Chagee adalah sebuah perusahaan teh susu asal Tiongkok. Sejak didirikan pada 2017, Chagee mengalami pertumbuhan pesat. Pada 2023, penjualan tahunan perusahaan mencapai 10,80 miliar yuan, dengan lebih dari 4.500 gerai di seluruh dunia. Pada 2024, jumlah gerai yang dibuka mencapai 2.300 dalam setahun dan angka penjualan diproyeksikan melampaui 20 miliar yuan. Chagee memiliki sekitar 6000 gerai yang tersebar di Tiongkok, Malaysia, Singapura, Thailand, dan Amerika Serikat. Pada September 2024, Chagee membuka 15 gerai cabangnya di Amerika Serikat dan menjadi langkah awal untuk ekspansi keluar Asia.[1]
Pasar Luar Negeri
Singapura
CHAGEE pertama kali memasuki pasar Singapura pada 2019 dengan model kemitraan waralaba, dan telah berkembang menjadi dua belas gerai di seluruh pulau pada 2021.[2] Merek ini menghentikan operasi waralabanya pada awal 2024 sebagai bagian dari keputusan untuk beralih ke gerai milik perusahaan. CHAGEE kembali ke Singapura pada 2 Agustus 2024 di Orchardgateway, kemudian membuka gerai baru di Plaza Singapura dan Raffles Place.[3] Singapura juga menjadi kantor pusat wilayah Asia Tenggara CHAGEE.[2]Pada Mei 2025, CHAGEE membuka gerai pertamanya di Singapura yang menggunakan bahasa isyarat, berlokasi di Universitas Nasional Singapura (NUS).[4]
Indonesia
Chagee memasuki pasar Indonesia pada tanggal 11 April 2025, ketika mereka membuka gerai di PIK Avenue, Jakarta.[5] Gerai pertama di luar Jabodetabek dibuka pada tanggal 30 Maret 2026 di Discovery Mall Bali, Kuta, Bali.[6] Per tahun 2026, terdapat 59 gerai Chagee di Indonesia yang tersebar di 7 provinsi, yakni Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali. Jaringan Chagee di Indonesia dikelola oleh PT Chagee Era Indonesia, usaha patungan antara Tea Explorer Ltd dan PT Era Boga Nusantara, anak usaha Erajaya di bawah divisi Erajaya Food & Nourishment (EFN).[7]