Kamis, 22 Oktober 2026
09:06 WIB
TERKINI
Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama Tuba Barat Tulangbawang Barat Unggul dalam Penanggulangan TBC, Lampaui Target Provinsi Bandar Lampung Prioritas Keselamatan Terabaikan: Akses Rumah Aman Korban KDRT di Lampung Lampung Tengah Gerebek Dua Lokasi, Polres Lampung Tengah Tangkap Pengedar Sabu 7,40 Gram Pemprov Lampung Kolaborasi Pemprov Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya, Tol Bakter Terganggu Asap Tebal Bandar Lampung Lampung Agendakan Beragam Rapat Penting, Revitalisasi Stadion Pahoman Jadi Sorotan Utama Lampung Selatan Kulkas Bekas Raib, Tiga Pria di Lampung Selatan Terancam Tujuh Tahun Penjara Hiburan Wendy Red Velvet Bersiap Comeback Solo November 2026, Janjikan Eksplorasi Vokal Hiburan Eiichiro Oda Ambil Jeda Dua Pekan, One Piece Chapter 1197 Tayang November 2026 Lampung Cuaca Lampung 20 Oktober 2026: Cerah Berawan Dominan, Waspada Hujan Lokal Lampung Tengah Kebakaran Landa TPA Bandarjaya Lampung Tengah, Gas Metan Diduga Pemicu Utama
Batik Besurek

Batik Besurek

gaya batik khas kebudayaan Bengkulu

Bagikan:
250px-Batik_Besurek_Bengkulu.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Batik Besurek Bengkulu

Batik Besurek adalah batik khas Bengkulu yang bermotif kaligrafi Arab. Pada umumnya, batik ini berciri khas motif kaligrafi dengan perpaduan bunga Rafflesia yang merupakan simbol khas Bengkulu.

Etimologi

Batik ini dinamakan "Besurek" karena menggunakan motif-motif bertuliskan kaligrafi Arab. Besurek merupakan bahasa Melayu dialek Bengkulu yang artinya bersurat atau tulisan.

Sejarah

250px-Kain_Batik_Tulisan%2C_Sumatera.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Kain batik besurek dari Jambi

Batik Besurek diperkenalkan pedagang Arab dan pekerja asal India pada abad ke-17 kepada masyarakat di Bengkulu. Seiring dengan perkembangannya, seni dalam membuat motif pada kain tersebut dipadukan dengan tradisi Indonesia yang berciri khas Bengkulu.

Motif

Berikut ini beberapa motif yang biasa digunakan dalam Batik Besurek:

  • Motif kaligrafi: motif yang diambil dari huruf-huruf kaligrafi. Batik Besurek untuk upacara adat bertuliskan huruf Arab yang bisa dibaca dan memiliki makna, tetapi sebagian besar hanya berupa hiasan mirip huruf Arab yang tidak memiliki makna yang jelas.
  • Motif Rafflesia: motif bergambar padma raksasa khas Bengkulu. Motif ini adalah motif utama batik Besurek selain kaligrafi Arab.
  • Motif burung kuau: motif bergambar burung kuau yang berupa rangkaian huruf-huruf kaligrafi.
  • Motif relung kaku: motif Batik Besurek dengan bentuk meliuk-liuk seperti tumbuhan paku.
  • Motif rembulan: motif yang dibuat perpaduan antara gambar bulan dengan motif kaligrafi.

Pengembangan

Motif Besurek telah berkembang dan dilestarikan keberadaannya. Selain sebagai seragam wajib untuk pelajar sekolah dasar hingga sekolah menengah atas, Batik Besurek juga dijadikan pakaian wajib bagi Pegawai Negeri Sipil di wilayah provinsi Bengkulu sejak tahun 1990. Peraturan yang ditetapkan tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah daerah di Provinsi Bengkulu dalam pengembangan dan pelestarian Batik Besurek.

Kegagalan menjadi warisan budaya Indonesia

Batik Besurek gagal masuk warisan budaya Indonesia sebab pemerintah provinsi Bengkulu tidak mengirimkan utusan pada saat sidang warisan budaya tak benda Indonesia oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang dilaksanakan pada pertengahan Oktober 2014 di Jakarta. Dalam sidang penetapan warisan budaya Indonesia tersebut, Bengkulu mengusulkan tiga jenis kain batik untuk dinominasikan, yakni Batik Besurek, Kain Lantung, dan Kain Umeak Jang dari Kabupaten Rejang Lebong.[1]

Ketiganya gagal disahkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sebagai warisan budaya tak benda Indonesia karena dalam pembahasan tersebut tidak dihadiri oleh wakil Pemprov Bengkulu, sehingga usulan tersebut tidak dibahas sama sekali.

Referensi

Pranala luar

Jenis pembuatan
Alat dan bahan
Kelas sosial
Daerah
Corak
Sumatra
Jawa
Kalimantan
Bali Nusa Tenggara
Sulawesi
Maluku dan Papua
Museum
Sentra batik
Pembatik
Perancang busana
Perusahaan
Acara
Acara
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan