Senin, 21 September 2026
22:34 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Buhun (agama asli Sunda)

Buhun (agama asli Sunda)

salah satu kepercayaan di dunia

Artikel ini adalah bagian dari seri
Agama asli Nusantara
Kaligrafi kata Hyang dalam aksara Jawa
Sumatra
Ugamo Malim  Pemena  Arat Sabulungan  Fanömba adu  Melayu
Jawa
Sunda Wiwitan (Madraisme & Buhun)  Kapitayan  Kejawen  Hindu Jawa  Saminisme
Nusa Tenggara
Hindu Bali  Halaika  Wetu Telu  Marapu  Jingi Tiu  Koda Kirin
Kalimantan
Kaharingan  Momolianisme  Bungan
Sulawesi
Aluk Todolo  Tolotang  Tonaas Walian  Adat Musi  Masade  Hindu Sulawesi
Maluku dan Papua
Naurus  Wor  Asmat
Organisasi
Portal «Agama»

Buhun adalah ajaran kuno para leluhur Sunda pra-Hindu dan sudah ada jauh sebelum agama-agama dari daratan Asia masuk ke kepulauan Nusantara, sehingga ajaran Buhun yang murni tidak mengenal reinkarnasi, surga, neraka ataupun moksa, tetapi mereka mengenal tiga jenis kematian, yaitu Paéh Kasarad atau mati dengan sukma (ruh) menjadi tumbal siluman, Paéh Kakungkung atau mati tetapi sukmanya terperangkap di dalam waruga (raga) dan Sukmanya tersebut akan punah seiring membusuknya Waruga atau mati dalam kepunahan, dan Paéh Sawilujeungna atau sukmanya keluar dari waruga dengan selamat menuju alam kahyangan yang dipercaya sebagai alam keabadian.

Ajaran Buhun murni atau biasa disebut Kepercayaan Jati Buhun, memiliki ajaran yang terdiri dari Pikukuh-pikukuh atau ketetapan-ketetapan yang disampaikan secara turun-temurun dari generasi ke generasi berikutnya.

Aliran dalam Buhun

Kepercayaan Buhun terdiri dari beberapa aliran, berbeda dengan Sunda Wiwitan sebagai aliran kepercayaan terbesar di Indonesia yang tersebar di beberapa wilayah selatan Banten dan Jawa Barat mulai dari Kanekes di Banten yang penduduknya dikenal sebagai suku Baduy, kemudian Ciptagelar di Kabupaten Sukabumi yang didiami oleh orang Ciptagelar, Kampung Naga di Kabupaten Tasikmalaya, Kampung Sindang Barang di Kabupaten Bogor dan Cigugur di Kabupaten Kuningan. Sedangkan untuk aliran kepercayaan Buhun pada saat ini hanya dianut oleh beberapa orang saja yang tersebar di beberapa wilayah kecil di wilayah utara Jawa Barat. Akan tetapi menurut Abdul Rozak, seorang peneliti kepercayaan Sunda, menyebutkan bahwa agama Sunda Wiwitan adalah bagian dari agama Buhun.[1]

  • Kepercayaan Jati Buhun dianut oleh beberapa orang di Babakan Cikao, Kabupaten Purwakarta, Jati Buhun dianggap sebagai aliran Buhun murni dan dimurnikan dan dipercaya pernah tersebar mulai dari Semenanjung Malaya, Pulau Sumatra, Pulau Jawa, dan Pulau-pulau kecil disekitarnya, merujuk dari ditemukannya konsep Sang Hyang milik kepercayaan Buhun di wilayah-wilayah tersebut.
  • Kepercayaan Buhun di Kampung Salapan, Kabupaten Karawang masyarakatnya sangat unik di mana kampung tersebut hanya ditempati oleh sembilan rumah yang dihuni oleh sembilan kepala keluarga (salapan berasal dari bahasa Sunda yang artinya salapan), bila ada yang menikah atau bertambahnya keluarga baru, maka harus ada yang pindah dari kampung tersebut, sehingga kampung tersebut hanya ditempati oleh sembilan rumah dan sembilan kepala keluarga saja. Kepercayaan Buhun di kampung Salapan sudah sangat terpengaruh oleh ajaran Islam yang semakin berkembang disekitarnya.
  • Aliran Kepercayaan Buhun Kranggan di Kranggan, Kota Bekasi, Jawa Barat sudah mulai terpengaruh oleh ajaran Hindu, Buddha, dan Islam sejak masa kejayaan kerajaan Pajajaran. Menurut keyakinan masyarakat setempat, tradisi Buhun mengandung arti ilmu kesaktian dan upacara sakral yang diwariskan secara turun-temurun oleh Prabu Siliwangi kepada orang-orang Kranggan. Ritual ini antara lain berupa upacara sedekah bumi yang diadakan setiap bulan Apit, atau dalam kalender Hijriah disebut Dzulkaidah.[2][3]

Referensi

  1. "Agama Sunda Wiwitan". web.archive.org. 2016-03-04. Diarsipkan dari versi asli pada 2016-03-04. Diakses tanggal 2022-05-02.
  2. "Agama Sunda Wiwitan" Diarsipkan 2016-03-04 di Wayback Machine., Podium.com, diakses 8 Oktober 2015.
  3. "Agama Lokal Kontributif dalam Memelihara Lingkungan" Diarsipkan 2016-03-06 di Wayback Machine., Situs Kementerian Agama Republik Indonesia, diakses 8 Oktober 2015
Agama dan
kepercayaan
Ireligiusitas
Sejarah
Kajian agama
Hukum dan hak


Ikon rintisan

Artikel bertopik agama atau kepercayaan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan