Yoshiro Mori 森 喜朗 | |
|---|---|
| Perdana Menteri Jepang | |
| Masa jabatan 5 April 2000 –26 April 2001 | |
| Penguasa monarki | Akihito |
| Pendahulu | Mikio Aoki (mewakili) |
| Pengganti | Junichiro Koizumi |
| Menteri Konstruksi | |
| Masa jabatan 8 Agustus 1995 –11 Januari 1996 | |
| Pendahulu | Koken Nosaka |
| Pengganti | Eiichi Nakao |
| Minister of International Trade and Industry | |
| Masa jabatan 12 Desember 1992 –20 Juli 1993 | |
| Pendahulu | Kozo Watanabe |
| Pengganti | Hiroshi Kumagai |
| Menteri Pendidikan | |
| Masa jabatan 27 Desember 1983 –1 November 1984 | |
| Pendahulu | Mitsuo Setoyama |
| Pengganti | Hikaru Matsunaga |
| Anggota Jepang Parliament dapil distrik ke-2 Ishikawa | |
| Masa jabatan 20 Oktober 1996 –16 November 2012 | |
| Pendahulu | Konstituen dibentuk |
| Pengganti | Hajime Sasaki |
| Mayoritas | 129,785 (57.63%) |
| Informasi pribadi | |
| Lahir | 14 Juli 1937 (umur 89) |
| Partai politik | Liberal Democratic Party (Seiwakai) |
| Suami/istri | Chieko Maki |
| Anak | Yūki Mori Yoko Fujimoto |
| Almamater | Universitas Waseda |
| Situs web | Yoshiro Mori WebSite |
Yoshirō Mori (森 喜朗, Mori Yoshirō; lahir 14 Juli 1937) adalah seorang politikus dan Perdana Menteri Jepang yang ke-85 dan ke-86, serta menduduki jabatan dari tanggal 5 April 2000 sampai 26 April 2001. Dia banyak dikenal dengan istilah "berhati kutu dan berotak ikan hiu", merupakan tokoh yang tidak begitu populer di kalangan masyarakat karena ucapan dan langkah tindakannya yang salah dan menyimpang.
Perdana Menteri
Saat sedang berseteru dengan Presiden Partai Demokrat Liberal Ichirō Ozawa, Perdana Menteri Keizo Obuchi mengidap strok dan pendarahan otak pada 2 April 2000 dan tidak bisa bertugas sebagai perdana menteri. Kabinet Jepang kemudian menyelenggarakan rapat paripurna dan memutuskan untuk membubarkan kabinet secara sendiri. Mori yang saat itu menjabat sebagai sekretaris jenderal partai diangkat menjadi presiden secara aklamasi dan dengan suara LDP, Komeito, dan Partai Konservatif Baru (yang terdiri dari anggota yang meninggalkan LDP saat masa Ozawa pada 3 April) dijadikan sebagai perdana menteri. Mori menyatakan bahwa ia akan mempertahankan menteri dari kabinet Obuchi.[1]
Penyimpangan politik
Mori kerap melakukan penyimpangan politik dan ucapan yang tidak diplomatis. Dia banyak dikenal dengan istilah "berhati kutu dan berotak ikan hiu" jauh sebelum menjadi perdana menteri.[1][2]
- Pada pemakaman Obuchi, Mori tidak bertepuk tangan dan membungkuk dengan benar di depan kuil Obuchi, sebuah bagian penting dari ritual pemakaman tradisional Jepang. Para pemimpin dunia lain yang hadir di pemakaman tersebut, termasuk Presiden AS saat itu, Bill Clinton, melakukan ritual tersebut dengan benar.
- Saat pemilu pada Juni 2000, ketika Mori ditanya mengenai liputan koran yang menyatakan bahwa hampir 50% pemilih masih belum menentukan pilihan mereka, Mori menjawab bahwa mereka "tidur saja untuk hari itu".[3]
- Pada Februari 2001, kapal selam nuklir Amerika Serikat USS Greeneville tidak secara sengaja menabrak dan menenggelamkan kapal nelayan Ehime Maru saat Greenville melakukan latihan permukaan darurat pada 9 Februari 2001, menyebabkan 9 siswa dan guru meninggal. Saat mendengar berita tersebut, Mori malah lanjut bermain golf, membuatnya dikritik karena dianggap tidak peka terhadap politik.[4]
- Saat menghadiri KTT G8 ke-26 pada tahun 2000, saat hendak melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton, Mori yang tidak begitu bisa bahasa Inggris seharusnya menyapa "How are you". Tapi, ia malah salah ucap menjadi "Who are you". Clinton menjawab "Saya suami Hillary" dan Mori menjawab "Saya juga", menyebabkan keduanya menjadi tercanggung. Snopes.com melaporkan bahwa ini jelas merupakan rekayasa/lelucon berkualitas rendah dan bahwa cerita yang sama telah diceritakan tentang Kim Young-sam beberapa bulan sebelumnya.[5]
Penghargaan
Dalam Negeri
Jepang :
Grand Cordon of the Order of the Paulownia Flowers (2017)
Golden Pheasant Award of the Scout Association of Japan (2003)
Luar Negeri
India :
Padma Bhushan (2004)
Korea Selatan :
Grand Gwanghwa Medal of the Order of Diplomatic Service Merit (2010)[6]
Perancis :
Grand Officer of the National Legion of Honour (2010)
Rusia :
Taiwan :
1st Class (Special Grand Cordon) of the Order of Brilliant Star (2006)
Referensi
- 1 2 Efron, Sonni (5 April 2000). "A Ruling Party Veteran Becomes Japan's Premier". Los Angeles Times. Diakses tanggal 14 Januari 2014.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Profile: Yoshiro Mori". BBC News. 20 November 2000. Diakses tanggal 14 Januari 2014.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Schmetzer, Uli (24 Juni 2000). "Undecided Voters Are Sleeping Giant of Japan Politics". Chicago Tribune. Diakses tanggal 14 Januari 2014.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ Pellegrini, Frank (15 Maret 2001). "Yoshiro Mori". TIME. Diakses tanggal 14 Januari 2014.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "Who Are You?". Snopes.com. 17 Juni 2009. Diakses tanggal 14 Januari 2014.
{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link) - ↑ "South Korean Government Decorated 12 Japanese Extreme Right Figures". english.khan.co.kr (dalam bahasa Korea). Diakses tanggal 2023-08-03.
Pranala luar
- (Jepang) Situs web resmi Yoshiro Mori Diarsipkan 2005-08-30 di Wayback Machine
| Didahului oleh: Mikio Aoki (mewakili) |
Perdana Menteri Jepang 2000—2001 |
Diteruskan oleh: Junichiro Koizumi |
| Pemimpin | |
|---|---|
| Pemilihan kepemimpinan | |
| Faksi | |
| Partai pendahulu | |
| Partai yang dicaplok |
|
| Partai pecahan |
|
Huruf miring menandakan pemimpin sementara. | |
| Internasional | |
|---|---|
| Nasional | |
| Akademik | |