Kamis, 24 September 2026
01:47 WIB
TERKINI
Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN Nasional Pemulihan Pascabencana NTT: PSI Desak Perhatian Berkelanjutan Setelah Kunjungan Presiden Megapolitan Diantar Ayah, Zaki Berburu Peluang Kerja di Job Fair Setelah 4 Kali Gagal Regional Misteri Terkuak: Jasad ABK Kapal Jurnalis di Enggano Teridentifikasi Lewat DNA Cek Fakta Waspada! Penipuan Cek Bansos 2026 Marak, Data Pribadi Jadi Incaran Cek Fakta Waspada Penipuan BLT Kesra 2026 via Telegram: Kenali Prosedur Resmi Cek Fakta Mengungkap Tiga Hoaks Besar Korupsi yang Menjerat Nama Mantan Presiden Jokowi Hukum & Kriminal Aktivis Desak Kemenimipas Transparan Ungkap Dokumen Remisi Pemerkosa Belasan Santriwati Eropa & Amerika Presiden Trump Serukan Negara Anggota Mundur dari ICC, Ancam Sanksi Lembaga Eropa & Amerika AS, Denmark, dan Greenland Sepakati Perluasan Militer Strategis Tanpa Batas Waktu Hukum KPK Ungkap Puluhan Celah Korupsi Pengurusan Dokumen Tanah di ATR/BPN
Les Trois Mousquetaires

Les Trois Mousquetaires

Tiga Musketir
250px-Dartagnan-musketeers.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gambar oleh Maurice Leloir, 1894
PengarangAlexandre Dumas
Judul asli'Les Trois Mousquetaires'
NegaraPrancis
BahasaPrancis
Genrefiksi sejarah
Tanggal terbit
Maret-Juli 1844 (cerita bersambung)
Diikuti oleh'Vingt Ans Après, Le Vicomte de Bragelonne, ou Dix ans plus tard 

Les Trois Mousquetaires (Tiga Musketir) adalah novel karangan Alexandre Dumas. Novel ini mengisahkan petualangan pemuda d'Artagnan setelah meninggalkan rumahnya untuk menjadi musketir. Meskipun begitu d'Artagnan tidak termasuk dalam musketir yang disebut dalam judul novel. Ketiga musketir tersebut adalah Athos, Porthos dan Aramis, tiga sahabat karib yang menjunjung semboyan "Satu untuk semua, dan semua untuk satu".

Kisah d'Artagnan dilanjutkan dalam Vingt Ans Après dan Le Vicomte de Bragelonne, ou Dix ans plus tard. Ketiga novel karya Dumas ini dikenal sebagai Roman D'Artagnan.

Novel ini pertama kali diterbitkan dalam bentuk cerbung oleh majalah Le Siècle antara Maret dan Juli 1844. Versi Bahasa Melayu Les Trois Mousquataires sudah pernah diterbitkan oleh Balai Pustaka pada 1922 dengan judul Tiga Orang Panglima Perang, dengan penerjemah Nur Sutan Iskandar.

Pranala luar

(Prancis)Wikisource Prancis: Les Trois Mousquataires


Ikon rintisan

Artikel bertopik sastra ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan