Senin, 21 September 2026
06:55 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
DTAC

DTAC

Total-Access Communication
250px-DTAC_02.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
JenisPublik
SET: DTAC
SGX: B2W
IndustrITelekomunikasi
Tokoh kunci
Sharad Mehrotra (CEO)
ProdukTelepon pintar, Internet
PendapatanPenurunan 87.753 juta baht (2015)
Total asetKenaikan 110.965 juta baht (2015)
IndukTelenor

Total Access Communication Public Company Limited, yang lebih dikenal sebagai DTAC, adalah penyedia telepon pintar GSM terbesar ketiga[1][2] di Thailand setelah AIS dan True. DTAC dimiliki oleh Telenor secara langsung maupun tidak langsung, dan kedua perusahaan tersebut berbagi logo yang sama.[3] Hingga31 Desember 2011[update], DTAC memiliki 23.2 juta pelanggan dengan saham pasar dari para pelanggannya berkisar sekitar 20 persen.[4] Pada 2019, perusahaan tersebut memiliki 20.642 juta pelanggan telepon pintar dan 3904 karyawan. Perusahaan tersebut terdaftar di bursa efek Singapura dan bursa saham Thailand.[5]

Referensi

  1. "DTAC in plans to launch "People's IPO"". New Europe. Diarsipkan dari asli tanggal 2008-03-10. Diakses tanggal 2007-11-18.
  2. "Verso and Comnet Provide Thailand's Second Largest Mobile Phone Operator with NetPerformer Solution; Verso's Bandwidth Optimization Solution to Connect Call Centers throughout Thailand". Findarticles.com. 18 Oktober 2005. Diakses tanggal 2007-11-18.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. "DTAC Major Shareholder". Stock Exchange of Thailand. Diarsipkan dari asli tanggal 2018-08-28. Diakses tanggal 23 Jun 2010.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. DTAC (2010). Annual Report 2009 (PDF). Diarsipkan dari asli (PDF) tanggal 2010-07-05. Diakses tanggal 23 Jun 2010.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. "dtac, Thailand". Telenor Group (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-03-19.

Pranala luar

Anggota Asia Mobility Initiative
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan