Kamis, 01 Oktober 2026
12:00 WIB
TERKINI
Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama Regional Menko PMK Muhadjir Effendy Kunjungi Anjir Batola, Perkuat Sinergi Pembangunan Wilayah Editorial Macan Kemayoran Raih Poin Penuh di Kandang Laskar Antasari Bandar Lampung Buaya Coki Menjalani Adaptasi di Sumsel Usai Perjalanan Panjang dari Lampung Berita Puan Maharani Atur Pertemuan Susulan Megawati dan Prabowo: Nasi Goreng Menanti Berita Kekacauan Komunikasi Fatal: KNKT Ungkap Penyebab Tabrakan Maut KA di Bekasi Berita Terkuak Pemilik Miras dan Barang Mewah di Lapas Cibinong, 5 Pejabat Dinonaktifkan Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 30 September 2026: Potensi Hujan di Sejumlah Wilayah Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam 30 September 2026: Naik Rp15 Ribu, Cek Detailnya Hukum Kejakgung Diminta Usut Tuntas Korupsi PT PSMI, Lindungi Ribuan Petani Terdampak Lampung Timur Perjuangan Berat Padamkan Karhutla Way Kambas: Api Bawah Tanah Jadi Tantangan Utama
Kaempferol

Kaempferol

senyawa kimia

Bagikan:
40px-Wiki_letter_w.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Artikel ini sebatang kara, artinya tidak ada artikel lain yang memiliki pranala balik ke halaman ini. Bantulah menambah pranala ke artikel ini dari artikel yang berhubungan. (Oktober 2022)
Kaempferol
Rangka struktur kaempferol
Ball-and-stick model of the kaempferol molecule
Nama
Nama IUPAC
3,5,7-Trihydroxy-2-(4-hydroxyphenyl)-4H-chromen-4-one
Nama IUPAC (preferensi)
3,5,7-trihydroxy-2-(4-hydroxyphenyl)-4H-1-benzopyran-4-one
Nama lain
Kaempherol; Robigenin; Pelargidenolon; Rhamnolutein; Rhamnolutin; Populnetin; Trifolitin; Kempferol; Swartziol
Penanda
Model 3D (JSmol)
ChEBI
ChEMBL
ChemSpider
Nomor EC
KEGG
Nomor RTECS {{{value}}}
UNII
  • C1=CC(=CC=C1C2=C(C(=O)C3=C(C=C(C=C3O2)O)O)O)O
Sifat
C15H10O6
Massa molar 286.23 g/mol
Densitas 1.688 g/mL
Titik lebur 276–278 °C
Kecuali dinyatakan lain, data di atas berlaku pada suhu dan tekanan standar (25 °C [77 °F], 100 kPa).
N verifikasi (apa ini checkYN ?)
Referensi

Kaempferol (3,4′,5,7-tetrahydroxyflavone) merupakan salah satu anggota flavonol yang digolongkan sebagai flavonoid. Umumnya, kaempferol ditemukan pada tumbuhan seperti kacang-kacangan, teh, bayam, hingga brokoli.[1]

Secara fisikokimia, kaempferol memiliki ciri khas berupa padatan kristal kuning dengan titik lebur 276–278 °C.[2] Kaempferol sedikit larut dalam air dan sangat larut dalam etanol panas, eter, atau DMSO. Penamaan kaempferol didasarkan pada ilmuwan Jerman Engelbert Kaempfer[3]

Biosintesis

Tahapan biosintesis kaempferol terjadi pada empat tahap utama, yaitu:[4]

  • Pengubahan fenilalanin menjadi 4-kumaroil-CoA,
  • Penggabungan 4-kumaroil-CoA dengan tiga molekul malonil-coA membentuk khalkon naringenin menggunakan enzim khalkon sintase,
  • Khalkon naringenin diubah menjadi naringenin dan ditambah sebuah gugus hidroksi untuk membentuk dihidrokaempferol, dan
  • Penambahan ikatan rangkap pada dihidrokaempferol membentuk kaempferol.

Asam amino fenilalanin dibentuk dari jalur sikimat, salah satu jalur biosintesis asam amino aromatik. Umumnya, jalur ini terjadi pada plastid tanaman dan menjadi jalur masuk biosintesis fenilpropanoid.[5] Jalur fenilpropanoid merupakan jalur yang mengubah fenilalanin menjadii tetrahidroksikhalkon. Hasil proses biosintesis pada jalur ini adalah flavon, slaah satunya kaempferol.[6]

Referensi

  1. ↑ Holland, Thomas M.; Agarwal, Puja; Wang, Yamin; Leurgans, Sue E.; Bennett, David A.; Booth, Sarah L.; Morris, Martha Clare (2020-01-29). "Dietary flavonols and risk of Alzheimer dementia". Neurology (dalam bahasa Inggris): 10.1212/WNL.0000000000008981. doi:10.1212/WNL.0000000000008981. ISSN 0028-3878.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: nomor artikel sebagai nomor halaman (link)
  2. ↑ PubChem. "Kaempferol". pubchem.ncbi.nlm.nih.gov (dalam bahasa Inggris). Diakses tanggal 2020-08-09.
  3. ↑ Kaempferol at Merriam-Webster.com; retrieved October 20, 2017
  4. ↑ Calderón-Montaño JM, Burgos-Morón E, Pérez-Guerrero C, López-Lázaro M (April 2011). "A review on the dietary flavonoid kaempferol". Mini Reviews in Medicinal Chemistry. 11 (4): 298–344. doi:10.2174/138955711795305335. PMID 21428901.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  5. ↑ Vogt T (Januari 2010). "Phenylpropanoid biosynthesis". Molecular Plant. 3 (1): 2–20. doi:10.1093/mp/ssp106. PMID 20035037.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  6. ↑ Flamini R, Mattivi F, De Rosso M, Arapitsas P, Bavaresco L (September 2013). "Advanced knowledge of three important classes of grape phenolics: anthocyanins, stilbenes and flavonols". International Journal of Molecular Sciences. 14 (10): 19651–69. doi:10.3390/ijms141019651. PMC 3821578. PMID 24084717.{{cite journal}}: Pemeliharaan CS1: DOI bebas tanpa ditandai (link) Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan