Kamis, 24 September 2026
20:06 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum Bandar Lampung Inovasi Pendidikan Lampung: Guru Ahli Mengajar Lintas Sekolah Tingkatkan Mutu Nasional Bandar Lampung Tragedi Kelengkeng di Lampung Tengah: Siswa 9 Tahun Meninggal, Program MBG Dievaluasi Account KG Media ID: Satu Akun untuk Seluruh Ekosistem Digital Kompas Gramedia Otomotif EXOBOT: Bukti Ambisi Arab Saudi di Pasar Mobil Listrik Dunia Olahraga Modernisasi Pendataan Atlet: KONI Lampung Buka Pendaftaran Daring Porprov X 2026 Olahraga Porprov X Lampung 2026: Pendaftaran Peserta Resmi Dibuka Secara Daring Eropa & Amerika Delegasi AS Walk Out Saat Presiden Iran Kecam Serangan di Sidang PBB Eropa & Amerika Presiden Iran Kecam AS di PBB: Kami Korban Terorisme, Bukan Pelaku Internasional Ekspresi Tak Terduga Donald Trump Kala Pesawat Pengebom B-1 Meraung di Udara Hukum Mobil Halangi Ambulans Pasien Kritis di Surakarta: Sorotan Pentingnya Prioritas Jalan dan Sanksi Hukum

Interregnum (Inggris)

Periode dan era dalam sejarah Inggris
Periode Anglo-Saxon20px-King_Alfred_%28The_Great%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (927–1066)
Periode Norman20px-King_William_I_%28%27The_Conqueror%27%29_from_NPG.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1066–1154)
Periode Plantagenet20px-Richard_I_of_England.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1154–1485)
Periode Tudor20px-Henry-VIII-kingofengland_1491-1547.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1485–1603)
Era Elizabeth20px-Elizabeth_I_%28Armada_Portrait%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1558–1603)
Periode Stuart20px-James_I_of_England_by_Daniel_Mytens.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1603–1714)
Era Jacob20px-James_I_of_England_by_Daniel_Mytens.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1603–1625)
Era Charles20px-After_Anthony_van_Dyck_-_King_Charles_I_-_Wallace_Collection.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1625–1649)
Interregnum20px-Oliver_Cromwell_by_Samuel_Cooper.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1649–1660)
Era Restorasi20px-Charles_II_of_England.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1660–1688)
Era George20px-George_II_by_Thomas_Hudson.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1714–1830)
Era Victoria20px-Queen_Victoria_1887.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1837–1901)
Era Edward20px-Edward_vii_england.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1901–1910)
Perang Dunia I20px-Daddy_in_the_great_war.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1914–1918)
Periode Antar Perang20px-Bundesarchiv_Bild_102-10246%2C_England%2C_Arbeitslose_vor_Gewerkschaftshaus.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1918–1939)
Perang Dunia II20px-HMS_Royal_Oak_%2808%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1939–1945)
Britania Modern20px-Elizabeth_and_Philip_1953.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1945–Sekarang)

Interregnum Inggris adalah periode kekuasaan parlementer dan militer yang dipimpin Pelindung Tertinggi Oliver Cromwell di bawah Persemakmuran Inggris setelah Perang Saudara Inggris. Periode ini dimulai dengan penggulingan dan eksekusi Charles I pada bulan Januari 1649,[1] dan berakhir dengan restorasi Charles II pada tanggal 29 Mei 1660.

Zaman dalam sejarah Inggris ini dapat dibagi menjadi empat periode.

  1. Periode pertama Persemakmuran Inggris mulai 1649 sampai 1653
  2. Protektorat yang dipimpin Oliver Cromwell mulai 1653 sampai 1658
  3. Protektorat yang dipimpin Richard Cromwell mulai 1658 sampai 1659
  4. Periode kedua Persemakmuran Inggris mulai 1659 sampai 1660

Kehidupan selama Interregnum

Setelah kemenangan Parlemen pada Perang Saudara, pandangan Puritan yang dipegang sebagian besar anggota Parlemen dan pendukungnya mulai diberlakukan di seluruh negeri. Kaum Puritan menyuarakan gaya hidup sederhana dan membatasi hal-hal yang dianggap sebagai ekses rezim sebelumnya. Hari libur seperti Natal dan Paskah ditiadakan. Hiburan seperti teater dan judi juga dilarang. Tetapi, sejumlah bentuk pentas seni yang dianggap 'berharga', seperti opera, malah dianjurkan. Perubahan-perubahan ini sering dianggap dibuat oleh Oliver Cromwell, meski awalnya diperkenalkan oleh Parlemen Persemakmuran; dan Cromwell, ketika berkuasa, adalah sosok yang liberal.[2]

Putra sekaligus penerusnya, Richard Cromwell, menyerahkan jabatannya sebagai Pelindung Tertinggi dengan sedkit keraguan, mengundurkan diri setelah diminta oleh Parlemen Rump. Ini adalah awal dari periode pendek restorasi Persemakmuran Inggris.

Catatan kaki

  1. Di Skotlandia, tempat Charles II dinobatkan sebagai Raja Skotlandia pada Februari 1649, periode de facto dimulai dengan kekalahan Charles II pada Pertempuran Worcester bulan September 1651, lihat artikel Tender of Union untuk informasi lebih lanjut.
  2. Cromwell, Our Chief of Men by Lady Antonia Fraser, ISBN 0-7538-1331-9.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan