Senin, 21 September 2026
00:04 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Bell Labs

Bell Labs

perusahaan asal Finlandia

Nokia Bell Labs
250px-Nokia_Bell_Labs_2023.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Logo sejak 2023
250px-Bell_Laboratories_at_New_Providence%2C_New_Jersey_%287235324892%29_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kantor pusat Bell Labs di Murray Hill, New Jersey pada 2012
JenisAnak perusahaan
IndustrITelekomunikasi, teknologi informasi, ilmu material
DidirikanJanuari 1925;101 tahun lalu (1925-01) (sebagai Bell Telephone Laboratories, Inc.)
Kantor pusatMurray Hill, New Jersey, AS
Induk
Anak usahaNokia Shanghai Bell
Situs webnokia.com/bell-labs

Nokia Bell Labs,[b] umumnya disebut Bell Labs, adalah perusahaan riset dan pengembangan industri asal Amerika Serikat yang dimiliki oleh perusahaan teknologi Finlandia, Nokia. Dengan kantor pusat di Murray Hill, New Jersey, perusahaan ini mengoperasikan beberapa laboratorium di Amerika Serikat dan di seluruh dunia.

Sebagai bekas anak perusahaan American Telephone and Telegraph Company (AT&T), Bell Labs dan para penelitinya dikreditkan atas pengembangan astronomi radio, transistor, laser, sel fotovoltaik, charge-coupled device (CCD), teori informasi, sistem operasi Unix, dan bahasa pemrograman B, C, C++, S, SNOBOL, AWK, AMPL, dan lain-lain, sepanjang abad ke-20. Sebelas Hadiah Nobel dan lima Turing Award telah diberikan untuk karya yang diselesaikan di Bell Laboratories.[1]

Bell Labs berasal dari organisasi korporat yang kompleks milik konglomerat telepon Bell System. Laboratorium ini mulai beroperasi pada akhir abad ke-19 sebagai Departemen Teknik Western Electric, berlokasi di 463 West Street di New York City. Setelah bertahun-tahun mengembangkan berbagai inovasi telekomunikasi, departemen ini direformasi menjadi Bell Telephone Laboratories pada 1925 dan ditempatkan di bawah kepemilikan bersama Western Electric dan American Telephone and Telegraph Company. Pada dekade 1960-an, kantor pusat laboratorium dan perusahaan dipindahkan ke Murray Hill, New Jersey. Para alumninya pada masa ini mencakup banyak ilmuwan dan insinyur ternama dunia.

Dengan pembubaran Bell System, Bell Labs menjadi anak perusahaan AT&T Technologies pada 1984, yang mengakibatkan penurunan drastis pendanaannya.[2][3] Pada 1996, AT&T melepas AT&T Technologies, yang berganti nama menjadi Lucent Technologies, dengan lokasi Murray Hill sebagai kantor pusatnya. Bell Laboratories dipecah, dengan AT&T mempertahankan sebagian sebagai AT&T Laboratories. Pada 2006, Lucent bergabung dengan perusahaan telekomunikasi Prancis Alcatel membentuk Alcatel-Lucent, yang kemudian diakuisisi oleh Nokia pada 2016.

Awal mula dan lokasi historis

Riset pribadi Bell setelah telepon

Pada tahun 1880, setelah mendapat Volta Prize senilai 50.000 franc (sekitar US$10.000 pada saat itu; sekitar $270.000 pada bulan Januari 2019)[4] atas penemuan telepon, Alexander Graham Bell menggunakan uang tersebut untuk mendanai Volta Laboratory (Alexander Graham Bell Laboratory) di Washington, D.C. melalui kolaborasi dengan Sumner Tainter dan sepupu Bell, Chichester Bell.[5] Laboratorium tersebut juga dikenal sebagai Volta Bureau, Bell Carriage House, Bell Laboratory, dan Volta Laboratory.

Laboratorium tersebut fokus pada analisis, perekaman, dan transmisi suara. Bell menggunakan sebagian laba dari laboratorium tersebut untuk riset dan pendidikan guna memungkinkan "[peningkatan] difusi pengetahuan yang terkait dengan tunarungu":[5] sehingga mengarah pada pendirian Volta Bureau (c. 1887) di rumah ayah Bell di 1527 35th Street N.W. di Washington, D.C. Garasi rumah tersebut kemudian menjadi kantor pusat Volta Bureau pada tahun 1889.[5]

Pada tahun 1893, Bell membangun bangunan baru di 1537 35th Street N.W., khusus untuk menaungi laboratorium tersebut.[5] Bangunan tersebut lalu dinyatakan sebagai National Historic Landmark pada tahun 1972.[6][7][8]

Setelah menemukan telepon, Bell tidak terlalu terlibat di Bell System, dan tetap melanjutkan riset pribadinya.[9]

Volta_Laboratory_and_Bureau_nw22.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Gedung Volta Bureau di Washington, D.C. pada tahun 1893

Pendahuluan

Bell Patent Association dibentuk oleh Alexander Graham Bell, Thomas Sanders, dan Gardiner Hubbard saat mengajukan paten pertama untuk telepon pada tahun 1876.

Bell Telephone Company, perusahaan telepon pertama, lalu dibentuk setahun kemudian. Bell Telephone Company kemudian menjadi bagian dari American Bell Telephone Company.

American Telephone & Telegraph Company (AT&T) dan anak usahanya, lalu mengambil alih American Bell dan Bell System pada tahun 1889.

American Bell memegang mayoritas saham Western Electric yang bergerak di bidang manufaktur, sementara AT&T sedang melakukan riset untuk masuk ke bisnis penyediaan layanan telekomunikasi.[10][11]

Pada tahun 1884, American Bell Telephone Company membentuk departemen mesin dari departemen listrik & paten yang dibentuk setahun sebelumnya.

Organisasi formal dan perubahan lokasi

463 West Street New York Bell Labs
Lokasi Bell Laboratories mulai tahun 1925, 463 West Street, New York.

Pada tahun 1896, Western Electric membeli sebuah properti di 463 West Street untuk menaungi pekerja dan insinyur yang memasok produk ke AT&T, mulai dari telepon, switch sentral telepon, hingga peralatan transmisi.

Pada tanggal 1 Januari 1925, Bell Telephone Laboratories, Inc. didirikan untuk mengkonsolidasi aktivitas riset dan pengembangan di bidang komunikasi dan bidang lain yang terkait. Kepemilikan Bell Telephone Laboratories dibagi rata antara Western Electric dan AT&T. Bell Telephone Laboratories mempekerjakan 3.600 orang insinyur, ilmuwan, dan staf pendukung. Selain fasilitas riset seluas 400.000 kaki persegi yang telah ada, Bell Telephone Laboratories lalu menambahnya dengan sebuah fasilitas yang berdiri di atas lahan seluas seperempat blok kota.[12]

Chairman pertama Bell Telephone Laboratories adalah John J. Carty, wakil presiden AT&T, dan presiden pertama Bell Telephone Laboratories adalah Frank B. Jewett,[12] yang menjabat hingga tahun 1940.[13][14][15] Operasional Bell Telephone Laboratories dipimpin oleh wakil presiden eksekutif E. B. Craft yang sebelumnya menjabat sebagai kepala insinyur di Western Electric.

Pada awal dekade 1940-an, insinyur dan ilmuwan Bell Labs mulai memindahkan aktivitasnya ke lokasi lain yang jauh dari kepadatan New York City, dan pada tahun 1967, kantor pusat Bell Laboratories resmi dipindah ke Murray Hill, New Jersey.

Lokasi Bell Laboratories di New Jersey kemudian meliputi Holmdel, Crawford Hill, Deal Test Site, Freehold, Lincroft, Long Branch, Middletown, Neptune, Princeton, Piscataway, Red Bank, Chester, dan Whippany. Dari semua lokasi tersebut, Murray Hill dan Crawford Hill masih eksis (lokasi Piscataway dan Red Bank kini dioperasikan oleh Telcordia Technologies, sementara lokasi Whippany dibeli oleh Bayer[16]).

Bell Laboratories paling banyak menempatkan pekerjanya di Illinois, tepatnya di Naperville-Lisle, di kawasan Chicago, yakni sebanyak 11.000 orang sebelum tahun 2001. Terdapat juga pekerja yang ditempatkan di Indianapolis, Indiana; Columbus, Ohio; North Andover, Massachusetts; Allentown, Pennsylvania; Reading, Pennsylvania; Breinigsville, Pennsylvania; Burlington, North Carolina (1950-an sampai 1970-an, dipindah ke Greensboro pada dekade 1980-an); dan Westminster, Colorado. Sejak tahun 2001, sejumlah lokasi telah diperkecil atau ditutup.

250px-Bell_Labs_Holmdel.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bell Labs Holmdel Complex. Terletak di New Jersey, sekitar 20 mil di selatan New York.

Lokasi Holmdel, dengan bangunan seluas 1,9 juta kaki persegi yang didirikan di atas lahan seluas 473 are, ditutup pada tahun 2007. Bangunan kaca tersebut dirancang oleh Eero Saarinen. Pada bulan Agustus 2013, Somerset Development membeli bangunan tersebut, dan berencana mengembangkan ulang bangunan tersebut menjadi kawasan komersial dan residensial. Sebuah artikel pada tahun 2012 menyatakan keraguannya mengenai kesuksesan proyek tersebut,[17] tetapi sejumlah penyewa besar telah mengumumkan rencananya untuk pindah ke sana pada tahun 2016 dan 2017.[18][19]

Penemuan dan pengembangan

Bagian ini membutuhkan rujukan tambahan agar kualitasnya dapat dipastikan. Mohon bantu kami mengembangkan artikel ini dengan cara menambahkan rujukan ke sumber tepercaya. Pernyataan tak bersumber bisa saja dipertentangkan dan dihapus.
Cari sumber: "Bell Labs"  berita · surat kabar · buku · cendekiawan · JSTOR
250px-Bell_Laboratories_logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Logo Bell Laboratories, mulai tahun 1969 hingga 1983

Bell Laboratories diangap sebagai fasilitas riset terkemuka di bidangnya, karena telah mengembangkan berbagai teknologi revolusioner, seperti astronomi radio, transistor, laser, teori informasi, sistem operasi Unix, bahasa pemrograman C dan C++, sel surya, charge-coupled device (CCD), serta sejumlah teknologi dan sistem berkabel, nirkabel, dan optis lain.

1920-an

Pada tahun 1926, laboratorium ini menciptakan contoh awal dari sistem gambar bergerak bersuara sinkron, yang bersaing langsung dengan Fox Movietone dan DeForest Phonofilm.[20]

Pada tahun 1924, fisikawan Bell Labs, Walter A. Shewhart mengusulkan diagram kontrol sebagai sebuah metode untuk menentukan apakah suatu proses berada dalam keadaan terkendali. Metode Shewhart pun menjadi dasar untuk kendali proses statistik, yang menjadi dasar dari gerakan kualitas modern, seperti Six Sigma.

Referensi

  1. "Awards". Nokia. 2026.
  2. Georgescu, Iulia (Februari 2022). "Bringing back the golden days of Bell Labs". Nature Reviews Physics (dalam bahasa Inggris). 4 (2): 76–78. Bibcode:2022NatRP...4...76G. doi:10.1038/s42254-022-00426-6. ISSN 2522-5820. PMC 8792522. PMID 35103251.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. Brumfiel, Geoff (2008-08-01). "Bell Labs bottoms out". Nature (dalam bahasa Inggris). 454 (7207): 927. doi:10.1038/454927a. ISSN 1476-4687. PMID 18719552.
  4. 1634–1699: McCusker, J. J. (1997). How Much Is That in Real Money? A Historical Price Index for Use as a Deflator of Money Values in the Economy of the United States: Addenda et Corrigenda (PDF). American Antiquarian Society. 1700–1799: McCusker, J. J. (1992). How Much Is That in Real Money? A Historical Price Index for Use as a Deflator of Money Values in the Economy of the United States (PDF). American Antiquarian Society. 1800–present: Federal Reserve Bank of Minneapolis. "Consumer Price Index (estimate) 1800–". Diakses tanggal 28 Mei 2023.
  5. 1 2 3 4 Bruce, Robert V. Bell: Alexander Bell and the Conquest of Solitude. Ithaca, New York: Cornell University Press, 1990. ISBN0-8014-9691-8.
  6. "Volta Bureau". National Historic Landmark summary listing. National Park Service. Diarsipkan dari asli tanggal Oktober 11, 2012. Diakses tanggal Mei 10, 2008.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. Unsigned (n.d.), National Register of Historic Places Inventory-Nomination: Volta Bureau, National Park Service and Accompanying three photos, exterior, from 1972 (920 KB)
  8. "Volta Laboratory & Bureau". Washington D.C. National Register of Historic Places Travel Itinerary listing. National Park Service. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Mei 12, 2008. Diakses tanggal Mei 10, 2008.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. Mackay, James (1997). Alexander Graham Bell, A Life. USA: John Wiley & Sons Inc.
  10. Garnet, Robert (1985). The Telephone Enterprise. Baltimore, Maryland: The Johns Hopkins University Press. hlm. 1–44.
  11. "Nokia Bell Labs History". Nokia Bell Labs. Juli 20, 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. 1 2 Telephony, Volume 87(5), p.20, January 31, 1925
  13. Donofrio, Angelo (Mei–Juni 1966). "West Street Story". Bell Labs Reporter. 15.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  14. Gertner, Jon (2012). The Idea Factory. New York: The Penguin Press.
  15. Adams, Butler (1999). Manufacturing the Future. Cambridge: Cambridge University Press.
  16. "It's official! Bayer buys Alcatel-Lucent site in Hanover Twp". The Hanover Eagle. Diakses tanggal Mei 21, 2012.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  17. "Future takes shape for Bell Labs site". The New York Times. Diakses tanggal September 29, 2013.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  18. "iCIMS Plans Move to Landmark Bell Works Building, Commits to Continued Growth in NJ". ICIMS.com. Juli 10, 2016. Diakses tanggal Oktober 10, 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  19. "Hundreds of new workers to move into historic Bell Labs building". NJ.com. April 10, 2017. Diakses tanggal Oktober 10, 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  20. "Bell Laboratories". Encyclopædia Britannica. Diarsipkan dari asli tanggal Mei 3, 2006.{{cite encyclopedia}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Bacaan lebih lanjut

Pranala luar

Sejarah
120px-Telecom-icon.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Pelopor
Transmisi
media
Topologi jaringan
dan alihan
Multiplexing
Konsep
Jenis jaringan
Jaringan penting
Lokasi(menurut wilayah)

40°41′00″N 74°24′03″W / 40.683404°N 74.400744°W / 40.683404; -74.400744

  1. Pada 1983, AT&T membentuk anak perusahaan baru, AT&T Technologies. Perusahaan ini memecah Western Electric menjadi beberapa perusahaan sebagai anak perusahaan AT&T Technologies. Bell Labs menjadi salah satu anak perusahaan tersebut. Pada 1996, AT&T Technologies dilepas dan berganti nama menjadi Lucent Technologies.
  2. Awalnya bernama Bell Telephone Laboratories (1925–1984), kemudian AT&T Bell Laboratories (1984–1996) dan Bell Labs Innovations (1996–2007)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan