Selasa, 22 September 2026
17:32 WIB
TERKINI
Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara Regional Solo Safari Bantah Larang Hijab, Akui Ada Kesalahan Komunikasi Berita Banjir Bandang Landa Kompleks Pemkab Solok, Peralatan Kantor Hanyut dan Warga Mengungsi Berita Mengungkap Jaringan Video Asusila "A Day in My Life": Dua Pelaku Raup Jutaan Rupiah Berita Nusron Wahid Mundur dari Golkar, Serahkan Detail ke Bahlil Lahadalia Wawancara Tragedi 1965: Oka Rusmini Soroti Perampasan Hak Hidup Perempuan Prelude Dua Mantan Menteri Keuangan: Riwayat Berbeda di Kursi Kasir Negara Politik Kepala BGN Gencar Beriklan di Medsos, Benahi Citra Program Makan Bergizi Gratis Bisnis Jerat Pungli Ancam UMKM Indonesia: Kisah Bolosego dan Solusi Mendesak Hukum & Kriminal Empat Eks Pejabat LPEI Divonis 6 Tahun Penjara dalam Skandal Korupsi Pembiayaan Ekspor Hukum & Kriminal Mantan Bupati Sidoarjo Gus Muhdlor Bebas Bersyarat Usai Dua Tahun Dipenjara
Maladi

Maladi

Artikel ini bukan mengenai Meidian Maladi.
Maladi
250px-22_maladi.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Menteri Penerangan Indonesiake-13
Masa jabatan
10 Juli 1959 –6 Maret 1962
PresidenSoekarno
PendahuluSudibjo
PenggantiMohammad Yamin
Menteri Olahraga Indonesiake-3
Masa jabatan
27 Agustus 1964 –27 Maret 1966
PresidenSoekarno
PendahuluSupeno
PenggantiAbdul Gafur
Informasi pribadi
Lahir(1912-08-31)31 Agustus 1912
Meninggal30 April 2001(2001-04-30) (umur 88)
Jakarta, Indonesia

R. Maladi (31 Agustus 1912  30 April 2001) adalah mantan Menteri Penerangan (1959–1962) dan mantan Menteri Negara Pemuda dan Olahraga (1964–1966).[1] Ia juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum PSSI antara 1950 hingga 1959.

Kontribusi pada Indonesia

Pada masa awal kemerdekaan Indonesia, Maladi terlibat langsung dalam Perang Kemerdekaan Indonesia dengan memimpin Tentara Pelajar dalam pertempuran melawan Tentara Belanda yang kemudian dikenal sebagai Serangan Umum Empat Hari di Solo.

Pasca pengakuan kedaulatan Indonesia, Maladi aktif di dunia musik dan olahraga. Di dunia olaharga, R Maladi adalah mantan presiden PSSI periode 1950-1959. Bahkan Maladi juga pernah menjadi penjaga gawang PSSI. Di dunia musik, Maladi juga merupakan seorang pencipta lagu keroncong yang handal, lagunya yang sangat dikenal adalah lagu keroncong Di Bawah Sinar Bulan Purnama dan Nyiur Hijau.

Pada saat menjabat sebagai Menteri Penerangan, Maladi merintis proyek Televisi Republik Indonesia atas perintah Presiden Soekarno pada tanggal 25 Juli 1961, mengeluarkan SK Menpen No. 20/SK/M/1961 tentang pembentukan Panitia Persiapan Televisi (P2T) dan mulai mengudara 24 Agustus 1962.[2] Jauh sebelum bergabung dengan TVRI, R.Maladi salah seorang penggagas berdirinya Radio Republik Indonesia. Mantan pegawai radio Jepang ini menginginkan agar Hoso Kyoku diambil alih oleh bangsa Indonesia. Maka tanggal 11 September 1945 di rumah Adang Kadarusman, sejumlah tokoh dari 6 Hoso Kyoku di Jawa sepakat mendirikan RRI.

Nama sebagai stadion

Pada tanggal 4 Agustus 2003, pemerintah Kota Solo yang dipimpin oleh wali kota Slamet Suryanto mengubah nama Stadion Sriwedari menjadi Stadion R. Maladi sebagai penghormatan atas jasa-jasa mantan Menteri Olahraga yang sekaligus desainer stadion tersebut. Pengubahan nama stadion itu atas usulan Paguyuban eks Tentara Pelajar Brigade 17 Surakarta. Semula nama R. Maladi akan diabadikan sebagai nama Stadion Manahan. Namun dengan alasan kesejarahan, Pemkot akhirnya memutuskan untuk menggantikan nama Stadion Sriwedari.[3]

Penghargaan

Dalam Negeri

Luar Negeri

Referensi

  1. "Maladi". encyclopedia.jakarta-tourism.go.id. Diakses tanggal 2020-02-12.
  2. http://tvri.go.id/about/ TVRI dari masa ke masa, diakses 24 Mei 2019
  3. "Tempointeraktif: Pemerintah Kota Solo Ubah Nama Stadion Sriwedari". Diarsipkan dari asli tanggal 2012-07-31. Diakses tanggal 2011-09-10.
  4. "Daftar WNI yang Menerima Tanda Kehormatan Republik Indonesia Tahun 1959–sekarang" (PDF). Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia. 7 Januari 2020. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 2021-07-29. Diakses tanggal 12 Agustus 2021.
  5. "Menteri Penerangan Maladi terima bintang Yugoslavia". Mimbar Penerangan. 11 (12). Departemen Penerangan Republik Indonesia: 765. Desember 1960. Diakses tanggal 11 Januari 2021.

Pranala luar

Jabatan politik
Didahului oleh:
Sudibjo
Menteri Penerangan Indonesia
1959–1962
Diteruskan oleh:
Mohammad Yamin
Didahului oleh:
Supeno
Menteri Olahraga Indonesia
1964–1966
Diteruskan oleh:
Abdul Gafur
Jabatan olahraga
Didahului oleh:
Artono Martosoewignyo
Ketua Umum PSSI
1950–1959
Diteruskan oleh:
Abdul Wahab Djojohadikoesoemo
Televisi
Saluran pusat
Stasiun daerah
(daftar)
Sumatera
Jawa
Kalimantan
Nusa Tenggara
  • TVRI Bali
  • TVRI Nusa Tenggara Barat
  • TVRI Nusa Tenggara Timur
Sulawesi
Maluku
Papua
Telah ditutup
120px-TVRILogo2019.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tokoh penting
Lainnya
Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi politikus Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan