Minggu, 20 September 2026
23:12 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Arseto FC

Arseto FC

klub sepak bola di Indonesia

Arseto FC
Logo Arseto
Nama lengkapAryo Seto Football Club
JulukanThe Cannon
Tim Biru Langit
Berdiri1978;48 tahun lalu (1978)
Dibubarkan1998;28 tahun lalu (1998)
StadionStadion Sriwedari, Surakarta
(Kapasitas: 15.000)
Ketua UmumIndonesia Sigid Harjoyudanto
ManajerIndonesia Prof. Brodjo Sudjono
LigaGalatama
Galatama 1991/1992Juara
Kostum kandang
Kostum tandang
40px-Soccerball_current_event.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Musim ini

Arseto FC (singkatan dari Aryo Seto Football Club) merupakan sebuah klub sepak bola era Galatama dari Kota Surakarta. Klub ini berdiri pada tahun 1978 yang didirikan oleh Sigid Harjoyudanto, yang merupakan putra mantan Presiden Soeharto.[1] Pemilihan nama Arseto sebagai nama tim memiliki 2 kemungkinan, yakni Aryo Seto yang merupakan tokoh pewayangan atau Ari Sigit Soeharto putra dari Sigid Harjoyudanto.

Arseto adalah salah satu anggota pertama Liga Sepak Bola Utama dari 14 tim, bersama BBSA Tama, Buana Putra, Cahaya Kita, Indonesia Muda, Jaka Utama, Jayakarta, NIAC Mitra, Pardedetex, Perkesa '78, Sari Bumi Raya, Tidar Sakti, Tunas Inti, Warna Agung.

Pada mulanya, klub ini bermarkas di Jakarta. Namun, sejak tahun 1983, setelah presiden Soeharto mencanangkan tanggal 9 September sebagai Hari Olahraga Nasional saat peresmian Stadion Sriwedari Surakarta, Arseto mulai memainkan pertandingan kandangnya di Kota Surakarta.[1]

Kostum kandang yang dipergunakan Arseto berwarna biru muda, sehingga Arseto dijuluki "Tim Biru Langit". Arseto juga dijuluki "The Cannon" dikarenakan Arseto selalu semangat tak pernah lelah berjuang untuk menampilkan performa terbaiknya seperti meriam yang selalu panas.

Arseto menyatakan pembubaran timnya pada tahun 1998, setelah terjadinya kerusuhan massa pada tahun tersebut. Pertandingan terakhir yang mereka jalani adalah saat melawan Pelita Jaya.[1]

Kembali di Hidupkan

Mantan manajer Arseto Solo Prof. Brodjo Sudjono siap turun gunung guna menghidupkan tim Arseto Solo dalam waktu dekat. Keinginan untuk membentuk tim Arseto Solo muncul saat Unsa-ASMI Solo menggelar laga persahabatan dengan All Star Arseto Solo di Stadion Manahan. Pembahasan awal untuk menyamakan persepsi berupa kesepakatan menghidupkan Arseto Solo sudah terlaksana seiring dilangsungkannya partai persahabatan Unsa-ASMI melawan All Star Arseto Solo. Kegiatan yang ditujukan untuk menyemarakkan Dies Natalis Unsa-ASMI ke-29 itu sebagai langkah awal untuk membangun tim Arseto Solo.

Arseto Solo itu ada satu prinsip yang tak boleh ditawar, yakni hanya menggunakan pemain lokal. Ini penting untuk regenerasi pemain sepak bola di Tanah Air. Tak heran, di Arseto Solo banyak melahirkan pemain berbakat untuk Indonesia. Hal ini di dukung oleh Wali kota Solo.

Prestasi

Adapun beberapa prestasi nasional dan internasional yang telah diraih Arseto, yakni:

  • Tahun 1985 - Juara Piala Liga I
  • Tahun 1985 - Juara Invitasi Perserikatan Galatama
  • Tahun 1992 - Juara Kompetisi Galatama
  • Tahun 1993 - Juara Kejuaraan Antarklub ASEAN[2]
  • Sebagai juara liga Indonesia Galatama 1992, Arseto Solo mewakili Indonesia di Liga Champions Asia pada musim kompetisi tahun 1992/1993.[2] Menghadapi klub asal Brunei Darussalam di fase penyisihan, Kota Rangers FC, Arseto menang selisih gol 3 – 2 sehingga lolos ke babak selanjutnya. Selanjutnya Arseto Solo kembali menghadapi wakil Asean lainnya, yaitu klub Thailand, Thai Farmers Bank. Pada pertandingan pertama Arseto kalah 0 – 2, tetapi pada pertandingan kedua Arseto berhasil membalikkan defisit ketertinggalan gol aggregat dengan menggelontorkan 3 gol tanpa balas. Untuk itu Arseto berhak lolos ke fase grup semifinal Liga Champions, total ada 7 tim tersisa yang dibagi menjadi dua grup, masing-masing juara grup akan bertanding ke babak final. Dalam Fase grup, Arseto Solo tergabung bersama klub Jepang, Yomiuri FC, klub Arab Saudi, Al–Shabab, dan klub Bahrain, Muharraq Club. Sayang Arseto akhirnya gugur di fase 7 besar kejuaraan Liga Champions Asia ini.

Pemain

Adapun pemain tim nasional Indonesia yang pernah bermain di klub ini, antara lain:

Tim saat ini
Persis Solo (sejak 1923) · Solo FC (sejak 2010)
40px-Seal_of_the_City_of_Surakarta.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
40px-Logopersissolo.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
40px-Ksatria_Solo_FC.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
40px-Logo_Arseto_FC.gif?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bekas tim
Arseto Solo (1978–1998) · Pelita Solo (2000–2002) · Persijatim Solo FC (2002–2004)
Stadion
Tokoh
Lain-lain
Liga Primer Indonesia · Liga Super Indonesia · Pasoepati (Pasukan Soeporter Paling Sejati)
Musim 2025/26
Super League
Championship
Liga Nusantara
Liga 4
Tidak Aktif
  1. 1 2 3 Bola.com (2020-05-09). "Rekam Jejak Arseto Solo, Si Biru Langit yang Bersinar di Era Orde Baru". bola.com. Diakses tanggal 2026-06-17.
  2. 1 2 Wahyudianto, Haryono (2024-10-02). "Di Bawah Bayang Bayang Arseto". espos.id. Diakses tanggal 2026-06-18.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan