Selasa, 29 September 2026
03:46 WIB
TERKINI
Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto Berita Fenomena Unik 'Hujan Salju' di Lapangan Sempur Bogor, Warga Sambut Riang Internasional Profesor Biao Xiang: Idola Gen Z China yang Berani Bahas Kecemasan Hidup Berita Pelaku Injak Al-Qur'an di Lebak Divonis Penjara, Wajib Minta Maaf Publik Berita Dilema Ganjil Genap Jakarta: Evaluasi Setelah 1 Dekade, Relaksasi Jadi Perdebatan Berita Evakuasi Buaya Peliharaan di Bandar Lampung Penuh Haru, Pemilik Sempat Pingsan Berita Polemik Buku 'Memburu Muhammad': Penulis dan Tokoh Islam Jelaskan Niat Baik Regional Flyover Ciroyom Bandung Rampung, Solusi Baru Atasi Kemacetan Kota Regional Informasi Persiapan Vihara Jelang Imlek Belum Tersedia Regional Wujudkan Rumah Impian: Pendaftaran KPR Kini dalam Genggaman dengan BTN Mobile Prelude Mengungkap Akal-akalan Aturan Pemilu Melalui Lensa Pareto
Periode antarperang

Periode antarperang

Masa Antara Perang Dunia 1 dengan Perang Dunia 2

Periode antarperang
1918–1939
330px-Treaty_of_Versailles_Signing%2C_Hall_of_Mirrors.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Crowds_gathering_outside_New_York_Stock_Exchange.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Japanese_marines_during_the_Battle_of_Shanghai%2C_1937.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
330px-Adolf_Hitler_in_Brno%2C_1939.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Dari atas ke bawah dan dari kiri ke kanan:
LokasiGlobal
Termasuk
Peristiwa penting
Kronologi
20px-Arrleft.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Perang Dunia I Perang Dunia II 20px-Arrright.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Batas-batas global pada tahun 1920

Periode Antarperang, disebut juga interbellum (daribahasa Latin inter bellum, artinya "antara perang") adalah periode antara akhir Perang Dunia I dan Perang Dunia II. Dimulai dengan gencatan senjata dengan Jerman yang menyelesaikan Perang Dunia I pada tahun 1918 dan Konferensi Perdamaian Paris 1919 , dan berakhir pada tahun 1939 dengan Invasi Polandia (1939) dan mulainya Perang Dunia II.)

Deskripsi

Periode sejarah ini ditandai dengan gejolak ketika Eropa berjuang untuk pulih dari kehancuran Perang Dunia Pertama dan efek dari hilangnya sejumlah monarki, termasuk Jerman, Austria-Hungaria, Rusia dan kerajaan Ottoman. Kemudian periode kemakmuran besar (the Roaring Twenties ) mengikuti, tetapi ini berubah secara dramatis dengan terjadinya Depresi Besar pada 1929. Pada waktu ini, Republik Weimar di Jerman memberi jalan untuk dua kisah kekacauan politik dan ekonomi, pertama memuncak dalam hiperinflasi Jerman 1923 dan juga kegagalan ''Bierkeller Putsch'' pada tahun yang sama. Goncangan kedua, disebabkan oleh depresi di seluruh dunia, mengakibatkan munculnya Nazisme. Di Asia, Jepang menjadi penguasa yang makin berpengaruh, khususnya yang berkaitan dengan Cina.
--Satu lembaga utama dimaksudkan untuk membawa stabilitas adalah Liga Bangsa-Bangsa, yang dibuat setelah Perang Dunia Pertama dengan tujuan menjaga keamanan dan perdamaian dunia serta mendorong pertumbuhan ekonomi antara negara-negara anggota. Namun, LBB mengalami kekacauan dari awal dengan tidak berpartisipasinya Amerika Serikat dan Uni Soviet, dan kemudian oleh pertengkaran dari Fasisme Italia, Nazi Jerman, dan Kekaisaran Jepang - menyebabkan banyak pertanyaan legitimasi dan efektivitas. Serangkaian krisis internasional membuat ketegangan di LBB sampai ke batas-batasnya, yang terawal yakni Invasi Jepang ke Manchuria dan Krisis Abyssinia 1935-1936, di mana Italia menginvasi Abyssinia, salah satu dari beberapa negara Afrika yang merdeka pada waktu itu. LBB mencoba untuk menegakkan sanksi ekonomi atas Italia, tetapi tidak berhasil. Insiden itu menyorot kelemahan Prancis dan Inggris, menyontohkan keengganan mereka untuk mengasingkan Italia dan kehilangan dia sebagai sekutu mereka. Tindakan lemah yang diambil oleh negara-negara Barat mendorong Mussolini Italia membentuk aliansi dengan Hitler Jerman pula.

Perang Abyssinia menunjukkan Hitler betapa lemahnya Liga dan mendorong partisipasinya dalam Perang Saudara Spanyol. Dia juga memiliterisasi Rhineland, secara mencolok mengabaikan Perjanjian Versailles. Ini adalah yang pertama dalam serangkaian aksi provokatif yang berpuncak pada invasi Polandia pada bulan September 1939 dan awal Perang Dunia Kedua.


Pranala luar

Didahului oleh:
Perang Dunia I
Sejarah Dunia
1918–1939
Diteruskan oleh:
Perang Dunia II
Ikon rintisan

Artikel bertopik sejarah ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan