Kamis, 29 Oktober 2026
13:53 WIB
TERKINI
Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK Lampung Barat Pesan Bupati Lambar: Patriotik, Gigih, dan Berempati Kunci Masa Depan Bangsa Bandar Lampung 343 Polisi Disiagakan Kawal Aksi Sumpah Pemuda 2026 di Bandar Lampung Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Solar Subsidi Terbongkar di Lampung Selatan, Tiga Tersangka Diamankan Bandar Lampung Perpanjangan SIM A/C Kini Lebih Praktis: Cek Jadwal dan Syarat di Bandar Lampung Lampung Selatan Gunung Anak Krakatau: Asap Hitam Viral Bukan Erupsi, Status Tetap Siaga Lampung Selatan Jaringan Penyelundup Rokok Ilegal Senilai Rp14,85 Miliar Terbongkar di Bakauheni Bandar Lampung Harga Singkong Lampung Meroket, Petani Nikmati Keuntungan Rp45 Juta per Hektare Bandar Lampung BSU 2026 Segera Disalurkan: Rp900 Ribu dan Analisis Pakar Terkait Tantangan Pekerja Bandar Lampung Optimisme Harga Singkong Lampung 2027: Bibit dan Pupuk Kunci Utama Bandar Lampung Krisis Asap dan Ribuan Titik Panas: WALHI Desak Audit Ekologis TNWK
Salvatore Quasimodo

Salvatore Quasimodo

penyair asal Kerajaan Italia

Bagikan:

Salvatore Quasimodo (* 20 Agustus 1901 di Modica, Sisilia; † 14 Juni 1968 di Amalfi) adalah seorang lirikus dan kritikus Italia.

Salvatore_Quasimodo_1959.jpg?utm_source=id.wikipedia.org&utm_campaign=parser&utm_content=thumbnail_unscaled
Salvatore Quasimodo

Biografi

Quasimodo, anak seorang pegawai kereta api, melewati masa kanak dan remajanya di Sisilia. Pada tahun 1919, ia lulus dari politeknik setempat. Kemudian berganti filologi kuno.

Di studi tingkat akhir, ia sempat mengikuti berbagai kegiatan, antara lain kritikus teater. Pada tahun 1939 ia bekerja sebagai wartawan. Pada tahun 1940 ia menjadi profesor dalam sastra di Universitas Milano.

Quasimodo dapat disejajarkan dengan Giuseppe Ungaretti ataupun Eugenio Montale. Lirik-liriknya berasal dari simbolisme dan bertemakan tentang kampung halamannya Sisilia dengan budayanya.

Ia juga menerjemahkan karya-karya penyair Romawi Kuno seperti Catullus, Ovid dan Virgil, juga tak ketinggalan Shakespeare dan Pablo Neruda.

Pada tahun 1959 Quasimodo dianugerahi Penghargaan Nobel dalam Sastra.

Pada tanggal 14 Juni 1968 Salvatore Quasimodo meninggal di Amalfi akibat pendarahan otak.

Karya

  • Odore di eucalyptus (1933)
  • Erato e Apollion (1936)
  • Poesie (1938)
  • Il falso e vero verde (1956)
  • La terra impareggiabile (1958)

Bibliografi

  • Aue, Walter: Im Blau des Südens, Spurensuche in Italien. - Frankfurt/M., Anabas, 2004, ISBN 3-87038-352-6
  • Tondo, Michele: Salvatore Quasimodo. - Mailand, Mursia, 1970
  • Zagarrio, Giuseppe: Quasimodo. - Florenz, La Nuova Italia, 1969

Pranala luar

1901–1925
1926–1950
1951–1975
1976–2000
2001–kini
Konten disalin dari Wikipedia Bahasa Indonesia (lisensi CC BY-SA) Lihat versi asli di Wikipedia

Rekomendasi Pilihan