Kamis, 08 Oktober 2026
04:03 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya Bandar Lampung Apresiasi Peran Vital Kader, Pemkot Bandar Lampung Beri Insentif Rp500 Ribu Lampung Barat Emosi Memuncak, Penagih Utang Tewas di Tangan Debitur di Lampung Barat Bandar Lampung Buruh Lampung Berunjuk Rasa, Pertanyakan Pengesahan Dini UU Perlindungan Ketenagakerjaan Cuaca Ratusan Titik Panas Terpantau di Lampung, Tulang Bawang dan Mesuji Teratas Nasional MK Soroti Syarat Pendidikan Gibran, KPU Didesak Diperiksa DPR dan DKPP Bandar Lampung Polisi Bandar Lampung Amankan Lima Remaja Bersenjata Tajam, Kedepankan Edukasi Bandar Lampung Misteri Antrean Panjang Solar di Lampung Meski Pasokan Berlimpah Bandar Lampung Arinal Djunaidi Jalani Sidang Pembuktian, Hakim Tetapkan Vonis 20 Januari 2027 Cuaca Lampung Timur Dominasi Sebaran 140 Titik Panas di Provinsi Lampung Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 6 Oktober 2026 Terkoreksi, Cek Daftar Lengkapnya
Era Charles

Era Charles

Bagikan:
Era Charles
1625–1642
250px-After_Anthony_van_Dyck_-_King_Charles_I_-_Wallace_Collection.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Potret Charles I oleh Anthony van Dyck
PenguasaCharles I
Kronologi
20px-Arrleft.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Era James Perang Saudara Inggris 20px-Arrright.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Periode dan era dalam sejarah Inggris
Periode Anglo-Saxon20px-King_Alfred_%28The_Great%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (927–1066)
Periode Norman20px-King_William_I_%28%27The_Conqueror%27%29_from_NPG.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1066–1154)
Periode Plantagenet20px-Richard_I_of_England.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1154–1485)
Periode Tudor20px-Henry-VIII-kingofengland_1491-1547.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1485–1603)
Era Elizabeth20px-Elizabeth_I_%28Armada_Portrait%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1558–1603)
Periode Stuart20px-James_I_of_England_by_Daniel_Mytens.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1603–1714)
Era Jacob20px-James_I_of_England_by_Daniel_Mytens.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1603–1625)
Era Charles20px-After_Anthony_van_Dyck_-_King_Charles_I_-_Wallace_Collection.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1625–1649)
Interregnum20px-Oliver_Cromwell_by_Samuel_Cooper.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1649–1660)
Era Restorasi20px-Charles_II_of_England.jpeg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1660–1688)
Era George20px-George_II_by_Thomas_Hudson.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1714–1830)
Era Victoria20px-Queen_Victoria_1887.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1837–1901)
Era Edward20px-Edward_vii_england.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1901–1910)
Perang Dunia I20px-Daddy_in_the_great_war.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1914–1918)
Periode Antar Perang20px-Bundesarchiv_Bild_102-10246%2C_England%2C_Arbeitslose_vor_Gewerkschaftshaus.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1918–1939)
Perang Dunia II20px-HMS_Royal_Oak_%2808%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1939–1945)
Britania Modern20px-Elizabeth_and_Philip_1953.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail (1945–Sekarang)

Era Charles merujuk pada era dalam sejarah Inggris dan Skotlandia selama periode Stuart (1603—1714) yang bersamaan dengan masa kekuasaan Charles I (1625—1642). Era Charles ini adalah kelanjutan era James, yaitu masa kekuasaan ayah Charles, James I (1603–1625); era ini diikuti oleh Perang Saudara Inggris (1642–1651) dan Interregnum Inggris (1651–1660).

Tentang

Era Charles didominasi oleh konflik keagamaan politik, dan sosial antara Raja dan pendukungnya yang disebut partai Royalis, dan oposisi Puritan yang muncul sebagai akibat dari aspek-aspek tertentu kekuasaan Charles. Berbeda dengan konflik berdarah Perang Tiga Puluh Tahun yang berkobar di daratan Eropa, zaman Charles di Britania tidak terisi oleh perdamaian, malahan semakin gelap seiring konflik sipil antara Raja dan kaum Puritan memburuk hingga akhir masa kekuasaan Charles.

Konflik antara Raja dan Parlemen mendominasi masyarakat begitu besar sampai-sampai pembangunan lain hanya merupakan kelanjutan dari inovasi sebelumnya. Beberapa kelanjutan tersebut membawa dampak besar bagi masa mendatang. Upaya Inggris dalam mengolonisasi Amerika Utara terus berlanjut sepanjang masa kekuasaan Charles, dengan pendirian koloni-koloni baru di Maryland (1634), Connecticut (1635), dan Rhode Island (1636) yang menjadi tahap penting dalam proses ini. Pembangunan koloni yang sebelumnya sudah ada di Virginia, Massachusetts, dan Newfoundland terus berlanjut. Di Massachusetts, Perang Pequot tahun 1637 adalah konflik bersenjata besar pertama antara pemukim New England dan penduduk asli Amerika.

Catatan kaki

Pranala luar

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan