Minggu, 20 September 2026
11:20 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
British Interregnum

British Interregnum

periode dalam sejarah Inggris, Irlandia, dan Skotlandia

British Interregnum
1649/1651–1660
250px-Coat_of_Arms_of_the_Protectorate_%281653%E2%80%931659%29.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Lambang kebesaran Protektorat
TermasukPerang Saudara Inggris Ketiga
Pemimpin
Kronologi
20px-Arrleft.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Era Caroline Restorasi 20px-Arrright.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Periode dan era dalam sejarah Inggris
Periode Anglo-Saxon20px-King_Alfred_%28The_Great%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (927–1066)
Periode Norman20px-King_William_I_%28%27The_Conqueror%27%29_from_NPG.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1066–1154)
Periode Plantagenet20px-Richard_I_of_England.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1154–1485)
Periode Tudor20px-Henry-VIII-kingofengland_1491-1547.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1485–1603)
Era Elizabeth20px-Elizabeth_I_%28Armada_Portrait%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1558–1603)
Periode Stuart20px-James_I_of_England_by_Daniel_Mytens.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1603–1714)
Era Jacob20px-James_I_of_England_by_Daniel_Mytens.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1603–1625)
Era Charles20px-After_Anthony_van_Dyck_-_King_Charles_I_-_Wallace_Collection.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1625–1649)
Interregnum20px-Oliver_Cromwell_by_Samuel_Cooper.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1649–1660)
Era Restorasi20px-Charles_II_of_England.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1660–1688)
Era George20px-George_II_by_Thomas_Hudson.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1714–1830)
Era Victoria20px-Queen_Victoria_1887.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1837–1901)
Era Edward20px-Edward_vii_england.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1901–1910)
Perang Dunia I20px-Daddy_in_the_great_war.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1914–1918)
Periode Antar Perang20px-Bundesarchiv_Bild_102-10246%2C_England%2C_Arbeitslose_vor_Gewerkschaftshaus.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1918–1939)
Perang Dunia II20px-HMS_Royal_Oak_%2808%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1939–1945)
Britania Modern20px-Elizabeth_and_Philip_1953.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1945–Sekarang)

Interregnum di Kepulauan Britania dimulai dengan eksekusi Charles I pada Januari 1649 (dan dari September 1651 di Skotlandia) dan berakhir pada Mei 1660 ketika anaknya, Charles II kembali ke takhta tiga kerajaan, meskipun ia sudah diakui sebagai raja di Skotlandia sejak 1649. Selama periode ini sistem pemerintahan monarki digantikan dengan Persemakmuran Inggris.

Waktu pasti mulai dan berakhirnya interregnum, serta peristiwa-peristiwa sosial dan politik yang terjadi pada periode interregnum, beragam di tiga kerajaan dan dominion-dominion Inggris.

Catatan

Rujukan

Atribusi

Templat:Kerajaan Inggris Templat:Kerajaan Skotlandia Templat:Kerajaan Irlandia

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan