Selasa, 22 September 2026
02:59 WIB
TERKINI
Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya Cek Fakta Menteri Keuangan Suahasil Nazara Diserang Hoaks: Dana Hibah Fiktif dan Korupsi Fantastis Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Mengatasnamakan BRI Marak di Medsos Cek Fakta Klarifikasi Hoaks: Nusron Wahid Tak Pernah Sebut Jokowi Terima Suap Rp 700 Miliar Hukum & Kriminal Pengusaha RI Tersandung Dolar Singapura Palsu di Kasino Mewah Sentosa Peristiwa Misteri 22 Penumpang KM Virgo Tak Terdaftar: Menyoroti Akurasi Manifes Kapal Olahraga Pedro Acosta Pecah Telur di MotoGP Austria 2026, Penantian Panjang Berakhir Kolom Warisan Otoriter: Jejak Kekuasaan Kolonial dalam Rezim Orde Baru Kolom Obligasi Daerah Rp 5,6 Triliun DKI: Cerminan Kebutuhan Pembiayaan Ibu Kota Politik Partai Pendukung Prabowo Usulkan Kenaikan Ambang Batas Parlemen dan Presiden Megapolitan Pria Penendang Wanita di Senayan City Resmi Tersangka, Polisi Ungkap Motifnya
Soedibjo

Soedibjo

menteri di Indonesia

Soedibjo
250px-Minister_of_Information_Soedibjo%2C_Garuda_Perdamaian%2C_p3.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Menteri/Sekretaris Jenderal Front Nasional
Masa jabatan
6 Maret 1962 –22 Februari 1966
PresidenSoekarno
PendahuluTidak ada; jabatan baru
PenggantiJunius Kurami Tumakaka
Menteri Penghubung Organisasi-Organisasi Rakyat Indonesiake-2
Masa jabatan
10 Juli 1959 –6 Maret 1962
MenjabatbersamaSoedjono
PresidenSoekarno
PendahuluA.M. Hanafi
PenggantiJabatan dihapuskan
Menteri Penerangan Indonesiake-12
Masa jabatan
24 Maret 1956 –10 Juli 1959
PresidenSoekarno
PendahuluSjamsuddin Sutan Makmur
PenggantiMaladi
Menteri Sosial Indonesiake-12
Masa jabatan
12 Agustus 1955 –18 Januari 1956
PresidenSoekarno
PendahuluSoeroso
PenggantiSutomo
Menteri Urusan Kesejahteraan Negara Indonesiake-1
Masa jabatan
1 Agustus 1953 –14 September 1953
PresidenSoekarno
PendahuluTidak ada; jabatan baru
PenggantiWongsonegoro (a.i.)
Informasi pribadi
Lahir(1918-01-20)20 Januari 1918
Meninggal9 Juli 2008(2008-07-09) (umur 90)
Partai politikPSII
Anak2
Tanda tangan

Soedibjo (20 Januari 1918  9 Juli 2008) adalah mantan Menteri Penerangan Indonesia dalam Kabinet Ali Sastroamidjojo II dan Kabinet Karya.[1][2][3]

Tanda kehormatan

Dalam negeri

Luar Negeri

Referensi

  1. Soekarno; Soedibjo; Masjkur (5 Juni 1958). Pantja-Sila membuktikan dapat mempersatukan bangsa Indonesia. Pidato-pidato Presiden Soekarno, Menteri Penerangan Soedibjo, dan K.H. Masjkur pada peringatan lahirnja Pantjasila di Istana Negara pada tg. 5 Djuni 1958. Jakarta: Kementerian Penerangan.
  2. Yayasan Idayu (6 November 1958). Gambar: Menteri Penerangan Sudibyo meninjau percetakan De Uni pada tanggal 6 November 1958 (Laporan). Perpustakaan Nasional. Diarsipkan dari asli tanggal 2016-12-20.{{cite report}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. Simanjuntak, P. N. H. (2003) (in Indonesian), Kabinet-Kabinet Republik Indonesia: Dari Awal Kemerdekaan Sampai Reformasi, Jakarta: Djambatan, pp. 181–187, ISBN 979-428-499-8
  4. Sejarah Departemen Penerangan RI. Departemen Penerangan Republik Indonesia. 1986. hlm. 182.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
Jabatan politik
Jabatan menteri baru Menteri Urusan Kesejahteraan Negara Indonesia
1953
Diteruskan oleh:
Wongsonegoro
Didahului oleh:
Soeroso
Menteri Sosial Indonesia
1955–1956
Diteruskan oleh:
Soetomo
Didahului oleh:
Sjamsuddin Sutan Makmur
Menteri Penerangan Indonesia
1956–1959
Diteruskan oleh:
Maladi
Didahului oleh:
A.M. Hanafi
Menteri Penghubung Organisasi-Organisasi Rakyat
1959–1962
Menjabat bersama dengan: Soedjono
Jabatan dihapuskan
Jabatan menteri baru Menteri/Sekretaris Jenderal Front Nasional
1962–1966
Diteruskan oleh:
Junius Kurami Tumakaka


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi politikus Indonesia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan