Minggu, 01 November 2026
22:29 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Partai Demokrat Liberal (Jepang)

Partai Demokrat Liberal (Jepang)

partai politik di Jepang

Bagikan:
Partai Demokrat Liberal
自由民主党
Jiyū-Minshutō
Partai Demokrat Liberal Jepang
SingkatanPDL
Lib Dems[1]
Jimintō
PresidenSanae Takaichi
Wakil PresidenTaro Aso
Sekretaris JenderalSyunichi Suzuki
Pendiri
DibentukNovember 15, 1955;70 tahun lalu (1955-11-15)
Digabungkan dari
Kantor pusat11-23, Nagatachō 1-chome, Chiyoda, Tokyo 100-8910, Jepang
Surat kabarJiyū Minshu[2]
Sayap pelajarDivisi Mahasiswa PDL
Sayap pemudaDivisi Pemuda PDL [ja]
Keanggotaan (2025)Penurunan 915.574
IdeologiKonservatisme (Jepang)
Nasionalisme Jepang
Posisi politikSayap kanan[3][a]
Warna  Merah (sejak 2017)[4]
  Hijau (sebelum 2017) [a][5]
Himne"われら"
Ware-ra
(Kita)[6]
Slogan日本列島を、強く豊かに!
Nippon rettō o, tsuyoku yutaka ni!
(Buat kepulauan Jepang kuat dan sejahtera!)[7]
Penasihat
102 / 245
Perwakilan
316 / 465
Prefektur[8]
1.284 / 2.614
Munisipalitas[8]
2.098 / 28.941
Lambang pemilu
250px-Liberal_Democratic_Party_%28Japan%29_Emblem.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Formal
150px Simbol
Bendera
250px-Liberal_Democratic_Party_%28Japan%29_Flag.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Situs web
^ a: Partai Demokrat Liberal adalah sebuah partai tenda besar berideologi konservatif.[9][10] LDP juga dideskripsikan sebagai partai berporos kanan tengah,[11] tetapi LDP memiliki faksi berporos kanan jauh[12] dan ultrakonservatif,[13] dan banyak anggotanya merupakan bagian dari Nippon Kaigi, serta faksi-faksi yang lebih berporos ke politik sentris.[14]

Partai Demokrat Liberal (自由民主党, Jiyū-Minshutō), sering kali disingkat menjadi PDL atau Jimintō (自民党), adalah sebuah partai politik berideologi konservatif dan nasionalis yang berpengaruh di Jepang.[15][16][17][18][19][20][21] PDL hampir terus-menerus berkuasa sejak didirikan pada tahun 1955—periode yang disebut Sistem 1955 dengan pengecualian antara periode tahun 1993 sampai 1994 dan dari tahun 2009 sampai 2012. Pada pemilihan umum tahun 2012, PDL kembali memegang kendali atas pemerintahan. PDL merebut 285 kursi di majelis rendah dan 113 kursi di majelis tinggi dan setelah berkoalisi dengan Komeito, mereka berhasil meraih status supermayoritas atau memiliki dua per tiga suara di kedua majelis tersebut. Selain Perdana Menteri Shinzo Abe, banyak anggota serta mantan menteri LDP juga menjadi bagian dari Nippon Kaigi, sebuah organisasi ultranasionalis dan pendukung sistem monarki.[22][23][24][25][26][27][28][26][29][30][31][32][27][22][33][34][35][36][37]

PDL kembali stabil selama masa kepemimpinan Junichiro Koizumi pada tahun 2000-an, memperoleh sejumlah besar kursi pada tahun 2005, sebelum mengalami pencapaian hasil pemilu terburuknya pada tahun 2009, di mana Partai Demokrat Jepang memperoleh mayoritas. Pada tahun 2012, partai di bawah Shinzo Abe kembali menguasai pemerintahan dengan kemenangan mayoritas telak, meskipun kehilangan beberapa kursi dalam pemilihan berikutnya. Sejak 2017, Partai Demokrat Konstitusional Jepang (PDK) menjadi lawan utamanya dalam politik nasional. Setelah pemilu 2024 dan 2025, PDL kehilangan mayoritasnya di kedua majelis Parlemen Nasional dan koalisinya dengan Komeito bubar, yang menyebabkan terbentuknya koalisi PDL–PIJ [en]. Dipimpin oleh Sanae Takaichi, partai tersebut kembali memperoleh mayoritas di Dewan Perwakilan, memenangkan jumlah kursi terbanyak dalam sejarah pemilu Jepang pada tahun 2026 dengan 316 kursi di Dewan Perwakilan dan 101 kursi di Dewan Penasihat.

Partai PDL sering digambarkan sebagai partai konservatif yang inklusif, termasuk faksi-faksi yang beragam mulai dari konservatisme moderat hingga sayap kanan dan ultrakonservatif. Meskipun tidak memiliki ideologi politik yang kohesif, platform partai secara historis mendukung peningkatan pengeluaran pertahanan, merevisi Pasal 9 Konstitusi untuk mengkodifikasi status Pasukan Bela Diri Jepang, menjaga hubungan erat dengan Amerika Serikat dan sejak abad ke-21 juga menjalin hubungan erat dengan sekutu-sekutu Indo-Pasifiknya untuk melawan kebangkitan Tiongkok sebagai negara adidaya. Sejarah dan komposisi internal partai ini ditandai oleh faksionalisme yang intens di antara anggotanya sejak kemunculannya pada tahun 1955.

Sejarah

Tahun-tahun awal

250px-LDP_launching_conventin.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Konvensi pembentukan LDP pada tanggal 15 November 1955

LDP dibentuk pada tahun 1955 sebagai hasil merger antara dua partai politik di Jepang—yaitu Partai Liberal (自由党, Jiyutō, 1945–1955, yang dipimpin oleh Shigeru Yoshida) dan Partai Demokrat Jepang (日本民主党, Nihon Minshutō, 1954–1955, yang dipimpin oleh Ichirō Hatoyama)—yang masing-masing merupakan partai beraliran konservatif berporos sayap kanan, sebagai front terdepan untuk menghadapi partai yang populer pada saat itu, Partai Sosialis Jepang (日本社会党, Nipponshakaitō), sekarang menjadi Partai Demokrat Sosial (社会民主党, Shakaiminshutō). LDP memenangkan pemilihan umum yang berikutnya, dan mereka membentuk pemerintahan konservatif Jepang pertama dengan status mayoritas di parlemen pada tahun 1955. LDP akan terus mempertahankan status pemerintahan mayoritas mereka di parlemen sampai tahun 1993.

LDP mulai mereformasi hubungan Jepang di kancah internasional, dimulai dari masuknya Jepang ke Perserikatan Bangsa-Bangsa, sampai menjalin hubungan diplomatik dengan Uni Soviet. Para pemimpin LDP pada dekade tahun 1950-an juga menjadikan LDP sebagai partai utama pemerintahan, dan pada seluruh pemilihan umum dekade tahun 1950-an, LDP memenangkan suara mayoritas. Satu-satunya pihak oposisi berasal dari partai berporos politik sayap kiri, yang terdiri dari Partai Sosialis Jepang dan Partai Komunis Jepang.

Dari dekade tahun 1950-an sampai 1970-an, Central Intelligence Agency (CIA) dari Amerika Serikat menghabiskan jutaan dolar dalam rangka mempengaruhi pemilihan umum di Jepang agar bisa memberikan LDP keuntungan terhadap partai-partai berporos kiri seperti Partai Sosialis Jepang dan Partai Komunis Jepang,[38][39] meskipun fakta tersebut baru terungkap ketika The New York Times mengeksposnya pada pertengahan dekade tahun 1990-an.[40]

Struktur

Di puncak organisasi formal PDL terdapat presiden (総裁, sōsai), yang dapat menjabat selama tiga tahun sebanyak tiga kali. Masa jabatan presiden diperpanjang dari dua tahun menjadi tiga tahun pada tahun 2002 dan dari dua menjadi tiga periode pada tahun 2017. Ketika partai memiliki mayoritas parlemen, presiden partai juga merupakan perdana menteri Jepang. Pemilihan presiden partai secara formal dilakukan oleh konvensi partai yang terdiri dari anggota Diet Nasional dan tokoh-tokoh PDL lokal, tetapi dalam kebanyakan kasus, mereka hanya menyetujui keputusan bersama dari para pemimpin partai yang paling berpengaruh. Untuk membuat sistem lebih demokratis, Perdana Menteri Takeo Fukuda memperkenalkan sistem "primer" pada tahun 1978 yang membuka pemungutan suara kepada sekitar 1,5 juta anggota PDL. Prosesnya sangat mahal dan penuh perselisihan sehingga kemudian ditinggalkan dan digantikan dengan metode lama "ruangan penuh asap", disebut demikian sebagai kiasan terhadap gagasan diskusi tertutup yang diadakan di ruangan kecil yang dipenuhi asap tembakau. [butuh rujukan] Setelah presiden partai, pejabat PDL yang paling penting adalah Sekretaris Jenderal (kanjichō), ketua Dewan Eksekutif PDL (sōmukaichō), dan Dewan Penelitian Urusan Kebijakan atau "PARC" (政務調査会, seimu chōsakai).[butuh rujukan]

Kepemimpinan

Kepemimpinan per 16 September 2026:[41]

Posisi Nama Dewan Faksi
Presiden Sanae Takaichi Perwakilan Tidak ada (eks-Seiwa Kai)
Wakil Presiden Taro Aso Perwakilan Shikōkai
Sekretaris Jenderal Shun'ichi Suzuki Perwakilan Shikōkai
Ketua Dewan Umum Haruko Arimura Perwakilan Shikōkai
Ketua Dewan Riset Kebijakan Takayuki Kobayashi Perwakilan Tidak ada (eks-Shisuikai)
Ketua Komite Strategi Pemilu Yasutoshi Nishimura Perwakilan Tidak ada (ex-Seiwa Kai)
Ketua Kantor Pusat Organisasi dan Gerakan Hirokazu Matsuno Perwakilan Tidak ada (ex-Seiwa Kai)
Ketua Kantor Pusat Hubungan Masyarakat Takako Suzuki Perwakilan Tidak ada (ex-Heisei Kenkyūkai)
Ketua Komite Urusan Diet Hideki Murai Perwakilan None (ex-Kōchikai)
Wakil Eksekutif Sekretaris Jenderal Kōichi Hagiuda Perwakilan None (ex-Seiwa Kai)
Chairperson, General Assembly of Party Members of the House of Councillors Masaji Matsuyama Penasihat None (ex-Kōchikai)
Sekretaris Jenderal PDL di Dewan Penasihat Kazuhiko Aoki Penasihat None (ex-Heisei)
Ketua Dewan Kebijakan Dewan Penasihat Shinsuke Suematsu Penasihat None (ex-Seiwa Kai)
Ketua Komite Urusan Diet Dewan Penasihat Yoshihiko Isozaki Penasihat None (ex-Kōchikai)

Faksi

Sejak pendirian PDL pada 1955, sejarah dan komposisi internal partai diwarnai dengan faksionalisme yang intens antar kader sejak pendiriannya.[42][43] Walaupun nama faksinya diganti, sejarah faksi tersebut dapat ditelusuri kembali ke akar mereka saat pendirian 1955, sebuah bukti stabilitas dan sifat kelembagaan faksi Partai Demokrat Liberal.[44] Sejarah dan komposisi internal partai ini telah ditandai oleh faksionalisme yang intens sejak kemunculannya pada tahun 1955, dengan anggota parlemennya saat ini terbagi di antara enam faksi, yang masing-masing bersaing untuk mendapatkan pengaruh dalam partai dan pemerintahan.[43]

Seluruh faksi terkemuka di PDL di sejarah mereka bisa dikategorikan menjadi dua jenis kelompok: Alira Konservatif Utama (保守本流) yang berasal dari Partai Liberal Jepang besutan Shigeru Yoshida,[45] dan Subaliran Konservatif (保守傍流) yang berakar dari Partai Demokrat Jepang yang dikelola oleh Ichirō Hatoyama.[46]

Faksi saat ini dalam PDL termasuk:

Saat ini hanya Shikōkai yang masih berdiri karena faksi lain telah dibubarkan atas perintah Fumio Kishida.[47] Seluruh faksi kecuali faksi pimpinan Taro Aso menuruti perintah ini.[48][49]

Keanggotaan

LDP memiliki lebih dari lima juta anggota partai pada tahun 1990. Hingga bulan Desember 2017, keanggotaan partai menurun menjadi sekitar satu juta anggota.[50]

Presiden

Terkecuali Yohei Kono dan Sadakazu Tanigaki, setiap Presiden LDP (自由民主党総裁, Jiyū-Minshutō Sōsai)[51] pernah menjabat sebagai Perdana Menteri Jepang.

No. Nama Periode jabatan Hasil pemilihan Foto
Mulai Selesai
Partai pendahulu: Partai Demokrat (1954) & Partai Liberal (1950)
Komite Kepemimpinan Sementara
– Ichirō Hatoyama 15 November 1955 5 April 1956 Komite Kepemimpinan Sementara 120px-Hatoyama_Ichir%C5%8D.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Bukichi Miki 120px-Bukichi_miki.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Banboku Oono
Taketora Ogata 28 Januari 1956 120px-OGATA_Taketora.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Tsuruhei Matsuno 10 Februari 1956 5 April 1956
Pemimpin
1 Ichirō Hatoyama 5 April 1956 14 Desember 1956
Ichirō Hatoyama – 394
Nobusuke Kishi – 4
Lainnya – 15
120px-Hatoyama_Ichir%C5%8D.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
2 Tanzan Ishibashi 14 Desember 1956 21 Maret 1957
Putaran 1
Nobusuke Kishi – 223
Tanzan Ishibashi – 151
Mitsujiro Ishii – 137
Putaran 2
Tanzan Ishibashi – 258
Nobusuke Kishi – 251
120px-Tanzan_Ishibashi.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
3 Nobusuke Kishi 21 Maret 1957 14 Juli 1960
1957
Nobusuke Kishi – 471
Kenzō Matsumura – 2
Tokutaro Kitamura – 1
Mitsujirō Ishii – 1
1959
Nobusuke Kishi – 320
Kenzō Matsumura – 166
Lainnya – 5
120px-Nobusuke_Kishi.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
4 Hayato Ikeda 14 Juli 1960 1 Desember 1964
Putaran 1 1960
Hayato Ikeda – 246
Mitsujirō Ishii – 194
Aiichirō Fujiyama – 49
Lainnya – 7
Putaran 2 1960
Hayato Ikeda – 302
Mitsujirō Ishii – 194
1962
Hayato Ikeda – 391
Eisaku Satō – 17
Lainnya – 20
Juli 1964
Hayato Ikeda – 242
Eisaku Satō – 160
Aiichirō Fujiyama – 72
Hirokichi Nadao – 1
120px-Hayato_Ikeda_1962.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
5 Eisaku Satō 1 Desember 1964 5 Juli 1972
November 1964
Eisaku Satō – YaY
Aiichirō Fujiyama – TidakT
Ichirō Kōno – TidakT
1966
Eisaku Satō – 289
Aiichirō Fujiyama – 89
Shigesaburō Maeo – 47
Hirokichi Nadao – 11
Uichi Noda – 9
Lainnya – 5
1968
Eisaku Satō – 249
Takeo Miki – 107
Shigesaburō Maeo – 95
Lainnya – 25
1970
Eisaku Satō – 353
Takeo Miki – 111
Lainnya – 3
120px-Eisaku_Sato_1960.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
6 Kakuei Tanaka 5 Juli 1972 4 Desember 1974
Tanaka Kakuei – 282
Takeo Fukuda – 180
120px-Kakuei_Tanaka_19720707.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
7 Takeo Miki 4 Desember 1974 23 Desember 1976
1974
Takeo Miki – YaY
Takeo Fukuda – TidakT
Masayoshi Ōhira – TidakT
Yasuhiro Nakasone – TidakT
120px-Takeo_Miki_19741209.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
8 Takeo Fukuda 23 Desember 1976 1 Desember 1978
1976
Takeo Fukuda – YaY
Masayoshi Ōhira – TidakT
120px-Takeo_Fukuda_19761224.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
9 Masayoshi Ōhira
(Died in office)
1 Desember 1978 12 Juni 1980
Putaran 1
Masayoshi Ōhira – 748
Fukuda Takeo – 638
Yasuhiro Nakasone – 93
Toshio Kōmoto – 46
Putaran 2
Tanpa lawan
120px-Masayoshi_Ohira_19790120.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
— Eiichi Nishimura 12 Juni 1980 15 Juli 1980 Pejabat sementara 120px-No_image.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
10 Zenkō Suzuki 15 Juli 1980 25 November 1982
Putaran 1
Zenko Suzuki – YaY
Kiichi Miyazawa – TidakT
Yasuhiro Nakasone – TidakT
Toshio Kōmoto – TidakT
Putaran 2
Tanpa lawan
120px-Zenk%C5%8D_Suzuki_19800717.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
11 Yasuhiro Nakasone 25 November 1982 31 Oktober 1987
Putaran 1 1982
Yasuhiro Nakasone – 57.6% (559,673)
Toshio Kōmoto – 27.2% (265,078)
Shintarō Abe – 8.2% (80,443)
Ichirō Nakagawa – 6.8% (66,041)
Putaran 2 1982
Tanpa lawan
1984
Mundur tanpa menentang
1986
1-year Extension
120px-Yasuhiro_Nakasone_19821127.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
12 Noboru Takeshita 31 Oktober 1987 2 Juni 1989
1987
Noboru Takeshita – YaY
Shintarō Abe – TidakT
Kiichi Miyazawa – TidakT
120px-Noboru_Takeshita_19871106.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
13 Sōsuke Uno 2 Juni 1989 8 Agustus 1989
1989
Sōsuke Uno – YaY
Masayoshi Itō – TidakT
120px-Sosuke_Uno_1977.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
14 Toshiki Kaifu 8 Agustus 1989 30 Oktober 1991
Putaran 1
Toshiki Kaifu – 279
Yoshirō Hayashi – 120
Shintarō Ishihara – 48
Putaran 2
Tanpa lawan
120px-Toshiki_Kaifu_19890810.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
15 Kiichi Miyazawa 31 Oktober 1991 29 Juli 1993
Kiichi Miyazawa – 285
Michio Wantanabe – 120
Hiroshi Mitsuzuka – 87
120px-Kiichi_Miyazawa_cropped_1_Kiichi_Miyazawa_19911105.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
16 Yōhei Kōno 29 Juli 1993 1 Oktober 1995
Putaran 1
Yōhei Kōno – 208
Michio Wantanabe – 159
Putaran 2
Tanpa lawan
120px-Y%C5%8Dhei_K%C5%8Dno.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
17 Ryutaro Hashimoto 1 Oktober 1995 24 Juli 1998
1995
Ryutaro Hashimoto – 304
Junichiro Koizumi – 87
1997
Mundur tanpa menentang
120px-Hashimoto_Ry%C5%ABtar%C5%8D.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
18 Keizō Obuchi 24 Juli 1998 5 April 2000
1998
Keizō Obuchi – 225
Seiroku Kajiyama – 102
Junichiro Koizumi – 84
1999
Keizō Obuchi – 350
Koichi Kato – 113
Taku Yamasaki – 51
120px-Keizo_Obuchi_19980730.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
19 Yoshiro Mori 5 April 2000 24 April 2001
2000
Yoshirō Mori – YaY
Mikio Aoki – TidakT
Masakuni Murakami – TidakT
Hiromu Nonaka – TidakT
Shizuka Kamei – TidakT
120px-Yoshiro_Mori_cropped_1_Tim_Hitchens_and_Yoshiro_Mori_20150623.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
20 Junichiro Koizumi 24 April 2001 20 September 2006
Putaran 1 2001
Junichiro Koizumi – 298
Ryutaro Hashimoto – 155
Tarō Asō – 31
Putaran 2 2001
Tanpa lawan
2003
Junichiro Koizumi – 339
Shizuka Kamei – 139
Takao Fujii – 65
Masahiko Kōmura – 54
120px-Koizumi_2010_cropped.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
21 Shinzo Abe 20 September 2006 26 September 2007
Shinzo Abe – 464
Tarō Asō – 136
Sadakazu Tanigaki – 102
120px-Shinz%C5%8D_Abe_20120501.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
22 Yasuo Fukuda 26 September 2007 22 September 2008
Yasuo Fukuda – 330
Tarō Asō – 197
120px-Yasuo_Fukuda_-_World_Economic_Forum_Annual_Meeting_Davos_2008_cropped.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
23 Tarō Asō 22 September 2008 16 September 2009
Tarō Asō – 351
Kaoru Yosano – 66
Yuriko Koike – 46
Nobuteru Ishihara – 37
Shigeru Ishiba – 25
120px-Aso_Taro_1-2.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
24 Sadakazu Tanigaki 28 September 2009 26 September 2012
Sadakazu Tanigaki – 300
Tarō Kōno – 144
Yasutoshi Nishimura – 54
120px-Tanigaki_Sadakazu_1-1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
21 Shinzo Abe 26 September 2012 14 September 2020
Putaran 1 2012
Shinzo Abe – 464
Shigeru Ishiba – 199
Nobuteru Ishihara – 96
Nobutaka Machimura 34
Yoshimasa Hayashi – 27
Putaran 2 2012
Shinzo Abe – 108
Shigeru Ishiba – 89
2015
Mundur tanpa menentang
Shinzo Abe – 553
Shigeru Ishiba – 254
120px-Shinz%C5%8D_Abe_20120501.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
25 Yoshihide Suga 14 September 2020 30 September 2021
Yoshihide Suga – 377
Fumio Kishida – 89
Shigeru Ishiba – 68
120px-Yoshihide_Suga_cropped_3_Joint_Press_Announcement_of_the_Okinawa_Consolidation_Plan.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
26 Fumio Kishida 30 September 2021 27 September 2024

Putaran 1 2021
Fumio Kishida – 256
Taro Kono – 255
Sanae Takaichi – 188
Seiko Noda – 63

Putaran 2 2021
Fumio Kishida – 257
Taro Kono – 170
120px-Fumio_Kishida_May_2017_%28cropped%29.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Logo Partai

  • Logo partai sebelum 2017
    Logo partai sebelum 2017
  • Logo partai versi merah, setelah 2017
    Logo partai versi merah, setelah 2017

Lihat pula

Catatan

  1. ↑ Masih digunakan dalam situs web berbahasa Inggris

Referensi

  1. ↑ Semans, Himari; Ninivaggi, Gabriele (7 November 2024). "LDP lawmakers urge Ishiba to step down after budget passage next year". The Japan Times (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 9 Januari 2025.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. ↑ 機関紙誌のご案内. Liberal Democratic Party.
  3. ↑
  4. ↑ 日本に定着するか、政党のカラー [Will the colors of political parties settle in Japan?]. The Nikkei (dalam bahasa Jepang). Nikkei, Inc. 21 Oktober 2017. Diakses tanggal 5 Oktober 2021.
  5. ↑ 日本に定着するか、政党のカラー. Nikkei, Inc. (dalam bahasa Jepang). 21 Oktober 2017. Diakses tanggal 26 Oktober 2019.
  6. ↑ 党歌・シンボル. jimin.jp. Diakses tanggal 3 September 2018.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  7. ↑ 日本(ニッポン)列島を、強く豊かに!高市総裁の新ポスターを発表. jimin.jp (dalam bahasa Jepang). Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 26 Januari 2026. Diakses tanggal 1 November 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  8. 1 2 Ministry of Internal Affairs and Communications, party membership statistics for chief executives and assembly members in prefectures and municipalities: Prefectural and local assembly members and governors/mayors by political party as of 31 December 2019
  9. ↑ Ellington, Lucien, ed. (2009). Japan. ABC-CLIO. hlm. 81.
  10. ↑ Glenn D. Hook; Julie Gilson; Christopher W. Hughes; Hugo Dobson (2001). Japan's International Relations: Politics, Economics and Security. Routledge. hlm. 58. ISBN 978-1-134-32806-2.
  11. ↑
  12. ↑
  13. ↑
    • "Japan is having an election next month. Here's why it matters". The Japan Times. 22 November 2014. Diakses tanggal 8 Juli 2020. When Abe appointed five female ministers in September, two of which were forced to step down over scandals, a number of political commentators viewed the move with some cynicism, suggesting that the prime minister didn't pay much attention to the qualifications of the candidates. Most of the women he chose were ultra-conservatives such as Eriko Yamatani, minister in charge of the North Korea abductee issue.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
    • "Japan, led by less apologetic generation, stays tough in South Korea feud". Reuters. 8 Agustus 2019. Diakses tanggal 8 Juli 2020. Electoral system changes and three years in opposition helped ultra-conservative lawmakers and lobby groups strengthen their clout in the LDP.
  14. ↑
    • "Portrait of Japan's main political parties". 17 Desember 2012. Diakses tanggal 26 Juni 2020. A union of centrist and rightwing parties created with US support after the second world war
    • "Freedom house 2016 Japan". Freedom house. Diarsipkan dari asli tanggal 12 Agustus 2019. Diakses tanggal 2 September 2020. The LDP is a broad party whose members share a commitment to economic growth and free trade, but whose other political beliefs span from the center to the far right.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  15. ↑ "Japan's leaders, less apologetic, stay tough in S. Korea feud". Asahi Shimbun. 8 Agustus 2019. Diarsipkan dari asli tanggal 21 Februari 2020. Diakses tanggal 21 Februari 2020. Two years later, then-Prime Minister Tomiichi Murayama, a socialist who led a coalition with the conservative Liberal Democratic Party, made a "heartfelt apology" for suffering caused by Japan's "colonial rule and aggression."
  16. ↑ "Abe faces major election hurdle in bid to amend Constitution". Mainichi Shimbun. 8 Januari 2019. Diakses tanggal 21 Februari 2020. ... he should venture to dissolve the House of Representatives for a snap general election to coincide with the upper house poll," said a conservative LDP legislator.
  17. ↑ "Japan readies for July 21 upper house election as PM recalls past defeat". Reuters. 26 Juni 2019. Diakses tanggal 21 Februari 2020. He was referring to events that unfolded after his conservative LDP suffered a huge defeat in a 2007 upper house poll. Two months later, Abe quit as premier after just one year.
  18. ↑ McCurry, Justin (6 Maret 2020). "Japan prefecture to stop hiring female 'tea squad' for meetings". The Guardian. Diakses tanggal 13 Mei 2020. But Nobuaki Kojima, who heads the conservative Liberal Democratic party group in the assembly, said the change was also a recognition of changing attitudes towards women in the workplace.
  19. ↑ "Japan ministers Yuko Obuchi and Midori Matsushima quit". BBC News. 20 Oktober 2014. Diakses tanggal 13 Mei 2020. Mr Abe said he took responsibility for having appointed both women, and that they would be replaced within a day. Both are members of his governing conservative Liberal Democratic Party (LDP).
  20. ↑ "Poll finds nearly two-thirds oppose passage of casino bill; Cabinet's approval rating falls to 43.4%". The Japan Times. 23 Juli 2018. Diakses tanggal 13 Mei 2020. The telephone poll conducted by Kyodo News over the weekend found that 64.8 percent of respondents opposed the legislation and 27.6 percent supported it. The Diet, dominated by the conservative Liberal Democratic Party, passed the bill on Friday despite stiff resistance from opposition parties.
  21. ↑ Newlands, Peter (16 Desember 2012). "Conservatives win by a landslide in Japanese general election". The Times. Diakses tanggal 13 Mei 2020. Exit polls indicated that the conservative Liberal Democratic party has been returned to office after winning almost 300 seats in the lower house, which has 480 members. The new prime minister will be Shinzo Abe, a hawkish former prime minister, who is expected to revise the country's pacifist constitution.
    [The] conservative Liberal Democratic party in Japan won back power in an election landslide today, returning Shinzo Abe, a former prime minister.
  22. 1 2 "Beautiful Harmony: Political Project Behind Japan's New Era Name – Analysis". Eurasia Review. 16 Juli 2019. Diarsipkan dari asli tanggal 13 Agustus 2019. Diakses tanggal 13 Agustus 2019. The shifting dynamics around the new era name (gengō 元号) offers an opportunity to understand how the domestic politics of the LDP's project of ultranationalism is shaping a new Japan and a new form of nationalism.
  23. ↑ "Tea Party Politics in Japan". The New York Times. 13 September 2014. Diarsipkan dari asli tanggal 17 Agustus 2016.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  24. ↑ "The Resurgence of Japanese Nationalism (the Globalist)". 22 Juli 2015. Diarsipkan dari versi aslinya tanggal 19 Agustus 2016. Diakses tanggal 11 Juli 2016.
  25. ↑ "As Hiroshima's legacy fades, Japan's postwar pacifism is fraying". The Conversation UK. 6 Agustus 2015. Diakses tanggal 21 Februari 2020. Even though much of the Japanese public does not agree with the LDP's nationalist platform, the party won big electoral victories by promising to replace the DPJ's weakness with strong leadership – particularly on the economy, but also in foreign affairs.
  26. 1 2 "Why Steve Bannon Admires Japan". The Diplomat. 22 Juni 2018. In Japan, populist and extreme right-wing nationalism has found a home within the political establishment.
  27. 1 2 "Shinzo Abe and the rise of Japanese nationalism". New Statesman. 15 Mei 2019. Diakses tanggal 21 Februari 2020. As a new emperor takes the throne, prime minister Abe is consolidating his ultranationalist "beautiful Japan" project. But can he overcome a falling population and stagnating economy?
  28. ↑ Weiss, Andrew (31 Mei 2018). "Towards a Beautiful Japan: Right-Wing Religious Nationalism in Japan's LDP". Council on East Asian Studies. Diakses tanggal 13 September 2020.{{cite journal}}: |website= and |journal= ditentukan lebih dari satu kaliPemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  29. ↑ Lindgren, Petter (2012). "The Era of Koizumi's Right-Wing Populism" (PDF). University of Oslo.
  30. ↑ Ganesan (2015). Bilateral Legacies in East and Southeast Asia. Institute of Southeast Asian Studies. hlm. 67.
  31. ↑ Hebert (2011). Wind Bands and Cultural Identity in Japanese Schools. Springer Science & Business Media. hlm. 44.
  32. ↑ Mullins, Mark R. (15 Oktober 2016). "Neonationalism, Religion, and Patriotic Education in Post-disaster Japan". The Asia Pacific Journal: Japan Focus. Diakses tanggal 28 Oktober 2022.
  33. ↑ "Abe's cabinet reshuffle". East Asia Forum. 14 September 2019. Abe also rewarded right-wing politicians who are close to him — so-called 'ideological friends' who are being increasingly pushed to the forefront of his administration — such as LDP Executive Acting Secretary-General Koichi Hagiuda who was appointed Education Minister. As a member of the ultranationalist Nippon Kaigi (Japan Conference), which seeks to promote patriotic education, he can be considered 'reliable' as the government's policy leader on national education.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  34. ↑ "Shinzo Abe? That's Not His Name, Says Japan's Foreign Minister". The New York Times. 22 Mei 2019. Diakses tanggal 19 Februari 2020.
  35. ↑ "Japan's capricious response to coronavirus could dent its international reputation". The Conversation. 24 April 2020. Diakses tanggal 5 Juni 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  36. ↑ 今さら聞けない?! 「保守」「リベラル」ってなんだ? [Can't you ask about them now ?! What are "conservative" and "liberal"?] (dalam bahasa Jepang). Diakses tanggal 5 Juni 2020. ところが、現実の政治はもっと複雑です。自民党にもリベラル派がたくさんいるからです。自民党は考え方の近い人たちが派閥というグループをつくっています。(However, real politics is more complicated. This is because there are many liberals in the LDP. The Liberal Democratic Party is made up of groups of people with similar ideas, called factions.)
  37. ↑ 岸田派の政策、リベラル色前面に 安倍政権との違い強調 [Kishida faction's policy emphasizes the difference from the Abe administration on the liberal front]. Asahi Shimbun (dalam bahasa Jepang). 「トップダウンからボトムアップへ」「多様性を尊重する社会へ」など、リベラル色を前面に掲げ、安倍政権との違いを強調した。(He emphasized the differences from the Abe administration by putting liberal colors in the foreground, such as "from top-down to bottom-up" and "to a society that respects diversity".)
  38. ↑ Weiner, Tim (9 Oktober 1994). "C.I.A. Spent Millions to Support Japanese Right in 50's and 60's". The New York Times. Diakses tanggal 29 Desember 2007.
  39. ↑ "Foreign Relations of the United States, 1964–1968, Vol. XXIX, Part 2, Japan". Departemen Dalam Negeri Amerika Serikat. 18 Juli 2006. Diakses tanggal 29 Desember 2007.
  40. ↑ Johnson, Chalmers (Juli 1995). "The 1955 System and the American Connection: A Bibliographic Introduction" (Working Paper) (11). Japan Policy Research Institute. Diarsipkan dari asli tanggal 25 Juli 2020. Diakses tanggal 3 September 2020.{{cite journal}}: Kutipan journal memerlukan |journal=Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  41. ↑ 執行部. Jimin.jp (dalam bahasa Japanese). The Liberal Democratic Party of Japan. 16 September 2026. Diakses tanggal 29 September 2026.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Bahasa yang tidak diketahui (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  42. ↑ Tsukamoto, Takashi (2012). "Neoliberalization of the developmental state: Tokyo's bottom-up politics and state rescaling in Japan". International Journal of Urban and Regional Research. 36 (1): 71–89. doi:10.1111/j.1468-2427.2011.01057.x.
  43. 1 2 Johnston, Eric (17 November 2021). "The state of play for the LDP's factions after October's Lower House election". Japan Times. Diakses tanggal 6 Desember 2021.{{cite news}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  44. ↑ "B.Jo". B.Jo. Diakses tanggal 23 Desember 2017.
  45. ↑ 保阪正康. (2017). 一語一会 私が出会った 「昭和の怪物」 娘・麻生和子が見た吉田茂の戦後史 (4) 保守本流の 「護憲の思想」 とは何か. サンデー毎日, 96(48), 52-55.
  46. ↑ 吉田龍太郎. (2014). 保守合同後の政党政治と外交政策論争─ 対米自主外交論の内在的抑制と芦田均─. 法政論叢, 51(1), 17.
  47. ↑ "派閥解散表明から1年、自民党内の力学どう変わった". 日本経済新聞 (dalam bahasa Jepang). 17 Januari 2025. Diakses tanggal 4 Februari 2025.
  48. ↑ "Former LDP heavyweights join hands to keep Kishida in check". The Japan Times (dalam bahasa American English). 25 November 2021. Diarsipkan dari asli tanggal 9 September 2022. Diakses tanggal 9 September 2022.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  49. ↑ 日本放送協会. "1からわかる政治資金事件 立件は自民党安倍派・二階派・岸田派 野党は「裏金議員」と追及 政治倫理審査会 政倫審は?". NHK政治マガジン (dalam bahasa Jepang). Diakses tanggal 4 Februari 2025.
  50. ↑ "役員会後 二階幹事長記者会見" (Rilis pers). Liberal Democratic Party. 5 Maret 2018.
  51. ↑ "The President". Liberal Democratic Party of Japan. Diakses tanggal 13 September 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)

Bibliografi

Pranala luar

Wikimedia Commons logo
Wikimedia Commons memiliki media mengenai Liberal Democratic Party of Japan.
Pemimpin
Pemilihan kepemimpinan
Faksi
Partai pendahulu
Partai yang dicaplok
Partai pecahan
Huruf miring menandakan pemimpin sementara.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan