Minggu, 27 September 2026
18:13 WIB
TERKINI
Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda Bola Lampard Gemilang dengan Coventry: Dari Championship ke Liga Primer, Dipuji Rekan Edukasi Moreno Sidharta: Otodidak Raih Medali Emas Olimpiade Matematika Internasional Bola Mantan Bintang Spanyol Dorong Haaland ke Barcelona: Cocok Gaya Main Flick Lampung Maulid Arbain Lampung Sembilan Tahun: Penguatan Akhlak dan SDM Jadi Prioritas Humaniora Ribuan Warga Hadiri Penutupan Maulid Arbain Lampung 2026: Perkuat Akhlak dan Anti Narkoba Cuaca Ratusan Titik Panas Terdeteksi di Lampung: Way Kanan Paling Banyak Disorot Bandar Lampung BMKG Ungkap Penyebab Kemarau Panjang di Lampung: El Nino Kuat dan Hujan Lokal Bandar Lampung Mantan Gubernur Lampung Disidang Korupsi PI 10 Persen, Begini Respons Uniknya Account Satu Akun, Berbagai Akses: Kemudahan Login Terpadu KG Media ID Bandar Lampung Semangat Anak Sawah: Harumkan Nama Lampung di Kancah Nasional Tanpa Dukungan Pemda
Eryngium

Eryngium

genus tumbuh-tumbuhan

Eryngium
250px-Alpen-Mannstreu_%28Eryngium_alpinum%29_04.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Eryngium alpinum
Klasifikasi ilmiah
Domain:
Kerajaan:
Klad:Tracheophyta
Klad:Angiospermae
Klad:Eudikotil
Klad:Asterid
Ordo:
Famili:
Subfamili:
Tribus:
Genus:
Eryngium

Spesies

Lihat teks

Artikel takson sembarang

Eryngium adalah genus tumbuhan berbunga dalam keluarga Apiaceae. Di dalamnya ada sekitar 250 spesies tumbuhan.[1] Genus ini mempunyai sebaran kosmopolitan, dengan pusat keanekaragaman di Amerika Selatan.[1]

Anggota genus ini berupa tumbuhan semusim dan tumbuhan menahun dengan daun yang tidak berbulu dan biasanya berduri. Bunga payungnya berbentuk kubah dengan bunga berwarna biru atau putih baja, dan memiliki lingkaran daun basal berduri. Beberapa spesiesnya berasal dari daerah berbatu dan pesisir, tetapi sebagian besarnya merupakan tumbuhan padang rumput.[2]

Kegunaan

Sebagian spesiesnya ditanam sebagai tanaman hias taman. Banyak hibridanya yang telah dipilih untuk digunakan sebagai tanaman hias taman di antaranya E. × oliverianum[3] dan E. × tripartitum[4] yang telah memperoleh Award of Garden Merit dari Royal Horticultural Society. Hibrida yang lainnya yakni E. x zabelii yang memiliki keturunan yakni E. alpinum x E. bourgatii.[5]

Banyak dari spesiesnya yang telah digunakan sebagai bahan makanan dan obat. Spesies Eryngium campestre digunakan sebagai obat tradisional di Turki. Di Iran spesiesnya (disebut dengan Boghnagh فارسی- بوقناق) digunakan sebagai teh herbal untuk menurunkan gula darah. Spesies Eryngium creticum merupakan obat herbal untuk sengatan kalajengking di Yordania. Spesies Eryngium elegans digunakan di Argentina dan Eryngium foetidum (Walangan) di Amerika Latin dan Asia Tenggara. Penduduk asli Amerika menggunakan banyak spesiesnya untuk berbagai tujuan. Budaya di seluruh dunia telah menggunakan ekstrak Eryngium sebagai agen antiinflamasi. Eryngium menghasilkan minyak atsiri dan mengandung berbagai jenis terpenoid, saponin, flavonoid, kumarin, dan steroid.[1]

Akarnya telah digunakan sebagai sayuran atau manisan. Tunas dan daun mudanya terkadang digunakan sebagai sayuran sebagaimana asparagus. Walangan (Eryngium foetidum) digunakan sebagai ramuan kuliner di daerah tropis Amerika dan Asia. Rasanya mirip seperti ketumbar atau daun ketumbar, sampai-sampai terkadang disalahartikan dengannya. Oleh karena itu kemungkinan disebut ketumbar berduri atau culantro, atau dengan nama Vietnamnya Ngo Gai.[6]

Daftar Spesies[7][8]

Galeri

250px-Eryngium_agavifolium_-_Copenhagen_Botanical_Garden_-_1.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Eryngium agavifolium
250px-5689_-_Schynige_Platte_-_Eryngium_alpinum.JPG?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Eryngium alpinum
250px-Eryngium_alternatum_4.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Eryngium alternatum
250px-Bosnia-2008.09.02.285.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Eryngium amethystinum

Referensi

  1. 1 2 3 Wang, P., et al. (2012). Phytochemical constituents and pharmacological activities of Eryngium L. (Apiaceae). Diarsipkan 2013-11-02 di Wayback Machine. Pharmaceutical Crops 3 99-120.
  2. ↑ RHS A-Z Encyclopedia of Garden Plants. United Kingdom: Dorling Kindersley. 2008. hlm. 1136. ISBN 1405332964.
  3. ↑ "Eryngium × olivieranum". RHS. Diakses tanggal 9 Juni 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  4. ↑ "Eryngium × tripartitum". RHS. Diakses tanggal 9 Juni 2020.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ MBG 2022.
  6. ↑ Ramcharan, C. 1999. Culantro: A much utilized, little understood herb. p. 506–509. In: Janick, J. (ed.). Perspectives on New Crops and New Uses. ASHS Press, Alexandria, VA.
  7. ↑ GRIN Species Records of Eryngium. Diarsipkan 2015-09-24 di Wayback Machine. Germplasm Resources Information Network (GRIN).
  8. ↑ Eryngium of North America. USDA PLANTS.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan