Minggu, 20 September 2026
17:08 WIB
TERKINI
Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak Cek Fakta Kiat Cerdas Deteksi Hoaks: Hindari Jebakan Berita Palsu di Media Sosial Cek Fakta Waspada! Penipuan Undian Berhadiah Catut Nama BNI Kembali Marak Climate BMKG Ungkap Potensi Hujan Lebat Landa Sejumlah Wilayah Indonesia Pekan Ini Moto Gp Veda Ega Peringkat 16 FP2 Moto3 Austria, Hakim Danish Tembus Empat Besar Moto Gp Drama Kualifikasi Moto3 Austria: Veda Ega ke-19, Uriarte Pecahkan Rekor Hukum Selebgram JP Terjerat Vape Narkoba: Stres Picu Konsumsi Etomidate Golongan II Arsip Mengenang Multatuli: Kisah 84 Hari yang Mengukir Sejarah Lebak Arsip Max Havelaar di Sekolah Belanda: Antara Pedoman dan Kebebasan Memilih Megapolitan Aroma Tak Sedap Ganggu Pejalan Kaki Dekat Halte IRTI Monas Tren Trump Larang CNN, MS NOW, Politico dari Gedung Putih: Konflik Media Memuncak
Walangan

Walangan

Spesies tumbuhan

Walangan
250px-EryngiumfoetidumMM.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Klasifikasi ilmiah
Domain:
Kerajaan:
Klad:Tracheophyta
Klad:Angiospermae
Klad:Eudikotil
Klad:Asterid
Ordo:
Famili:
Subfamili:
Tribus:
Genus:
Spesies:
Eryngium foetidum

Sinonim[1]
  • Eryngium antihystericum (Rottler)
Artikel takson sembarang

Walangan, Walangi, tumbuhan walang sangit, ketumbar jawa[2] atau daun walang sangit[3] (Eryngium foetidum) adalah spesies tumbuhan menahun tropis dalam keluarga Apiaceae. Tumbuhan ini berasal dari Meksiko, Karibia, serta Amerika Tengah dan Selatan, tetapi dibudidayakan di seluruh dunia. Sebagian besar yang hidup di daerah tropis merupakan tanaman tahunan, tetapi terkadang yang berasal dari daerah beriklim sedang hidup sebagai tanaman semusim.

Kandungan Senyawa

Hasil analisis secara kualitatif menunjukkan adanya beberapa senyawa metabolit sekunder seperti tanin dan saponin, serta beberapa jenis flavonoid pada daunnya. Belum ada laporan keberadaan alkaloid pada daunnya.[4] Asam kafeat, asam klorogenat (CGA), dan kaempferol merupakan sebagian dari senyawa fenolik yang ditemukan pada daun walangan.[5]

Kegunaan

Sebagai Bahan Makanan

Walangan banyak digunakan dalam bumbu, pengasinan, dan hiasan makanan di Karibia khususnya di Kuba, Republik Dominika, Haiti, Puerto Riko, dan Trinidad dan Tobago), serta di El Salvador, Honduras, Nikaragua, Panama, Kosta Rika, Guyana, Suriname, Ekuador, dan di wilayah Amazon di Brasil dan Peru. Tanaman ini juga digunakan secara luas sebagai ramuan kuliner di Kamboja, Thailand, India, Nepal, Vietnam, Laos, Myanmar, Cina barat daya, dan wilayah Asia tropis lainnya.[6] Terkadang digunakan sebagai pengganti daun ketumbar, tetapi rasanya lebih kuat. Tidak seperti ketumbar, walangan mengering dengan baik, mempertahankan warna dan rasa yang baik, sehingga membuatnya berharga dalam industri herbal kering.

Sebagai Bahan Obat Tradisional

Walangan telah digunakan dalam pengobatan tradisional di daerah tropis untuk luka bakar, sakit telinga, demam, hipertensi, sembelit, serangan jantung, asma, sakit perut, cacingan, komplikasi infertilitas, gigitan ular, diare, dan malaria.[4]

Tumbuhan ini juga secara tradisional telah digunakan untuk epilepsi,[7] sehingga tumbuhan ini juga dikenal dengan nama latin E. antihystericum.[8] Tumbuhan ini dikatakan dapat menenangkan seseorang sehingga mencegah kejang pada epilepsi. Sifat antikonvulsan tumbuhan ini telah diselidiki secara ilmiah.[9] Rebusan daunnya telah terbukti menunjukkan efek antiinflamasi dan analgesik pada tikus.[10]

Referensi

  1. "The Plant List: A Working List of All Plant Species". Diakses tanggal 1 Oktober 2015.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  2. "Tak Hanya Untuk Kesehatan, Tumbuhan Walang Sangit Juga Jadi Andalan Bagi Yang Hobi Mancing". matapantura.republika.co.id. 10 Maret 2022. Diakses tanggal 26 Agustus 2023.
  3. "Manfaat Daun Walang Sangit, Atasi Bau Badan dan Penyakit Lain". harapanrakyat.com. 31 Januari 2023. Diakses tanggal 26 Agustus 2023.
  4. 1 2 Paul J.H.A.; Seaforth C.E.; Tikasingh T. (2011). "Eryngium foetidum L.: A review". Fitoterapia. 82 (3): 302–308. doi:10.1016/j.fitote.2010.11.010. PMID 21062639.
  5. "Web of Science Beta". www.webofscience.com. Diakses tanggal 2021-03-27.
  6. Singh BK, Ramakrishna Y and Ngachan SV. 2014. Spiny coriander (Eryngium foetidum L.): A commonly used, neglected spicing-culinary herb of Mizoram, India. Genetic Resources and Crop Evolution 61 (6): 1085-1090.
  7. Culantro. "Herbalpedia" (PDF). The Herb Growing & Marketing Network.
  8. "Atlas of Florida Vascular Plants".
  9. Simon, OR; Singh, N (1986). "Demonstration of anticonvulsant properties of an aqueous extract of Spirit Weed (Eryngium foetidum L.)". The West Indian Medical Journal. 35 (2): 121–5. PMID 3739342.
  10. Sáenz, M. T.; Fernández, M. A.; García, M. D. (1997). "Antiinflammatory and analgesic properties from leaves ofEryngium foetidum L. (Apiaceae)". Phytotherapy Research. 11 (5): 380. doi:10.1002/(SICI)1099-1573(199708)11:5<380::AID-PTR116>3.0.CO;2-#. S2CID 196406564.


Ikon rintisan

Artikel bertopik tumbuhan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan