Jumat, 06 November 2026
14:58 WIB
TERKINI
Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis Bandar Lampung Agenda Strategis Pemprov Lampung 6 November 2026: Revitalisasi Stadion Jadi Prioritas Bandar Lampung Harga Beras di Pasar Pasir Gintung Bandar Lampung Merangkak Naik, Stok Aman Bandar Lampung Disdag Bandar Lampung Jamin Pasokan Beras Aman hingga Akhir 2026 Insight Komitmen Pembangunan Negeri, PTBA Sabet Penghargaan Kepatuhan PNBP ESDM 2026 Pemprov Lampung Gubernur Mirza Canangkan Mulang Maya Jadi Magnet Wisata Budaya Unggulan Lampung Tuba Barat Mewujudkan Haji: Pemkab Tubaba dan BSI Ajak Masyarakat Menabung Sejak Dini Lampung Timur Bupati Ela Dekatkan Diri dengan Siswa, Pastikan Kualitas Pendidikan dan Gizi di Lampung Timur Tuba Barat Kemitraan Strategis Pemkab Tubaba dan Kejari: Wujudkan Tata Kelola Pemerintahan Akuntabel Bandar Lampung Mantan Ketua DPRD Lampung Bersaksi dalam Sidang Arinal Djunaidi Bandar Lampung Senator Bustami Zainudin dan Staf DPD Lampung Ikuti Program Cek Kesehatan Gratis
Derek Alton Walcott

Derek Alton Walcott

Bagikan:
Sir Derek Walcott
250px-Derek_Walcott.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail
Walcott pada jamuan makan malam kehormatan di Amsterdam, 20 Mei 2008
Lahir
Derek Alton Walcott

(1930-01-23)23 Januari 1930
Meninggal17 Maret 2017(2017-03-17) (umur 87)
Cap Estate, Gros-Islet, Saint Lucia
PekerjaanPenyair, penulis drama, profesor
Anak3
Karier kepenulisan
GenrePuisi dan drama
Karya terkenalDream on Monkey Mountain (1967), Omeros (1990), White Egrets (2007)
Penghargaan terkenalNobel Sastra
1992
Penghargaan T. S. Eliot
2011
Gerakan sastra
Pascakolonialisme, Pascamodernisme
Tanda tangan
250px-Derek_Walcott_signature.svg.png?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail

Derek Alton Walcott (23 Januari 1930 – 17 Maret 2017) adalah seorang penyair dan penulis drama asal Saint Lucia, Kepulauan Karibia.[1] Ia menerima Penghargaan Nobel Kesusastraan pada tahun 1992.[2]

Ia pernah menjabat sebagai Profesor Puisi di Universitas Essex dari 2010 hingga 2013. Karya-karyanya termasuk puisi epik Homerik berjudul, Omeros (1990), yang oleh banyak kritikus dianggap "sebagai pencapaian besar Walcott."[3] Selain memenangkan Penghargaan Nobel , Walcott menerima banyak penghargaan sastra selama kariernya, termasuk Penghargaan Obie pada tahun 1971 untuk dramanya Dream on Monkey Mountain, penghargaan "jenius" dari Yayasan MacArthur, Penghargaan Royal Society of Literature, Queen's Medal for Poetry, Penghargaan OCM Bocas untuk Sastra Karibia,[4] Penghargaan T. S. Eliot tahun 2011 untuk buku puisinya White Egrets[5] dan Griffin Trust For Excellence in Poetry Lifetime Recognition Award pada 2015.

Biografi

Derek Walcott lahir di Saint Lucia. Ia memiliki seorang saudara kembar bernama Roderick, dan ayahnya telah meninggal sejak mereka kanak-kanak. Ia menempuh pendidikan di University of West Indies, dan pada 1959 ia mendirikan Trinidad Theatre Workshop, yang sejak tahun itu memproduksi dramanya.

Ia membagi waktunya antara tinggal di Trinidad, di mana ia menulis sebagian besar karyanya, dan di Boston, Amerika Serikat, di mana ia bekerja sebagai dosen universitas.

Karakteristik

Dalam karya-karyanya, Walcott terinsipirasi kehidupannya yang besar di pulau vulkanik bekas koloni Britania, bagian konflik antara budaya setempat dan Eropa Barat. Ia menulis karya besarnya Omeros, versi Karibia atas Iliad karya Homerus. Atas Omeros ini, ia memperoleh Penghargaan Nobel, dan ia dijuluki "Homerus dari Karibia".

Meninggal

Walcott meninggal dunia di rumahnya di Cap Estate, St. Lucia, pada 17 Maret 2017.[6] Ia berusia 87 tahun. Upacara pemakaman kenegaraan untuknya digelar pada hari Sabtu, 25 Maret, dengan pelayanan di Katedral Basilika Dikandung Tanpa Noda di Castries dan dimakamkan di Morne Fortune.[7][8]

Referensi

  1. ↑ Kurnia, Anton (2019). Ensiklopedia Sastra Dunia. Yogyakarta: Diva Press. hlm. 77. ISBN 978-602-391-662-7.{{cite book}}: Pemeliharaan CS1: Status URL (link)
  2. ↑ "Derek Walcott – Biographical". Nobel Foundation. 1992. Diakses tanggal 18 Maret 2017.{{cite web}}: Pemeliharaan CS1: Tanggal diterjemahkan otomatis (link)
  3. ↑ "Derek Walcott 1930–2017". Chicago, IL: Poetry Foundation. Diakses tanggal 18 Maret 2017.
  4. ↑ "Derek Walcott wins OCM Bocas Prize" Diarsipkan 15 Maret 2016 di Wayback Machine, Trinidad Express Newspapers, 30 April 2011.
  5. ↑ Charlotte Higgins, "TS Eliot prize goes to Derek Walcott for 'moving and technically flawless' work", The Guardian, 24 Januari 2011.
  6. ↑ "Derek Walcott has died". St. Lucia Times. 17 Maret 2017. Diarsipkan dari asli tanggal 18 Maret 2017. Diakses tanggal 17 Maret 2017.
  7. ↑ "World bids farewell to Derek Walcott"[pranala nonaktif permanen], Jamaica Observer, 25 Maret 2017.
  8. ↑ "Derek Walcott laid to rest" Diarsipkan 2018-07-14 di Wayback Machine, St. Lucia Times, 27 Maret 2017.
1901–1925
1926–1950
1951–1975
1976–2000
2001–kini


Flag of Saint LuciaBiography icon

Artikel bertopik biografi Saint Lucia ini adalah sebuah rintisan. Anda dapat membantu Wikipedia dengan mengembangkannya.

Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan