spesies paus balin, dan menjadi satu-satunya spesies pada genus Caperea. Genus monotipik ini barangkali masuk kedalam famili cetotheriidae, yaitu sebuah famili paus balin yang dianggap telah punah sampai tahun 2012;[5] Spesies ini sekarang telah dianggap sebagai satu-satunya anggota pada famili Neobalaenidae.[6] Pertamakali dideskripsikan oleh John Edward Gray pada 1846, spesies ini menjadi yang terkecil di antara paus-paus balin lainnya, dengan panjang antara 6 dan 6,5 meter (20 dan 21 ft) dan berat sekitar 3.000 dan 3.500 kilogram (6.610 dan 7.720 pon). Meski nama umumnya demikian, mereka barangkali memiliki lebih banyak kesamaan dengan paus kelabu dan rorkual daripada paus kepala busur dan paus sikat.[6]

Paus sikat kerdil dapat ditemukan di perairan iklim sedang di belahan Bumi selatan, dan memakan copepoda dan kril. Sedikit yang para ahli ketahui mengenai populasi dan perilaku sosialnya. Tidak seperti kebanyakan paus balin lainnya, spesies ini jarang dieksploitasi manusia.

Referensi

  1. ↑ Mead, James G.; Brownell, Robert L., Jr. (16 November 2005). "Order Cetacea (pp. 723-743)". Dalam Wilson, Don E., and Reeder, DeeAnn M., eds (ed.). [http://google.com/books?id=JgAMbNSt8ikC&pg=PA723 Mammal Species of the World: A Taxonomic and Geographic Reference] (Edisi 3rd). Baltimore: Johns Hopkins University Press, 2 vols. (2142 pp.). ISBN 978-0-8018-8221-0. OCLC 62265494. {{cite book}}: |editor= memiliki nama generik; |ref=harv tidak valid; Tautan eksternal dalam |title=Pemeliharaan CS1: Banyak nama: daftar penulis (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ Marx, Felix G.; Park, Travis; Fitzgerald, Erich M.G.; Evans, Alistair R. (2018). "A Miocene pygmy right whale fossil from Australia". PeerJ. 6 e5025. doi:10.7717/peerj.5025. PMC 6016540. PMID 29942692.
  3. ↑ Cooke, J.G. (2018). "Caperea marginata". IUCN Red List of Threatened Species (dalam bahasa Inggris). 2018 e.T3778A50351626. doi:10.2305/IUCN.UK.2018-2.RLTS.T3778A50351626.en. Diakses tanggal 19 November 2021.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Appendices | CITES". cites.org. Diakses tanggal 14 Januari 2022.
  5. ↑ Fordyce, R. E.; Marx, F. G. (2013). "The pygmy right whale Caperea marginata: the last of the cetotheres". Proceedings of the Royal Society B: Biological Sciences. 280 (1753): 1–6. doi:10.1098/rspb.2012.2645. PMC 3574355. PMID 23256199.
  6. 1 2 Kemper, Catherine (2008). "Pygmy Right Whale". Dalam Perrin, W.; Wursig, B.; Thewissen, J. (ed.). Encyclopedia of Marine Mammals. Academic Press. hlm. 939–41.
Ordo Cetacea yang masih hidup
Balaenidae
Balaena
Eubalaena
Balaenopteridae
Balaenoptera
Megaptera
Eschrichtiidae
Eschrichtius
Neobalaenidae
Caperea
Delphinidae
Cephalorhynchus
Delphinus
Feresa
Globicephala
Grampus
Lagenodelphis
Lagenorhynchus
Lissodelphis
Orcaella
Orcinus
Peponocephala
Pseudorca
Sotalia
Sousa
Stenella
Steno
Tursiops
Monodontidae
Delphinapterus
Monodon
Phocoenidae
Neophocaena
Phocoena
Phocoenoides
Physeteridae
Physeter
Kogiidae
Kogia
Iniidae
Inia
Lipotidae
Lipotes
Platanistidae
Platanista
Pontoporiidae
Pontoporia
Ziphiidae
(Hyperoodontidae)
Berardius
Hyperoodon
Indopacetus
Mesoplodon
Tasmacetus
Ziphius
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan