Kamis, 15 Oktober 2026
13:43 WIB
TERKINI
Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus Hiburan Daftar Film Paling Dipuji di IMDb 2026: Dari Epik Kolosal hingga Aksi Pahlawan Super Lampung Gubernur Lampung Kembali Raih Grand Baznas Awards 2026, Diakui Dukungan Zakat Terbaik Bandar Lampung Transformasi Pengelolaan Sampah Bandar Lampung: PSEL Beroperasi, TPA Bakung Tutup Permanen Regional Polda Sumsel Buru Aktor Intelektual Penyerang Jurnalis dan Mahasiswa Saat Demo Metro Relasi Kuasa Timpang Pemicu KDRT: Dosen Unila Soroti Kasus Suami Bakar Istri Bandar Lampung BMKG: 471 Titik Panas Terdeteksi di Lampung, 22 Di antaranya Berisiko Tinggi Bandar Lampung Polda Lampung Dalami Kasus Penggelapan Mobil Libatkan Anggota Dewan, Rugi Rp1,1 M Bandar Lampung Lampung Perketat Pengawasan Solar Subsidi: Satpol PP Cek STNK Kendaraan Besar di SPBU Ekonomi Dan Bisnis Harga Emas Antam Merosot Rp20 Ribu, Cek Rincian Lengkap per Gram Hari Ini Lampung Prakiraan Cuaca Lampung 14 Oktober 2026: Cerah Berawan dengan Potensi Hujan di Tanggamus
Vicente Pío Marcelino Cirilo Aleixandre y Merlo

Vicente Pío Marcelino Cirilo Aleixandre y Merlo

penyair asal Spanyol

Bagikan:
Infobox orangVicente Pío Marcelino Cirilo Aleixandre y Merlo
250px-Spaanse_dichter_en_nobelprijswinnaar_Vicente_Alexandre%2C_Bestanddeelnr_929-3851.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Suntingan nilai di Wikidata
Biografi
Kelahiran26 April 1898 Suntingan nilai di Wikidata
Sevilla Suntingan nilai di Wikidata
Kematian14 Desember 1984 Suntingan nilai di Wikidata (86 tahun)
Madrid Suntingan nilai di Wikidata
Penyebab kematianTuberkulosis Suntingan nilai di Wikidata
Tempat pemakamanLa Almudena Cemetery (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
40px-Coat_of_Arms_of_the_Royal_Spanish_Academy.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail Member of the Royal Spanish Academy (en) Terjemahkan
22 Januari 1950 – 14 Desember 1984
← Félix de Llanos y Torriglia – Pere Gimferrer → Suntingan nilai di Wikidata
Data pribadi
PendidikanResidencia de Estudiantes (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Kegiatan
SpesialisasiPuisi Suntingan nilai di Wikidata
Pekerjaanpenyair,penulis,guru Suntingan nilai di Wikidata
AliranGeneration of ‘27 (en) Terjemahkan Suntingan nilai di Wikidata
Keluarga
Pasangan nikahtanpa nilai Suntingan nilai di Wikidata
KerabatConcepción Aleixandre Ballester (bibi) Suntingan nilai di Wikidata
Musicbrainz: ddcc7f8a-8732-42bf-b5aa-d1bf540f38f2 Discogs: 2693265 Find a Grave: 7293339 Modifica els identificadors a Wikidata

Vicente Pío Marcelino Cirilo Aleixandre y Merlo (26 April 1898 – 14 Desember 1984) adalah seorang penyair Spanyol yang lahir di. Pemenang Nobel Sastra tahun 1977, ia merupakan bagian Generasi '27, dan meninggal di Madrid pada tahun 1984.

Puisi-puisi awal Aleixandre, yang sebagian besar ditulis dengan gaya bebas, sebagian besar bersifat surealis, yang juga memuja kemolekan alam dengan menggunakan lambang yang mewakili bumi dan laut. Banyak karya Aleixandre yang penuh kesedihan, yang merefleksikan perasaannya bahwa orang telah kehilangan semangat dan kebebasan yang dilihatnya di alam. Kumpulan puisi awalnya termasuk Pasión de la Tierra (1935) dan La destrucción o el amor (1933).

Dalam Sombra del Paraíso (1944), Aleixandre mulai berkonsentrasi pada tema-tema persahabatan dan persatuan spiritual. Buku-buku terakhir puisinya termasuk Historia del corazón (1954) dan En un vasto dominio (1962).

Aleixandre belajar hukum di Universitas Madrid.

Rujukan

1901–1925
1926–1950
1951–1975
1976–2000
2001–kini


Ikon rintisan

Artikel bertopik biografi penulis, penyair, pengarang, atau sastrawan ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan