
Sistem 1955 (Jepang: 55年体制, Hepburn: 55-nen Taisei), juga dikenal sebagai sistem satu setengah partai adalah istilah yang digunakan oleh para akademisi untuk menggambarkan sistem partai dominan yang telah berlangsung di Jepang sejak tahun 1955, di mana Partai Demokrat Liberal (LDP)—baik secara mandiri maupun dalam koalisi dengan Komeito (dari tahun 1999 hingga 2025)—memegang kekuasaan pemerintahan secara hampir tanpa jeda,[1][2] sementara partai-partai oposisi sebagian besar tidak mampu membentuk alternatif yang signifikan atau bertahan lama, kecuali pada periode singkat tahun 1993–1994 dan 2009–2012.[3][4][5] Kedua istilah tersebut dicetuskan oleh Junnosuke Masumi yang menggambarkan sistem 1955 tersebut sebagai "sebuah bendungan politik raksasa tempat sejarah politik Jepang mengalir deras".[6]
Era Jepang di bawah rezim 1955 ditandai dengan pertumbuhan ekonomi yang pesat, yang berujung pada dominasi partai berkuasa di Diet serta hubungan erat yang mendasar antara birokrasi dan sektor bisnis. Akibat serangkaian skandal yang melibatkan LDP dan pecahnya gelembung harga aset Jepang pada tahun 1992, LDP kehilangan mayoritas kursinya di Dewan Perwakilan Rakyat pada pemilihan umum 1993—sebuah peristiwa yang awalnya menandakan berakhirnya sistem 1955. Namun, Partai Sosialis Jepang (JSP) yang berhaluan kiri—partai oposisi lama yang akhirnya berhasil meraih mayoritas—segera kehilangan sebagian besar dukungannya setelah memutuskan untuk membentuk pemerintahan koalisi dengan rival utamanya, LDP, hanya setahun kemudian; hal ini menyebabkan JSP dibentuk ulang menjadi SDP pada tahun 1996, sementara mitra koalisinya kembali berkuasa. LDP sempat kehilangan kekuasaan pada tahun 2009 kepada Partai Demokrat Jepang (yang kini sudah bubar) sebelum merebutnya kembali pada tahun 2012 dan mempertahankannya hingga saat ini. Kendati demikian, partai ini kehilangan mayoritas di Dewan Perwakilan Rakyat pada pemilihan umum 2024 dan mayoritas di Dewan Penasihat pada pemilihan tahun 2025, sehingga terpaksa menjalankan pemerintahan minoritas untuk pertama kalinya. LDP kemudian berhasil memulihkan status dominannya dengan meraih supermayoritas dalam pemilihan umum 2026.
Di masa kini, politik Jepang sering kali menyerupai sistem era 1955, meskipun pembentukan partai ketiga dan poros oposisi mungkin terjadi lebih sering. Contohnya meliputi Nippon Ishin no Kai, Partai Restorasi Jepang dan Kibō no Tō. Partai-partai ini kerap mengambil sikap yang lebih ambivalen terhadap LDP, dengan bersedia bekerja sama dalam kebijakan-kebijakan tertentu. Berbagai kelompok kecil juga silih berganti muncul dan menghilang dalam sistem politik tersebut. Oposisi utama LDP saat ini adalah Partai Demokrat Konstitusional Jepang, sebuah partai yang dibentuk ulang dari entitas tahun 2017 yang berasal dari pecahan Partai Demokrat yang berhaluan liberal.
Referensi
- ↑ Curtis, Gerald L. (1999). The Logic of Japanese Politics: Leaders, Institutions, and the Limits of Change. Columbia University Press. hlm. ix–xii, 245–251. JSTOR 10.7312/curt10842.
- ↑ Adam P. Liff, Ko Maeda. Electoral incentives, policy compromise, and coalition durability: Japan's LDP–Komeito Government in a mixed electoral system. Cambridge University Press, 2018. https://www.cambridge.org/core/journals/japanese-journal-of-political-science/article/electoral-incentives-policy-compromise-and-coalition-durability-japans-ldpkomeito-government-in-a-mixed-electoral-system/D153792B61853FAC9AF38A20E5076D32
- ↑ Scheiner, Ethan (2006). Democracy Without Competition in Japan: Opposition Failure in a One-Party Dominant State. Cambridge University Press. ISBN 978-0-521-84692-9.
- ↑ Johnson, Stephen (2013). Opposition Politics in Japan: Strategies Under a One-Party Dominant Regime. Routledge. ISBN 978-1-136-28918-7.
- ↑ Pempel, T. J., ed. (2019). Uncommon Democracies: The One-Party Dominant Regimes. Cornell University Press. ISBN 978-0-8014-2367-3.
- ↑ Masumi, Junnosuke (1985). Gendai seiji jo: 1955-nen igo 現代政治 上—1955年以後 [Modern Politics (First Volume): Post–1955] (dalam bahasa Jepang) (Edisi 1st). University of Tokyo Press. ISBN 978-4130330268. OCLC 15423787.