Minggu, 27 September 2026
00:54 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau Kembali Erupsi, Status Siaga Tetap Dipertahankan Bandar Lampung BPS Lampung Tuntaskan Sensus Ekonomi 2026, Hasilnya Siap Rilis Awal 2027 Bandar Lampung Inovasi Double Teaching: Guru Ahli Berbagi Ilmu Lintas Sekolah di Lampung Bandar Lampung Coki, Buaya Peliharaan Warga Panjang yang Bikin Haru Jelang Evakuasi KKP Lampung Tekuni Hobi Sejak Kuliah, Dani Tetap Bertahan Jual Ikan Hias di Tengah Tantangan Cuaca Prakiraan Cuaca Lampung 26 September 2026: Cerah Berawan dan Potensi Hujan Humaniora Perlindungan Anak Digital: MPR Desak Komitmen Global Terwujud Nyata di Tanah Air Regional Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang Tersangka Pemerasan Perizinan Bangunan dan TPPU Bandar Lampung Puluhan Siswa di Lampung Tengah Diduga Keracunan Makanan Program MBG
Persis Solo

Persis Solo

Klub sepak bola di Indonesia

Untuk kegunaan lain, lihat Persis.
PERSIS Solo
ꦥꦼꦂꦱꦶꦱ꧀ꦱꦺꦴꦭꦺꦴ
250px-Persis_Solo_logo.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Nama lengkapPersatuan Sepak Bola Indonesia Surakarta
JulukanAlap-alap[1]
Laskar Sambernyawa
Berdiri8 November 1923 sebagai Vorstenlandsche Voetbal Bond
StadionStadion Manahan
(Kapasitas: 20.000)
PemilikKaesang Pangarep
Erick Thohir
Kevin Nugroho
ManajerIndonesia Chairul Basalamah
PelatihIndonesia Ricky Nelson[2]
LigaLiga Super
2024–25Peringkat 14 dari 18
Situs webSitus web resmi klub
Kelompok suporterPasoepati
Surakartans
Ultras 1923
East Gate Crew
Kostum kandang
Kostum tandang
40px-Soccerball_current_event.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Musim ini

Persatuan Sepak Bola Indonesia Surakarta (atau PERSIS), umumnya dikenal sebagai PERSIS Solo [a] adalah sebuah klub sepak bola profesional Indonesia yang berbasis di Kota Surakarta, Jawa Tengah. Klub ini awalnya menggunakan nama Vorstenlandsche Voetbal Bond (VVB), yang didirikan oleh Sastrosaksono, Raden Ngabehi Reksodiprojo dan Sutarman pada 8 November 1923. Penggantian nama menjadi PERSIS ini terjadi karena adanya Sumpah Pemuda pada 28 Oktober 1928. Selain itu PERSIS Surakarta juga merupakan salah satu dari tujuh klub pendiri PSSI pada 19 April 1930.

PERSIS kembali ke kasta atas dalam kancah sepak bola Indonesia pada tahun 2022 menyusul keberhasilannya memenangkan gelar Liga 2 2021. Kebangkitan PERSIS dimulai pada tahun 2021 dengan didorong oleh pemilik barunya yang merupakan putra daerah Surakarta dan putra bungsu dari Presiden Joko Widodo yaitu Kaesang Pangarep, serta kedua pemilik lainnya yakni Kevin Nugroho dan Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir.[3]

Sejarah

Persis Surakarta berdiri pada tanggal 8 November 1923, Sastrosaksono dari klub M.A.R.S dan Raden Ngabehi Reksohadiprojo dan Sutarman dari klub Romeo memprakarsai pembentukan Vorstenlandsche Voetbal Bond (VVB) sebagai cikal bakal kub klub sepak bola yang menjadi kebanggaan masyarakat Solo. Hal ini didasarkan pada keyakinan ketiga tokoh tersebut bahwa permainan sepak bola dapat dimainkan oleh siapa saja tanpa ada batasan tertentu.[4]

Pada tanggal 28 Oktober 1928, VVB bereaksi terhadap momen Sumpah Pemuda, sejak saat itu VVB berubah nama menjadi Persatuan SepakBola Indonesia Surakarta (PERSIS). Perubahan nama ini merupakan bentuk apresiasi terhadap nilai-nilai perjuangan dan persatuan yang terkandung dalam isi sumpah pemuda. Secara informal, nama PERSIS mulai digunakan oleh klub.[4]

Pada tanggal 19 April 1930, mereka ikut serta dalam pendirian federasi sepak bola Indonesia yang disebut Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) bersama dengan enam klub lainnya, Bandoengsche Indonesische Voetbal Bond (Persib Bandung), Indonesische Voetbal Bond Magelang (PPSM Magelang), Madioensche Voetbal Bond (PSM Madiun), United Sepakraga Mataram (PSIM Yogyakarta), Soerabajasche Indonesische Voetbal Bond (Persebaya Surabaya), dan Voetbalbond Indonesische Jacarta (Persija Jakarta). Berdirinya PSSI berawal dari semangat perjuangan rakyat Indonesia dalam melawan imperialisme Belanda saat itu, dan pada 12 Mei 1933, PERSIS mulai diresmikan oleh klub melalui musyawarah internal dan mulai digunakan secara resmi.[4]

Persis Surakarta mulai dikenal oleh masyarakat Surakarta. Kemudian, mereka mulai bermarkas di Stadion Manahan dan Stadion Sriwedari yang digunakan sebagai tempat pusat pelatihan tim, mereka juga telah tujuh kali menjuarai beberapa kompetisi PSSI Perserikatan, yaitu pada tahun 1935, 1936, 1939, 1940, 1941, 1942, dan 1943. Tidak hanya unggul di tahun 1990-an, Persis Surakarta mulai tampil di persepak bolaan nasional pada tahun 2006.[5]

Momentum kebangkitan Persis Surakarta baru terasa tahun itu. Pemerintah lokal menganggap mereka serius dan berhasil mempromosikan ke kasta tertinggi saat itu, Divisi Utama Liga Indonesia. Persis Surakarta mampu melahirkan pemain-pemain muda bertalenta saat itu, dua di antaranya adalah penjaga gawang Wahyu Tri Nugroho dan bek Wahyu Wijiastanto. Keduanya berhasil masuk dan membela tim nasional Indonesia.[6]

Persis Surakarta menjadi kekuatan tersendiri di Liga Djarum 2007–08. Mereka mendatangkan pemain-pemain besar, seperti Greg Nwokolo, Harry Saputra, Rudi Widodo, Alvin Kie, dan Frank Seator. Sayangnya, berada di kasta tertinggi hanya bertahan dalam waktu singkat. Di musim berikutnya, PSSI menyusun kompetisi level tertinggi dengan nama Indonesia Super League pada musim 2008. Persis Surakarta hanya mampu finish di peringkat 10 grup barat dan gagal bertahan di level utama.[6]

Stadion

250px-Manahan_Stadium_August_2019.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Stadion Manahan, tahun 2022.

Persis Surakarta memainkan laga kandangnya di Stadion Manahan. Desain Stadion Manahan mengikuti standar internasional untuk desain stadion, yang dilengkapi dengan 20.000 kursi individu. Rumput yang digunakan adalah Rumput Dactylon Cynodon, yang merupakan kelas standar FIFA. Stadion ini dilengkapi dengan: lapangan sepak bola, lintasan atletik berstandar internasional, ruang ganti, ruang pemanasan, ruang kesehatan, sekretariat, ruang wartawan dan konferensi pers, dan beberapa kantor. Untuk tempat latihan utama, Persis menggunakan Stadion Sriwedari di Jalan Slamet Riyadi, lapangan sepak bola Kotabarat, atau lapangan sepak bola Banyuanyar.

Suporter dan Rival

Suporter

Suporter Persis Surakarta disebut Pasoepati. Didirikan pada tahun 2000 dengan warna merah sebagai identitas mereka. Pasoepati adalah salah satu suporter klub sepak bola terbesar di Jawa Tengah.

Surakartans, pendukung PERSIS yang paling setia, sejak pertama kali terbentuk mereka mendukung PERSIS dan hanya PERSIS. Mereka dikenal dengan budaya casual khas Inggrisnya.

Ultras 1923 merupakan pendukung PERSIS Solo yang terkenal dengan dukungan fanatiknya, dengan warna hitam seperti ultras Italia.

Rivalitas

Persis Surakarta memiliki sejarah rivalitas dengan PSIM Yogyakarta, derby ini bernama Derbi Mataram, awal mula rivalitas ini adalah permusuhan antara kedua belah pihak suporter klub, Pasoepati Persis dan Brajamusti PSIM.

Persis memiliki rivalitas dengan PSIS Semarang, derby ini disebut Derby Jateng yang diambil dari Jawa Tengah, provinsi tempat kedua klub berada.

Persis Surakarta juga memiliki rivalitas dengan PSCS Cilacap, derby ini disebut Derby Jawa Tengah Selatan yang terletak di bagian selatan provinsi Jawa Tengah di mana Surakarta dan Cilacap berada.

Sponsor

Sponsor lengkap adalah sebagai berikut.[7][8]

Sponsor utama
Sponsor lainnya

Manajemen & Staf Pelatih

Manajemen & Staf Pelatih

Posisi Nama
Pemilik Indonesia Kaesang Pangarep
Indonesia Kevin Nugroho
Direktur Akademi Indonesia Rasiman
Manajer Tim Indonesia Dion Pratama
Pelatih Kepala Belanda Peter de Roo
Asisten Pelatih Malaysia Zulhazman Zulazwar
Indonesia Tithan Suryata
Pelatih Kiper Indonesia Eddy Harto
Indonesia Rizky Adiatna
Pelatih Fisik Malaysia Khairulanwar
Analis Pertandingan Indonesia Taufik Novianto
Dokter Indonesia Iwan Utomo
Fisioterapi Indonesia Rudi Suseno
Indonesia Deka Kurniagung
Masseur Indonesia Fernanda Nugroho

Pemain

Skuad terkini

Per 21 Januari 2025.[9]

Catatan: Bendera menunjukkan tim nasional sesuai dengan peraturan kelayakan FIFA. Pemain bisa saja memiliki lebih dari satu kewarganegaraan non-FIFA.

No. Pos. Negara Pemain
1 GK  IDN Muhammad Riyandi
31 GK  IDN Gianluca Pandeynuwu
51 GK  IDN Pancar
47 GK  IDN Gede Aditya
70 CB  BRA Cleylton
2 CB  IDN Mochammad Zaenuri
3 CB  BRA Eduardo Kunde
44 CB  BRA Ricardo Lima
26 CB  IDN Rian Miziar
34 LB  NED Jordy Tutuarima
15 LB  IDN Giovani Numberi
16 RB  IDN Rizky Dwi
30 RB  IDN Eky Taufik
29 RB  IDN Gardhika Arya
22 CDM  IDN Sutanto Tan Kapten
63 CDM  IDN Ripal Wahyudi
No. Pos. Negara Pemain
14 CM  JPN Sho Yamamoto
20 CM  ARG Lautaro Belleggia
78 CM  IDN Abdul Aziz
35 CAM  BRA Jhon Cley
28 CAM  IDN Braif Fatari
7 LW  IDN Irfan Jauhari
21 LW  IDN Romadona
77 LW  IDN Fransiskus Alesandro
91 LW  IDN Rendy Sanjaya
25 RW  MLI Moussa Sidibé
11 RW  ARG Facundo Aranda
36 RW  IDN Althaf Indie
9 CF  IDN Ramadhan Sananta
8 CF  IDN Arkhan Kaka

Dipinjamkan

Catatan: Bendera menunjukkan tim nasional sesuai dengan peraturan kelayakan FIFA. Pemain bisa saja memiliki lebih dari satu kewarganegaraan non-FIFA.

No. Pos. Negara Pemain
96 LB  IDN Faqih Maulana (ke PSIS Semarang)
55 GK  IDN Erlangga Setyo (ke PSPS Pekanbaru)
28 CM  IDN Brylian Aldama (ke PERSELA Lamongan)
54 LW  IDN Marcell Rumkabu (ke PSKC Cimahi)

Nomor yang pensiunkan

Musim

Klasemen Liga 1 2025–2026

Pos. Tim Main M S K MG KG SG Poin Kualifikasi atau degradasi
14 Madura United 34 9 8 17 37 54 −17 35
15 PSM 34 8 10 16 39 49 −10 34[b]
16 Persis (R) 34 8 10 16 39 59 −20 34[b] Degradasi ke Kejuaraan 2026–2027
17 Semen Padang (R) 34 5 5 24 22 65 −43 20
18 PSBS (R) 34 4 6 24 31 95 −64 18
Sumber: Super League 2025–2026
Kriteria peringkat: 1) Poin; 2) Poin dalam rekor pertemuan; 3) Selisih gol dalam rekor pertemuan; 4) Memasukkan gol dalam rekor pertemuan; 5) Selisih gol; 6) Memasukkan gol; 7) Poin fair-play; 8) Undian.[11]
(R) Degradasi
Catatan:
  1. ↑ Hanacaraka: ꦥꦼꦂꦱꦠꦸꦮꦤ꧀ꦱꦼꦥꦏ꧀ꦧꦺꦴꦭꦲꦆꦤ꧀ꦢꦺꦴꦤꦼꦱꦶꦪꦱꦸꦫꦏꦂꦠ.
  2. 1 2 Poin dalam rekor pertemuan: PSM 4, Persis 1.

Prestasi

Domestik
Liga/Divisi Gelar Runner-up Musim juara Musim runner-up
Perserikatan 7 1 1935, 1936, 1939, 1940, 1941, 1942, 1943 1937
Liga 2 1 0 2021–22
Divisi Utama Liga Indonesia 0 1 2006
Divisi Utama Perserikatan 1 0 1994[12]

Catatan

Referensi

  1. ↑ Nur Aliem Halvaima (31 Desember 2021). "Mengenal PERSIS Solo, Alap-Alap Jawa Laskar Samber Nyawa Asuhan Kaesang Pangarep Dari Surakarta".
  2. ↑ "Ricky Nelson Resmi Menjadi Pelatih Kepala PERSIS". Persis Solo. 15 Juni 2026. Diakses tanggal 21 Juni 2026.
  3. ↑ Nancy Juita, ed. (29 Maret 2021). "Direktur BEI Dukung Persis Solo Segera IPO". Bisnis.com. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 4 Februari 2022. Diakses tanggal 3 Februari 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. 1 2 3 "Periodisasi Sejarah PERSIS". www.persissolo.id. 10 Februari 2022. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 Februari 2022.
  5. ↑ "Sejarah Klub Persis Surakarta dari Tahun 1923". www.starjogja.com. 26 Maret 2021. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 Februari 2022.
  6. 1 2 "4 Fakta Tim Legendaris Persis Surakarta: Terakhir Juara Kasta Tertinggi Sebelum Indonesia Merdeka". m.bola.com. 10 April 2020. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 Februari 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ "Daftar 7 Sponsor Persis Solo di Jersey Musim 2021/2022 : Tak Ada Logo Bisnis Milik Kaesang Pangarep". solo.tribunnews.com. 24 September 2021. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 Februari 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. ↑ "Dari Free Fire hingga Wilmar, Berikut Sponsor Persis Solo yang Terpampang di Jersey". www.kompas.tv. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 10 Februari 2022. Diakses tanggal 28 September 2021.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. ↑ "Daftar pemain tim PERSIS Solo". liga-indonesia.id. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 12 Juni 2022.
  10. ↑ "Daftar Nomor Punggung Pemain Persis Solo Musim Ini, No. 17 Dipensiunkan". Solopos.com. Diakses tanggal 28 Juli 2022.
  11. ↑ "Regulasi Kompetisi BRI Super League-2025/26" (PDF). assets.ligaindonesiabaru.com. I-League. Juli 2025. Diarsipkan (PDF) dari versi aslinya tanggal 22 Agustus 2025.
  12. ↑ "Indonesia - List of Third Level Champions". Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 5 Februari 2020.

Pranala luar

Tim nasional
Kompetisi klub
Liga
Piala
Kompetisi
kelompok umur
Kompetisi wanita
Kompetisi futsal
Kompetisi
internasional
Kompetisi
yang tidak aktif
Liga
Piala
Kompetisi
internasional
Musim 2025/26
Super League
Championship
Liga Nusantara
Liga 4
Tidak Aktif

Templat:Indonesia-footyclub-stub

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan