Senin, 09 November 2026
04:50 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Pepper Lunch

Pepper Lunch

Restoran Cepat Saji Di Tokyo Jepang

Bagikan:
Pepper Lunch
ペッパーランチ
Pepper_Lunch_Logo.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
IndustriRestoran
Tokoh kunci
Kunio Ichinose (pendiri)
ProdukBistik, ayam, minuman berkarbonasi dan lain-lain
250px-Pepper_Lunch_in_Shunde.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Restoran Pepper Lunch di Shunde, China

Pepper Lunch (ペッパーランチ, Peppā-ranchi) adalah waralaba restoran "bistik cepat saji" terkenal di wilayah Tokyo. Terdapat lebih dari 200 restoran di Jepang, Hong Kong, Korea Selatan, China, Taiwan, Malaysia, Australia, Indonesia, Thailand, Singapura, Makau, Vietnam, dan Filipina, serta satu cabang di Amerika Serikat.

Pepper Lunch adalah subsidiari dari Pepper Food Service Co., Ltd.[1] Pengoperasian internasional restoran tersebut diurus oleh Suntory F&B International.[2] Semua cabang Pepper Lunch menyajikan produk-produk minuman Pepsi (karena PepsiCo adalah partner bisnis dari Suntory).

Sejarah

250px-Pepper_Lunch_Power_Plant_Mall_interior.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bagian dalam restoran Pepper Lunch. (Photo: cabang Powerplant Mall, Filipina)

Pepper Lunch dibuat pada tahun 1994 oleh chef dan penemu Kunio Ichinose, yang mencari pelayanan kualitas makanan cepat saji tanpa menggunakan chef. Ia menggunakan sebuah metode yang menggunakan piring metal panas yang memanaskan sampai 500 derajat Fahrenheit (260 Celsius) oleh sebuah pemasak elektromagnetik. Potongan daging dengan sayuran dan/atau nasi kemudian ditempatkan di piring tersebut, di mana makanan tersebut dimasak di depan pelanggan. Daging tersebut dapat dimakan secara setengah matang atau matang sempurna, tergantung pada keinginan pelanggan. Makanan tersebut kemudian dicampur dengan saus madu coklat khusus (Amakuchi) atau saus kecap bawang (Karakuchi).[3]

Pepper Lunch pertama kali hadir di Indonesia sejak tahun 2006 dan saat ini dikelola oleh Boga Group.

Insiden

Kasus keracunan E. coli O157

Pada bulan September 2009, semua cabang di Jepang selama beberapa waktu ditutup setelah 38 pelanggan berusia dari 2 sampai 81 tahun keracunan makanan. Penyebabnya adalah keracunan E. coli O157[4]

Referensi

  1. ↑ "ホーム | 株式会社ペッパーフードサービス". 株式会社ペッパーフードサービス (dalam bahasa Jepang). 株式会社ペッパーフードサービス. 2014. Diakses tanggal 15 Februari 2014.
  2. ↑ "SFBI | Suntory F&B International". Suntory F&B International. Suntory F&B International. 2014. Diarsipkan dari asli tanggal 2014-02-15. Diakses tanggal 15 Februari 2014.
  3. ↑ "About Pepper Lunch". SFBI (Asia-Pacific) Pte. Ltd. Pepper Lunch Singapore. Diakses tanggal 15 Februari 2014.
  4. ↑ "E. coli shuts Pepper Lunch steakhouse chain nationwide". The Japan Times. Kyodo News. 8 September 2009. Diakses tanggal 15 Februari 2014.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan