Minggu, 20 September 2026
22:29 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Zootopia

Zootopia

film animasi tahun 2016 karya Byron Howard dan Rich Moore

Zootopia
Zootopia.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Poster film Zootopia
SutradaraByron Howard
Rich Moore
ProduserClark Spencer
Ditulis olehJared Bush
Phil Johnston[1]
CeritaByron Howard
Rich Moore
Jared Bush
Josie Trinidad
Jim Reardon
Phil Johnston
Jennifer Lee
PemeranGinnifer Goodwin
Jason Bateman
Idris Elba
Jenny Slate
Nate Torrence
Bonnie Hunt
Don Lake
Tommy Chong
J. K. Simmons
Octavia Spencer
Alan Tudyk
Shakira
Penata musikMichael Giacchino
SinematograferNathan Warner
Brian Leach
Thomas Baker
EditorFabienne Rawley
Jeremy Milton
Perusahaan
produksi
DistributorWalt Disney Studios Motion Pictures
Tanggal rilis
  • 13 Februari 2016 (2016-02-13)(Festival Film Animasi Brussels)
  • 4 Maret 2016 (2016-03-04)(Amerika Serikat)
Durasi108 menit[2][3]
NegaraAmerika Serikat
BahasaBahasa Inggris
Anggaran$150 juta[4]
Pendapatan kotor$1.023.784.195[5]

Zootopia (atau Zootropolis di beberapa negara)[6][7] adalah film animasi Amerika Serikat tahun 2016[8] yang disutradarai oleh Byron Howard dan Rich Moore serta diproduseri oleh Clark Spencer. Naskah film ini ditulis oleh Jared Bush dan Phil Johnston, sementara cerita film ini ditulis oleh Byron Howard, Rich Moore, Jared Bush, Josie Trinidad, Jim Reardon, Phil Johnston dan Jennifer Lee. Film ini diisi oleh suara Ginnifer Goodwin, Jason Bateman, Idris Elba, Jenny Slate, Nate Torrence, Bonnie Hunt, Don Lake, Tommy Chong, J. K. Simmons, Octavia Spencer, Alan Tudyk dan Shakira. Ceritanya mengikuti seekor kelinci bernama Judy Hopps, seorang polisi pemula, dan seekor rubah bernama Nick Wilde, seorang penipu ulung, yang bekerja sama mengungkap konspirasi terkait hilangnya sejumlah predator.

Film Zootopia ditayangkan secara perdana di Festival Film Animasi Brussels pada tanggal 13 Februari 2016,[9] sebelum ditayangkan di bioskop Amerika Serikat pada tanggal 4 Maret 2016.[10] Film ini secara umum mendapat ulasan positif dari para kritikus, yang memuji penulisan naskah, animasi, serta tema yang diangkat. Zootopia meraih pendapatan box office yang memecahkan rekor di berbagai negara, dengan total lebih dari 1 miliar dolar AS, menjadikannya film dengan pendapatan tertinggi keempat pada tahun 2016. Film ini juga masuk dalam daftar sepuluh film terbaik tahun 2016 versi American Film Institute dan memenangkan kategori Film Animasi Terbaik pada Academy Awards ke-89. Serial turunan bertajuk Zootopia+ tayang perdana pada 2022, sementara sekuelnya, Zootopia 2, dirilis pada 2025.

Alur cerita

Di sebuah dunia yang dihuni oleh hewan-hewan antropomorfik, Judy Hopps—seekor kelinci dari desa Bunnyburrow—berhasil mewujudkan impian masa kecilnya: menjadi kelinci pertama yang menjabat sebagai perwira polisi di kota megapolitan Zootopia. Namun, realitas tak seindah bayangan. Pada hari pertamanya di Departemen Kepolisian Zootopia (ZPD), Kepala Polisi Bogo yang skeptis meremehkan kemampuannya dan menempatkannya ke divisi pengawas parkir. Di tengah tugas yang membosankan itu, ia diperdaya hingga membayarkan ice cream oleh Nick Wilde, seekor rubah licik nan oportunis yang mengejeknya dengan menyebut bahwa Judy takkan pernah menjadi polisi sungguhan.

Esoknya, demi membuktikan kualitasnya, Judy meninggalkan posnya untuk meringkus Duke Weasleton, seorang kriminal kelas teri yang merampok toko bunga. Atas aksinya tersebut, Bogo justru menegurnya karena meninggalkan posnya dan membahayakan keamanan publik. Tak lama kemudian, muncul Ny. Otterton yang memohon kepada Bogo untuk menemukan suaminya, Emmitt, yang hilang secara misterius bersama belasan predator lainnya. Judy dengan berani mengambil tantangan itu, meski Bogo yang terpaksa setuju meminta Judy untuk mengundurkan diri dari kepolisian jika kasus tersebut tidak tuntas dalam waktu 48 jam.

Sadar bahwa Nick adalah orang terakhir yang berinteraksi dengan Emmitt, Judy memaksa Nick membantunya dengan mengancam akan menuntutnya atas penggelapan pajak yang dilakukannya selama bertahun-tahun. Penyelidikan mereka membawa keduanya menyusuri kelab naturis hingga ke birokrasi DMV yang lamban, dan mendapat petunjuk yang mengarah ke sebuah limusin di Tundratown. Saat memeriksa limusin tersebut, dua penjaga beruang kutub tiba-tiba muncul membawa mereka ke hadapan Mr. Big, bos mafia tikus celurut Arktik yang ditakuti. Nyawa mereka hampir saja melayang jika bukan karena intervensi Fru Fru, putri Mr. Big yang pernah diselamatkan Judy. Dari Mr. Big, terungkaplah sebuah fakta ganjil: Emmitt tiba-tiba "menjadi liar" dan menyerang sopirnya, seekor macan tutul bernama Renato Manchas. Saat Judy dan Nick menemui Manchas, sang jaguar sempat bergumam ketakutan tentang "Night Howlers" sebelum akhirnya ia pun kehilangan akal sehat dan menyerang mereka dengan ganas. Meski Judy berhasil memanggil bantuan, Manchas lenyap tanpa jejak sebelum rekan-rekannya tiba. Di ambang keputusasaan karena desakan mundur dari Bogo, Nick membela Judy. Dalam momen rapuh itu, Nick bercerita tentang masa kecilnya yang kelam akibat perundungan, yang membuatnya pasrah pada stereotip sebagai "rubah licik".

Titik terang muncul di Balai Kota saat Wakil Walikota Dawn Bellwether memberi mereka akses ke kamera pengawas lalu lintas. Jejak Manchas mengarah pada sekelompok serigala yang Judy duga sebagai "Night Howlers". Mereka menemukan sebuah sanatorium tersembunyi tempat Walikota Leodore Lionheart menyekap para predator yang telah menjadi liar demi menjaga citra politik dan mencegah histeria massa. Lionheart diringkus, Bellwether naik takhta, dan Judy pun dipuja sebagai pahlawan. Namun, dalam sebuah konferensi pers, Judy secara ceroboh menyebut bahwa perubahan perilaku tersebut mungkin disebabkan oleh faktor biologis predator. Kecewa dengan perkataan Judy, Nick pergi meninggalkan Judy. Komentar Judy menyulut api diskriminasi di seantero Zootopia. Dihantui rasa bersalah, Judy menanggalkan lencananya dan pulang ke kampung halaman.

Takdir mempertemukan Judy dengan kebenaran di ladang sayur orang tuanya. Ia menyadari bahwa "Night Howlers" bukanlah serigala, melainkan bunga dengan efek psikotropika dahsyat yang mampu mengubah hewan jinak menjadi buas. Dengan semangat baru, ia kembali ke Zootopia, mengakui kesalahannya dan berdamai dengan Nick, dan meringkus Weaselton yang mengaku telah mencuri umbi bunga tersebut untuk seekor domba bernama Doug. Di sebuah kereta tua yang menjadi laboratorium rahasianya, Doug memproduksi serum beracun untuk ditembakkan kepada para predator. Judy berhasil menjalankan kereta tersebut dan membawa semua barang bukti, tetapi setelah terjadinya kejar mengejar yang sengit, kereta tersebut terguling. Nick berhasil menyelamatkan senjata sebagai barang bukti, tetapi mereka dihadang oleh Bellwether di Museum Sejarah Alam. Saat itulah, terungkap bahwa ia adalah otak di balik semua kekacauan yang terjadi di Zootopia. Namun, kecerdikan Nick dan Judy lebih unggul; mereka telah menukar serum tersebut dengan beri biru dan merekam semua pengakuan Bellwether. Keadilan akhirnya ditegakkan.

Bellwether dijebloskan ke penjara, para predator yang terdampak berhasil disembuhkan, dan Zootopia kembali pulih. Judy kembali mengenakan seragamnya dengan bangga, kini didampingi oleh Nick Wilde—rubah pertama yang berhasil menjadi perwira polisi sekaligus mitranya.

Pengisi suara

250px-Ginnifer_Goodwin_by_Gage_Skidmore.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
250px-Jason_Bateman_Deauville_2011_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Ginnifer Goodwin dan Jason Bateman menjadi pengisi suara Judy Hopps dan Nick Wilde

Produksi

Penulisan skenario

Pengembangan film yang kemudian menjadi Zootopia dimulai ketika Byron Howard mengajukan enam ide cerita kepada kepala kreatif sekaligus produser eksekutif Disney Animation, John Lasseter. Tiga di antaranya melibatkan karakter hewan: adaptasi penuh hewan dari The Three Musketeers,[11] sebuah kisah berlatar 1960-an tentang “kucing dokter gila... yang mengubah anak-anak menjadi hewan”, serta cerita tentang “anjing pug pemburu bayaran di luar angkasa”.[12] Benang merah dari ide-ide tersebut adalah keinginan Howard untuk membuat film serupa Robin Hood, versi Disney, yang juga menampilkan hewan dalam peran antropomorfis.[13] Menurut Howard, Zootopia lahir dari keinginannya menciptakan sesuatu yang berbeda dari film-film antropomorfis lain, di mana hewan biasanya digambarkan hidup di alam atau di dunia manusia. Konsepnya—hewan hidup dalam dunia modern yang dirancang oleh dan untuk hewan—diterima dengan baik oleh Lasseter, yang bahkan menyambut ide tersebut dengan mengangkat Howard “seperti bayi Simba".[14] Lasseter kemudian menyarankan agar Howard mencoba menggabungkan tema 1960-an dengan karakter hewan, khususnya ide tentang pug luar angkasa.[12] Dari saran itu, Howard mengembangkan dan mengajukan Savage Seas, sebuah film mata-mata internasional yang berpusat pada seekor kelinci kutub bernama “Jack Savage”, tokoh yang digambarkan mirip James Bond.[12][15] Pada masa itu pula, penulis naskah Jared Bush direkrut untuk bekerja dalam proyek ini. Bush antusias karena latar belakang keluarganya: ayah dan kakeknya pernah bekerja di Central Intelligence Agency.[12]

Howard dan Bush melanjutkan pengembangan film dengan dukungan Disney Story Trust, yaitu kelompok kreatif utama studio yang secara rutin bertemu untuk meninjau dan membahas semua proyek yang sedang dikembangkan.[15] Bagian yang paling menarik dari konsep film mata-mata tersebut ternyata terdapat pada babak pertama, yang berlatar di sebuah kota yang sepenuhnya dirancang oleh dan untuk hewan.[12] Untuk menekankan latar kota yang sepenuhnya dihuni hewan, Byron Howard akhirnya meninggalkan konsep berlatar tahun 1960-an beserta unsur spionase dan internasional, lalu mengubah proyek tersebut menjadi kisah prosedural kepolisian kontemporer. Dalam versi ini, Nick Wilde direncanakan sebagai tokoh utama, sementara Judy Hopps berperan sebagai pendampingnya.[12][15][16] Selama beberapa waktu, para pembuat film sangat berkomitmen pada versi tersebut.[15] Namun, pada November 2014, mereka menyadari bahwa alur cerita akan lebih menarik jika peran keduanya dibalik, dengan Hopps sebagai pusat perhatian alih-alih Wilde.[16] Perubahan sudut pandang ini juga mengakibatkan penghapusan sejumlah karakter, termasuk dua tokoh bernama The Gerbil Jerks, yang digambarkan sebagai gerbil pewaris dana amanah yang tidak memiliki kegiatan lain selain mengganggu Nick.[17]

Pra-produksi

Byron Howard
Rich Moore
Sutradara Byron Howard dan Rich Moore mempresentasikan cuplikan dari film tersebut di Festival Film Animasi Internasional Annecy 2015.[18]

Pada Mei 2013, The Hollywood Reporter melaporkan bahwa Byron Howard akan menyutradarai film tersebut dan Jason Bateman telah dipilih sebagai salah satu pengisi suara. Namun, pada saat itu, informasi lain mengenai proyek ini masih sangat terbatas.[19] pertama kali diumumkan secara resmi pada 10 Agustus 2013 dalam ajang D23 Expo, dengan jadwal rilis ditetapkan pada Maret 2016.[13][20]

Penelitian untuk film ini dilakukan di Disney's Animal Kingdom, serta di Kenya dan San Diego Zoo Safari Park. Para animator menghabiskan waktu sekitar delapan bulan untuk mempelajari berbagai aspek perilaku hewan, termasuk pola berjalan dan variasi warna bulu.[21][22] Sebanyak 800.000 bentuk mamalia diciptakan dan ditampilkan dalam film ini.[22] Untuk membuat tampilan bulu karakter lebih realistis, tim produksi juga melakukan pengamatan di Natural History Museum of Los Angeles County, menggunakan mikroskop untuk mempelajari tekstur bulu di bawah berbagai kondisi pencahayaan.[22][23] Para pembuat film mengambil inspirasi desain perkotaan Zootopia dari sejumlah kota besar, termasuk Kota New York, San Francisco, Las Vegas, Paris, Shanghai, Hong Kong, dan Brasília.[24] Dalam mengembangkan kota yang dapat dihuni oleh mamalia berbicara dengan ukuran mulai dari sekitar 5,1 cm hingga 8,2 m serta berasal dari iklim yang sangat beragam, mereka berkonsultasi dengan pakar Americans with Disabilities Act dan perancang sistem HVAC.[25] Untuk membantu merancang kendaraan bermotor yang sesuai bagi beragam jenis dan ukuran mamalia, para pembuat film berkonsultasi dengan J Mays, mantan kepala petugas kreatif Ford Motor Company.[26] Selama proses pengembangan, ketua Walt Disney Studios, Alan F. Horn, menyarankan agar Nick secara eksplisit mengungkapkan kekecewaannya (“Baru saja aku merasa ada yang benar-benar percaya padaku...”) setelah mengetahui bahwa Judy masih memandangnya dengan rasa takut sebagai seekor predator..[27] Pada Maret 2015, diumumkan bahwa Rich Moore (Wreck-It Ralph) bergabung sebagai sutradara film ini, bersama Jared Bush (Penn Zero: Part-Time Hero) yang bertindak sebagai ko-sutradara.[28]

Animasi

Karya terbaru Disney dalam animasi bulu sebelumnya adalah untuk tokoh utama film Bolt (2008). Namun, perangkat lunak yang digunakan saat itu belum mampu menciptakan bulu realistis bagi karakter hewan di Zootopia. Karena itu, tim teknisi TI studio mengembangkan perangkat lunak pengendali bulu bernama iGroom, yang memberikan desainer karakter kendali presisi atas penyikatan, pembentukan, dan pewarnaan bulu, serta memungkinkan terciptanya beragam gaya unik untuk setiap hewan. Perangkat lunak ini juga dapat mengatur lapisan “imajiner” tak terlihat yang memberikan kesan kelembutan pada bulu, fitur yang belum pernah ada sebelumnya. Teknologi ini digunakan, misalnya, untuk menciptakan karakter Officer Clawhauser, yang memiliki kepala besar sepenuhnya tertutup bulu berbintik.

Karakter dengan jumlah helai rambut atau bulu yang signifikan antara lain Judy Hopps dan Nick Wilde, masing-masing dengan sekitar 2,5 juta helai; seekor jerapah dengan sembilan juta helai; seekor gerbil dengan 480.000 helai; serta seekor rodent dengan jumlah helai lebih banyak dibandingkan 400.000 helai rambut Elsa dalam Frozen.[22]

Zootopia merupakan kali kedua Disney menggunakan Hyperion renderer, setelah sebelumnya dipakai dalam Big Hero 6. Pada perangkat ini ditambahkan paradigma baru untuk animasi bulu, sehingga memungkinkan penciptaan tampilan realistis atas bulu hewan yang lebat. Aplikasi tampilan real-time bernama Nitro, yang dikembangkan sejak pembuatan Wreck-It Ralph, digunakan untuk mempercepat proses penyelarasan bulu agar terlihat konsisten, utuh, dan halus, berbeda dengan metode sebelumnya yang mengandalkan perkiraan melalui siluet atau pose karakter. Sementara itu, generator pohon dan tanaman Bonsai, yang pertama kali digunakan dalam Frozen, dipakai untuk menciptakan berbagai variasi pohon dengan detail dedaunan yang sangat halus.[22]

Produksi Zootopia dilakukan di ruang sementara berupa gudang besar di North Hollywood (bersama dengan Moana), karena kantor pusat Disney Animation di Burbank sedang dalam tahap renovasi.[29]

Musik

Selain perannya sebagai Gazelle, bintang pop Shakira juga akan memberikan sebuah lagu original untuk film berjudul "Try Everything", yang akan ditulis oleh Sia dan Stargate.[30]

Penerimaan

Box Office

Film Zootopia mendapatkan $341.268.248 di Amerika Utara dan $682.515.947 di negara lain. Total pendapatan yang dihasilkan oleh film ini mencapai $1.023.784.195, melebihi anggaran produksi film $150 juta.[5]

Pada pembukaan akhir pekan, film ini mendapatkan $75.063.401, menempati posisi teratas di box office.[5]

Tanggapan Kritikus

Film Zootopia mendapatkan review positif dari para kritikus. Berdasarkan Rotten Tomatoes, film ini memiliki rating 97%, berdasarkan 265 ulasan, dengan rating rata-rata 8/10.[31] Berdasarkan Metacritic, film ini mendapatkan skor 78 dari 100, berdasarkan 43 kritik, menunjukkan "ulasan yang baik".[32] Berdasarkan CinemaScore, film ini mendapatkan nilai "A" dari penonton film untuk skala A+ sampai F.[33]

Referensi

  1. "Welcome to Zootopia at D23 EXPO!". D23. 15 Agustus 2015. Diakses tanggal 30 Agustus 2015.
  2. "Ionia, MI - Official Website - "Zootopia"". Diarsipkan dari asli tanggal April 2, 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. "Zootropolis (PG)". British Board of Film Classification. 17 Februari 2016. Diakses tanggal 17 Februari 2016.
  4. "'Zootopia' Tops the Box Office". The New York Times. Diakses tanggal Maret 13, 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. 1 2 3 "Zootopia (2016)". Box Office Mojo. IMDb. Diakses tanggal Oktober 3, 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. Rosser, Stephen (11 Maret 2015). "Disney's 'Zootopia' renamed 'Zootropolis' for UK". ScreenDaily. Screen International. Diakses tanggal 11 Maret 2015.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. White, James (11 Maret 2014). "Disney's Zootopia Is Now Zootropolis". Empire. Bauer Media Group. Diakses tanggal 11 Maret 2014.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. McNary, Dave (Juni 11, 2015). "Watch: Disney's 'Zootopia' Trailer Introduces Animal-Run World". Zootopia. Diakses tanggal Juli 25, 2015.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  9. Hazelton, John (13 Februari 2016). "'Zootopia': Review". ScreenDaily. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 6 Oktober 2016. Diakses tanggal 4 Oktober 2016.
  10. Yamato, Jen (10 November 2014). "Disney Dates 2016 Animated Pics 'Zootopia' & 'Moana'". deadline.com. Diakses tanggal 10 November 2014.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  11. "Academy Conversations: Zootopia-Oscars on YouTube". YouTube. Maret 15, 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  12. 1 2 3 4 5 6 Julius, Jessica (2016). The Art of Zootopia. San Francisco: Chronicle Books. hlm. 9. ISBN 978-1-4521-5405-3. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Februari 16, 2017. Diakses tanggal Februari 6, 2017.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  13. 1 2 Graser, Marc (Agustus 9, 2013). "D23 Expo: Disney Reveals Animated 'Zootopia' for 2016". Variety. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 13, 2013. Diakses tanggal Maret 1, 2014.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  14. Bahr, Lindsey (Agustus 9, 2013). "Disney Animation preview: 'Frozen,' 'Big Hero 6,' at Disney's D23, Plus 'Zootopia' announced". Entertainment Weekly. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Agustus 10, 2013. Diakses tanggal Agustus 9, 2013.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  15. 1 2 3 4 Deitchman, Beth (Spring 2016). "The Start of Zootopia: The filmmakers behind Walt Disney Animation Studios' latest film take us on a wonderful journey through Zootopia". Disney Twenty-three. 8 (1). Burbank: Walt Disney Company: 26–28. ISSN 2162-5492. OCLC 698366817.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  16. 1 2 Lussier, Germain (Januari 20, 2016). "How Disney Fixed a Huge Mistake With Zootopia, Just One Year Before Release". io9. Gawker Media. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Januari 20, 2016. Diakses tanggal Januari 20, 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  17. Alexander, Bryan. "Exclusive: Lost characters of 'Zootopia' found". USA Today. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Juni 6, 2016. Diakses tanggal Juni 6, 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  18. King, Darryn (April 30, 2015). "Annecy Will Host Genndy Tartakovsky, Masaaki Yuasa, 'Zootopia' Directors, Richard Williams". Cartoon Brew. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Juni 28, 2015. Diakses tanggal Juni 19, 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  19. Kit, Borys (Mei 3, 2013). "Disney, 'Tangled' Director Plot New Animated Feature With Jason Bateman (Exclusive)". The Hollywood Reporter. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Mei 7, 2013. Diakses tanggal Juni 1, 2013.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  20. Kilday, Gregg (Desember 4, 2013). "Pixar vs. Disney Animation: John Lasseter's Tricky Tug-of-War". The Hollywood Reporter. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 5, 2013. Diakses tanggal Desember 4, 2013.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  21. Celestino, Mike (Desember 1, 2015). "With next year's "Zootopia", Walt Disney Animation Studios promises a different kind of talking animal movie". Inside the Magic. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 8, 2015. Diakses tanggal Desember 12, 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  22. 1 2 3 4 5 Lalwani, Mona (Maret 4, 2016). "Fur technology makes Zootopia's bunnies believable". Engadget. AOL. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal April 14, 2016. Diakses tanggal April 14, 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  23. Julius, Jessica (2016). The Art of Zootopia. San Francisco: Chronicle Books. hlm. 10. ISBN 978-1-4521-5405-3. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Februari 16, 2017. Diakses tanggal Februari 7, 2017.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  24. "Disney's 'Zootopia': Making A Movie That's Never Been Seen "Be-Fur"". Geeks of Doom. Desember 1, 2015. Diakses tanggal Maret 15, 2016.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  25. Keegan, Rebecca (Maret 4, 2016). "Did a Disney animated film really say that? If it's 'Zootopia,' prepare to be shocked". Los Angeles Times. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Maret 20, 2016. Diakses tanggal Maret 20, 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  26. Julius, Jessica (2016). The Art of Zootopia. San Francisco: Chronicle Books. hlm. 6. ISBN 978-1-4521-5405-3. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Maret 14, 2017. Diakses tanggal Maret 13, 2017.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  27. Rainey, James (April 11, 2016). "Disney's Alan Horn Uses Low-Key Approach, Keen Creative Vision to Find Hits of the Future". Variety. Los Angeles: Variety Media. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Desember 20, 2016. Diakses tanggal Desember 14, 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  28. "Walt Disney Animation Studios Reveals New Zootopia Concept Art". ComingSoon.net. CraveOnline. Maret 3, 2015. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Maret 6, 2015. Diakses tanggal Maret 11, 2015.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  29. Snetiker, Marc (November 24, 2016). "Moana directors Ron Clements, John Musker talk four decades Disney movies". Entertainment Weekly. New York. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal Januari 18, 2017. Diakses tanggal Januari 13, 2017.{{cite magazine}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  30. "This News Don't Lie: Shakira is Coming to a Disney Movie Near You". Disney Playlist. 14 Agustus 2015. Diakses tanggal 15 Agustus 2015.
  31. "Zootopia (2016)". Rotten Tomatoes. Diakses tanggal 23 Oktober 2016.
  32. "Zootopia reviews". Metacritic. Diakses tanggal 23 Oktober 2016.
  33. "CinemaScore". cinemascore.com.

Pranala luar

Film Walt Disney
Animation Studios
Film
Pixar
Film laga hidup
dengan animasi
Film DisneyToon
Studios
Film Disney
TV Animation
Film unit Disney
lainnya
 [en]
Daftar terkait
Dirilis
Produksi terkait
Tokoh
Eksekutif
Sembilan Orang Tua Disney
Topik terkait
Sejarah
Metode dan
teknologi
Dokumenter
Unit animasi
Disney lainnya
Serba aneka
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan