Sabtu, 07 November 2026
17:33 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Flavona

Flavona

senyawa kimia

Bagikan:
Untuk kota di Italia, lihat Flavon, Trento, Italia.
120px-Flavon_num.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Gambar struktur perancah dasar Flavon dengan penomoran.

Flavona adalah suatu senyawa kristalin tidak berwarna yang menjadi bahan dasar pigmen tumbuhan untuk warna putih atau kuning. Flavon merupakan molekul dengan berat rendah fitokimia polifenol, berasal dari metabolisme sekunder tanaman dan berperan penting dalam berbagai proses biologi.[1]

Klasifikasi

Flavon dapat diklasifikasikan ke dalam berbagai kelas, yaitu: flavonol (quercetin, kaempferol, myricetin, fisetin), flavon (luteolin, apigenin), flavanon (hesperetin, naringenin), glikosida flavonoid (astragalin, rutin), flavonoligan (sibilinin), flavan (katekin, epikatekin), isoflavon (genistein, daidzein), antosianidin (sianidin, delfidin), auron (leptosidin, aureusidin), leukoantosianid (terasasidin), neoflavonoid (koutareagenin, dalbergin), dan kalkon.[1]

Semua kelas flavon merupakan pemeran dalam berbagai kegiatan biologis, dan beberapa diantaranya telah dieksplorasi secara luas.[1]

Manfaat

Asam fenolat terdapat dalam berbagai makanan, misalnya jamur. Karena sifat bioaktifnya, asam fenolat secara luas dipelajari dan ada bukti perannya dalam pencegahan penyakit.[2]

Flavon memiliki aktivitas antioksidan, anti-poliferasi, anti-tumor, anti-mikrob, estrogenik, asetilkolinesterase, anti-inflamasi, dan juga digunakan pada kanker, penyakit jantung, gangguan neurodegeneratif, dan lain-lain. Flavon yang ditemukan juga memiliki efek pada beberapa enzim mamalia seperti protein kinase yang mengatur jalur sinyal sel ganda dan perubahan dalam beberapa seluler jalur sinyal sering ditemukan banyak penyakit.[1]

Penelitian

Banyak penelitian telah membuktikan bahwa flavon adalah senyawa dengan bioaktivitas yang luas. Misalnya, luteolin dan apigenin telah diteliti memiliki aktivitas anti-kanker dan antimutagenik in vitro dan in vivo. Luteolin memiliki efek vasodilatasi pada dada aorta tikus, dan apigenin yang juga memiliki efek vasodilatasi dapat menekan pertumbuhan tumor kulit.[3]

Flavon telah menjadi jangkar yang sangat diperlukan untuk pengembangan agen terapi baru. Mayoritas penyakit metabolik yang berspekulasi berasal dari stres oksidatiff dan karena itu signifikan bahwa studi terbaru menunjukan efek positif dari flavon pada penyakit yang berhubungan dengan oksidatif stres.[1]

Karena berbagai aktivitas biologis flavon, hubungan struktur aktivitas telah menghasilkan berbagai senyawa baru kimia obat. Perkembangan terhadap senyawa turunan flavon pada penyakit beragam dalam rentang waktu yang sangat singkat membuktikan besarnya untuk penelitian kimia obat.[1]

Referensi

  1. 1 2 3 4 5 6 Singh, M.; Kaur, M.; Silakari, O. Flavones: An Important Scaffold for Medicinal Chemistry. Eur. J. Med. Chem. 2014, 84, 206-239.
  2. ↑ Heleno, S. A.; Martins, A.; Queiroz, M. J. R. P.; Fereeira, I. C. F. R. Bioactivity of Phenolic Acids: Metabolites versus Parent Compounds: A Review. Food Chem. 2015, 173, 501-513.
  3. ↑ Materska, M. Flavone C-Glycosides from Capsicum Annum L.: Relantionships between Antioxidant Activity an Lipophilicity. Eur. Food Res. Technol. 2014.
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan